AGATHA

AGATHA
08


__ADS_3

istirahat pertama


bel berbunyi murid murid pada kekanti sedangkan sahabat agatha menemani agatha yang terbaring diuks mereka baru saja datang


"ayo ke kantin"ajak agatha


"gapapa nih?lo sakitnya gak parah kan?"tanya laras khawatir


"enggak kok,hanya pusing aja.ayo makan habis itu gue mau minum obat"jawab agatha sambil mengangkat kantong plastik berisi obatnya


akhirnya mereka mulai mengisi perut mereka yang kosong itu


--kantin--


kantin rame entah sejak mereka tau agatha bertunangan dengan beni mereka semakin akrab dan saat ini mereka duduk dimeja yang sama


"sana ras,tha giliran kalian lagi nih"sahut asta


"ehh masa sih yodh lah"


"junkfood mau?"tanya agatha tiba tiba,yang lainnya kecuali kenzo,kevan,dan beni menatap agatha berbinar


"maulah"jawab kompak mereka


"baiklah kebetulan gue juga mau"


agatha mulai menghubungkan asistennya yang tak lain rafa buat membelikan beberapa porsi junkfood secepatnya sedangkan rafa disebrang sana menggerutu tak jelas


"dah kan tinggal tunggu deh" ujar antusias agatha


"banyak kan, tha makanan nya?" tanya antusias sherlyn


"pasti lyn, kalian orkay tapi minta yang gratisan" sinis agatha hanya tersenyum sinis


"aelah yang kaya ortu bukan kita nya lagipun itu hanya perusahaan turun temurun" jawab kevin


"emang kalian ga disuruh urus bisnis ya?" tanya agatha dan digelengi mereka semua


"enggak habis pusing lihat grafik dan angka angka" ujar laras mengangkat bahu nya acuh


"ya sih, gw juga awalnya" guman agatha


Mereka berbincang bincang hingga segerombolan pria berbaju hitam masuk membawa bungkusan yang isinya pesanan agatha tadi, bodyguard yg menenteng plastik itu meletakannya diatas meja dan berdiri diujung meja mereka dan belom beranjak pergi


"apa yang kalian lakukan disini?" tanya agatha datar


"nona, sebentar lagi waktu nya anda pergi" jawab stev


"kemana?" tanya agatha


Sahabat agatha dan yang lainnya hanya sibuk makan makanan yang tersedia


"konferensi pers di tsukino.corp, nona. Dan juga banyak wartawan didepan gerbang jadi saya mengamankan anda terlebih dahulu" sahut stev datar


"oh baiklah" jawab agatha


Agatha mengulurkan tangan nya didepan asta dan asta menatap agatha bingung agatha yang menatap asta hanya memutar kedua bola mata jengah


"kunci mobil gw" tekan agatha, asta meraih kunci mobil yang disaku nya dan kasih ke agatha


"stev antar mobil dan motor ku ke kediaman tsukino" sahut agatha memberi kunci motor dan mobil stev langsung menerima nya


"baik nona"


"tunggu diluar dulu bentar lagi saya menyusul, oh dan tas aku jangan lupa stev" lanjut agatha terkekeh


Stev dan para bodyguard lainnya mulai keluar setelah merapikan tas agatha terlebih dahulu dan menentengnya

__ADS_1


"oi gw pergi dulu ada urusan negara" sahut agatha


"konferensi pers?" tebak beni dan diangguki agatha


" lalu kenapa mobil dan mobil lo antar kekediaman tsukino?" tanya kevin


"yalah itu rumah gw" batin agatha


"biar gampang aja soalnya kan kediaman tsukino jarang ada yg tau kan" sahut seenaknya agatha


setelah itu Agatha keluar dari ruang OSIS inti dan menghampiri stev dan para bodyguard-nya


banyak pasang mata yang menatap ke arah Agatha tapi Agatha abaikan mereka berjalan menuju parkiran setelah sampai di parkiran Agatha melihat keluar gerbang Ternyata banyak wartawan yang menunggu di depan sana, dengan cepat Agatha memasuki mobil Limousine nya



para bodyguard-nya di mobil lainnya mobil Limousine hanya ditumpangi oleh Agatha dan stev


tak berlangsung lama mobil itu semua keluar dari gerbang dan menarik perhatian para Wartawan wartawan di depan gerbang sekolah


di dalam limosin terjadi keheningan


" Nona Kenapa Anda ingin mengundurkan diri dari permodelan?" tanya stev pada Agatha


" Bang Rey tak memberitahumu kalau aku akan meneruskan perusahaan?" ujar agatha bertanya balik dan digelengi oleh stev


" yah kalau kayak gitu salahkan Bang Rei nya dong"


" iya juga ya Kenapa si brengsek itu tak memberitahuku pula" ketus stev pelan


" Apakah Kamu yakin tentang meneruskan perusahaan?" tanya Stev sedangkan Agatha menghela nafas pelan


" Yah mau bagaimanapun itu perintah nenek bukan walaupun dulu aku udah meneruskan yang menaikkan peringkat perusahaan tetapi itu belum melaksanakan perintah nenek yang menyuruhku langsung turun"sahut balik agatha


~tsukino.corp ~


Agatha kenapa mengundurkan diri......


Apakah ada sangkut pautnya dengan sekretaris tsukino.corp....


Apakah ga sayang kalau anda keluar....


Bagaimana dengan karir anda kedepannya.....


Agatha berhenti di tengah perjalanan nya dan mengundang para wartawan memfoto dan memvidio agatha dan bertanya kepada agatha


"saya akan menjawab sebentar lagi di konferensi pers dan saya harap semua bakal menerimanya" sahut agatha


Agatha melanjutkan perjalanannya memasuki tsukino.corp. di dalam tsukino.corp Bang Ray menyambut Agatha dan menuntun Agatha ke tempat konferensi pers dilaksanakannya, saat tiba di sana banyak para wartawan yang berkumpul dan kedatangan Agatha menjadi pusat perhatian mereka dengan cepat mereka memotret dan memvideo mereka secara langsung


Agata berjalan ke atas panggung di mana di tempat yang telah disiapkannya Ia melangkah Anggun ke arah panggung. dan saat agatha tiba di atas panggung suara jepretan kamera dari ujung ke ujung dan banyak perlombaan pertanyaan keluar dari para wartawan


" sekali lagi saya minta maaf atas pengunduran diri saya yang tiba-tiba tetapi ini tidak ada sangkut-pautnya dengan rumor yang dulu-dulu saya mengundurkan diri atas Niat Dari lubuk hati saya ya karena ingin melanjutkan studi saya dengan fokus" jelas agatha


lalu Bisakah anda menjelaskan rumor-rumor tentang bahwa anda adalah simpanan tuan reynald


" saya dan reynald Hanya bersahabatan saja, tidak lebih. saya menganggapnya sebagai saudara saya sendiri dan begitu sebaliknya"


Setelah lama konferensi pers berlangsung kira kira 2 jam akhirnya selesai juga, para wartawan perlahan mulai bubar dan hasil konferensi pers agatha jadi trend topik dimanapun. Agatha saat ini tengah berkumpul di ruang CEO bersama emma, stev, rafa dan bang rey. Kini mereka duduk disofa dengan santai


"gimana kedepannya?" tanya emma yg lainnya menatap agatha


"ya ikutin alur nya saja, apa yang akan terjadi di masa mendatang" kata agatha bijak


"em, obat ku sudah habis belikan yang agak banyak dan dosis yang agak tinggi lagi" ucap agatha beranjak berdiri


"okey" sahut emma

__ADS_1


"lo mau kemana?" tanya rafa


"balek lah" jawab ketus agatha


"ke?" tanya kompak mereka


"neraka"


Setelah menjawab agatha ia menenteng tasnya dan beranjak pergi meninggalkan tsukino.corp sedangkan ke4 orang tadi tau kemana akan pergi yaitu 'kediaman victoria'.


Saat ini agatha tengah jalan dari lobby ke depan disana terparkir mobil yang tampak tak asing dimatanya



Taklama mobil berwarna hijau tersebut mengklakson dan meneriakkan nama Agatha dan spontan Agatha langsung menoleh ke arah mobil tersebut dan terdapat sosok laki-laki yang tengah melambai kearahnya dan Agatha mendekat ke arah mobil tersebut dan menundukkan kepalanya untuk melihat wajah laki-laki tersebut Walaupun dia tidak bisa mengenalinya


"beni?" tanya agatha menatap datar orang tersebut


"yap" angguk beni


"masuk" ajak nya


Dan Agatha masuk kedalam mobil dan mobil itu melaju


"kemana?" tanya beni tanpa menoleh kareba ia fokus menyetir


"neraka..." guman agatha pelan dan beni samar samar mendengarnya


"kemana?" tanya beni sekali lagi


"kediaman victoria" jawab dingin agatha


"gimana rasanya melakukan konferensi pers tadi?" tanya Beni melirik agatha


"ya lumayan mendebarkan, apa aku jatuh cinta?" tanya polos agatha


"apa maksud kamu tha?" tanya datar beni


"kan kata orang kalau kita berdebar sama orang artinya kita cinta" sahut polos agatha


"yaampun sayang, ga gitu juga kali" beni terkekeh seraya mengelus rambut agatha dengan tangan kirinya


"ishh ben rambut aku berantakan"


Nyutt


Lagi dan lagi agatha memegang dada kirinya yang terasa sakit sekali


"ben menepi dulu" pinta lirih agatha menahan sakit beni yang melihat agatha menahan sakit menepi kan mobil nya


"kamu kenapa tha?" tanya beni


Agatha mengobrak abrik dashboard mobil


"sayang kamu cari apa?"


"obat ku kemana?" tanya agatha bersusah payah beni mengerutkan keningnya


"ini mobil ku sayang"


Agatha tersadar bahwa ini bukan mobil nya dan mulai mengobrak abrik tas sekolah nya mencari obat yang biasa ia telan dan ternyata gada isinya


"ahh ****..." maki pelan agatha ia menekan dada kirinya sedangkan beni mengelus punggung agatha pelan, agatha mrngatur nafas nya yang setarik nafas terasa sakit


5 menit berlalu agatha mulai tak merasa sakit nya sedangkan beni setia mengelus punggung agatha tanpa agatha sadari dan akhirnya agatha sadar dan menepis pelan tangan beni


"thanks..... Kita lanjut pulang ben" lirih agatha dan beni melajukan mobilnya ke kediaman victoria

__ADS_1


__ADS_2