
keesokkan pagi nya dihari yang hujan sedari tengah malam tadi agatha beserta ke 8 orang yang sudah ia anggap abang abang dan kakak nya sendiri,mereka tengah melakukan sarapan pagi yang ringan saha dan suasana ruang makan itu hening hingga
"agatha kamu siap buat ketemu petinggi, kita berangkat jam 8"ucap rey membuka suara
"siap tak siap harus dilakukan"datar agatha
"aku sudah selesai...aku bersiap terlebih dahulu"agatha beranjak menuju kamar nya buat bersiap ke kantor nya
"kami akan ikut?"tanya stev
"tidak hanya aku dan emma saja"jawab rey
"baiklah kita bertugas saja"
saat ini agatha mulai mandi selama 10 menit lalu mengenakan pakaian setelah memoleskan skincare pagi serta makeup tipis nya ia meneliti penampilan didepan kaca nya lalu menyemprotkan parfum nya
lalu ia meraih sling bag nya yang ada diatas kasur lalu setelah siap ia turun kebawah ....ia kalau di rumah tidak mengenakan kursi roda tetapi kalau diluar rumah ia mengenakan kursi roda karena kaki nya yang masih sakit jika banyak bergerak
saat agatha sampai diruang tamu disana ada rey dan Emma serta puluhan bodyguard yang sudah siap buat pergi
"kemana yang lain kak?"tanya agatha pada emma
"mereka sudah berangkat untuk melakukan tugas Meraka dong"jawab emma dan agatha hanya mengangguk sebagai jawaban
"aku harus duduk di kursi roda lagi?"tanya agatha pada rey yang hanya diam
"ya sudah pasti itu"agatha menuruti kata abang nya yang keras satu ini,ia duduk diatas kursi roda yang telah disiapkan lalu mereka menuju mobil mobil yang sudah terparkir didepan dan agatha,rey dan emma masuk ke mobil limousine dan bodyguard dimobil belakang serta depan mobil mereka ber3 dan langsung saja mobil mereka melaju menuju tujuan
perjalan yang mereka tempuh selama 20 menitan dan akhirnya mereka sampai tsukino.Corp,dan salah satu bodyguard meletakan kursi roda depan pintu limousine dan turun lah emma dan rey dan disusul agatha yang digendong rey lalu diletakan di kursi roda
"kita ke ruangan dulu ya?"tanya agatha,rey mendorong kursi roda itu masuk kedalam perusahaan
"tidak kita langsung menuju pard petinggi"rey mendorong kursi roda agatha kedalam lift pribadi CEO dan menuju lantai 60 tempat ruang ruang rapat berada
dan saat sudah sampai dilantai 60 mereka menuju ruang nomor 3 tempat berkumpul para petinggi
"kamu siap sayang?"tanya Emma saat sudah sampai didepan pintu nomor 3
"selalu"
lalu para bodyguard dibelakang mereka membuka lebar pintu dan membuat semua diruangan itu menatap kearah pintu dan melihat siapa yang datang
"tuan rey buat apa anda membawa anak kecil kesini?"tanya seorang pria yang merupakan direktur 1
"jaga omongan anda saya tau anda direktur tetapi bukan seperti itu juga omongan anda"tegas rey
"sudah rey"Emma menenangkan rey
agatha memerintah rey agar berjalan ke kursi dimana tempat CEO duduk
"apa apaan ini?!"pekik seorang wanita agatha menatap datar wanita itu sedangkan rey menunduk dan membisikkan sesuatu ke agatha
"wanita tadi wakil direktur"bisik rey
"tenang lah semua nya dan silahkan duduk"tegas rey dan para petinggi duduk begitu dengan rey dan Emma yang duduk disisi kanan kiri agatha sedangkan bodyguard berjaga di pintu dalam dan luar
"apa maksud nya tuan rey ini?!jangan bilang psikopat ini pemilik perusahaan ini"bentak seorang manajer
"betul tuan rey anak pungut kek dia gak pantas"bentak seorang direktur 2
"kita perkenalan diri dulu ya...saya agatha,agatha tsukino pemilik seluruh perusahaan serta pemilik warisan tsukino "tegas agatha datar dan banyak orang orang disana kaget
apa apaan ini...
gak mungkin lah...
masa sih seorang bocah smp...
agatha hanya tersenyum sinis mendengar itu
"salam kenal ya....saya pemilik perusahaan ini semoga kalian baik baik saja"lanjut agatha
"mana bisa seperti ini?anda psikopat seorang gadis kecil yang adalah ketua mafia terkuat"bantah seorang direktur 3
"itu direktur 3 "bisik rey pada agatha
"anda tak setuju?gampang,beri saya surat pengunduran diri anda...saya bisa cari yang baru atau malah bisa sayang pecat semua dan ganti dengan anggota khusus milik saya"
"ingat saya memang bocah usia 14 tahun tapi jangan sama kan sikap dan otak saya seperti kalian semua.....jika kalian tak setuju mendapat perintah dari saya maka keluar dari perusahaan ini"tegas agatha
"saya sudah menampakan diri disini...2 hari lagi adalah acara resmi kita jangan buat kekacauan dan saya gak main main sama ucapan saya sebelum nya sampai sini saja ya jika ada keperluan saya ada diruangan"
orang orang diruangan itu membungkuk saat agatha meninggalkan ruangan
lalu agatha,emma,rey dan bodyguard keluar ruangan dan menuju ruangan CEO dilantai 69 dan saat sampai disana para bodyguard berjaga diluar dan sekretaris rey membungkuk melihat kedatangan atasannya sedangkan rey emma dan agatha masuk dan duduk santai di sofa
"menyebalkan sekali para orang tua itu"gerutu agatha
agatha berjalan menuju meja kebesarannya tanpa bantuan siapa pun lalu ia meraih selembar kertas dan pena lalu ia kembali berpikir
"bang rey rasanya aku tau cara buat mereka diam"
"bagaimana?"tanya bang rey
"investasi bunga saffron"
"saffron itu bunga mahal asal kamu tau"bantah emma
"kita langsung ambil dari negara nya dan kita bisa membuat jadi bahan kecantikan,1 helai safron saja sudah bagus kok pikirkan jika kita sukses akan rancangan itu"bangga agatha
"lalu kamu mau kita ambil sendiri ke negara nya?lalu apa"tanya rey
"kita membeli seluruh lahan bunga safron disana dan membuat investasi,lakukan rey suruh sekretaris mu lakukan"titah agatha dan diangguki rey
lalu hp agatha bergetar dan menampilkan nama seseorang yang ia sayangi dan ia langsung menjawab panggilan itu
"hallo kenapa?"
"temenin gue yok cari dress"
"buat apaan?"
"acara lusa malam,pemberitahuan pemilik CEO tsukino"
__ADS_1
agatha yang mendengar itu tersenyum mendengar suara riang sahabat kecil nya itu lalu menjawab
"oke 15 menit lagi gue sampai di mall biasa ya?gue tunggu disana"
lalu sambungan terputus dan agatha berdiri merapikan barang barang yang diatas meja dan berjalan mendekat ke arah sofa yang diduduki Emma dan rey
"mau kemana?"tanya emma,saat melihat agatha mengambil tas selempang nya
"ahh ke mall ingin berbelanja dress''jawab agatha
"gak tha bagaimana dengan kaki mu?"bantah rey
"tidak apa apa bang,kaki ku baik baik saja"balas nya
"okelah jangan lama lama yah"
lalu agatha keluar ruangan dan ia dapat melihat banyak bodyguard didepan ruangan nya
"apa ada mobil ku?"tanya agatha pada salah satu bodyguard
"anda akan pergi?kalau gitu saya akan siap kan didepan"lalu bodyguard itu pergi meninggalkan agatha
"nenek...boy,lihat aku dari atas sana tak lama lagi kita akan menang dan aku akan menyusul kalian berdua dan aku harus tau penyebab kalian meninggalkan ku sendirian disini"batin agatha
"kak mila kakak dipanggil bang rey ada yang ingin disampaikan dan lakukan"ujar agatha tepat didepan meja sekretaris yang tak jauh dari pintu ruangannya
"baik nona"
lalu agatha meninggalkan lantai 69 menuju lobby saat sampai lobby banyak karyawan memandang agatha berbagai tatapan
gimana dia bisa keluar dari lift ceo...
biasa lah abis melayani nafsu ceo kita...
mafia kok bisa sampai sini sih...
ketutup sama muka polos nya itu loh...
agatha yang mendengar cibiran itu hanya memasang wajah datar hingga ia sampai didepan petusahaan yang terdapat mobil pink kesayangan agatha yang limitied edition
agatha mengambil kunci mobil diatas tangan bodyguard
"nona apa harus kami ikuti?"
"tidak udah kau pikir aku siapa?ketua mafia dark moon.gapapa jaga jaga disisi yang lain saja"
lalu agatha masuk ke mobil dan melajukan mobil menuju mall langganan ia
perjalanan yang dilalui agatha lumayan lama karena macet dan saat ia memarkirkan mobil nya diparkiran ia menuju salon yang terkenal akan kunjungan pejabat atau orang orang penting alias berduit,tempat dimana sahabat kecil nya menunggu
salon DA
saat sampai agatha bingung bagaimana mencari sahabat nya itu karena ia tak bisa mengenali siapa siapa,sedangkan dari jauh seseorang yang menatap kedatangan agatha paham betul apa yang dialami sahabat bagaikan adik kecil nya itu
"agatha disini"pekik nya agatha menoleh ke sumber suara dan menghampiri orang tersebut
"apa yang lo lakukan disini?"tanya agatha saat tiba lalu duduk dibangku salon sebelah orang itu
"menunggu lo jadi gue mutusin buat ke salon"jawab nya
"ada yang bisa saya bantu nona?"karyawan salon menghampiri agatha dari belakang
"gue mau cat rambut seperti ini"tunjuk agatha pada salah satu model majala yang ia pegang
"baik"lalu karyawan itu melakukan tugas nya
"gapapa lo cat rambut?masih sekolah loh?"tanya orang itu,agatha menatap datar orang disebelah nya
"gue gak sekolah lagi loh asal lo tau,mana ada yang mau nerima murid psikopat kek gue ras"jawab agatha terkekeh
"kalau gitu kenapa lo cat rambut lo yang coklat muda itu kan rambut kesukaan dia lo tau kan tha maksud gue?"
"dia sudah gak ada laras...dia ninggalin gue disaat gue benar benar butuh dia gara gara dia juga gue jadu takut yang namanya jatuh cinta"sinis agatha
"kalau misalnya dia datang kembali apa yang lo lakuin?"tanya laras..ya orang yang bersama dan menelpon agatha ia laras sahabat kecil agatha
"membunuh nya?sudah lah ras gue tak ingin membahas nya memuakkan saat mengingat nya"
5jam lama nya mereka berdua di salon buat mewarnai rambut mereka dan akhirnya mereka membayar tagihan salon tersebut
"langsung ke butik tante gue?"tanya laras saat didepan salon
"yes"
(warna rambut Agatha)
(warna rambut laras)
mereka berjalan menuju butik milik tante nya laras
"lo tau gak makin lama makin muak gue lihat beni sama Shila tau gak?!"sinis laras
"oh yah...hanya saja itu tak akan bertahan lama"guman agatha pada dirinya sendiri
"seenak nya aja nyakitin lo,gue ingin kasih pelajaran sama dia"omel laras
''silahkan tak akan yang mempermasalahkan hal itu lagi pun beni bertahan disekolah itu karena ia masih tunangan gue dan calon suami Shila kalau enggak mungkin dia udah out saat keluarga nya bangkrut"jelas Agatha
"jadi gue boleh dong luka in dia?lo gak nangis kan nanti"
"hahahah lucu gak mungkin lah...gosah deng lo gak cocok kalau kena darah kotor"canda agatha
tak terasa mereka sampai dibutik tante laras dan mereka masuk kedalam yang lumayan rame pelanggan lalu mereka menghampiri tempat dimana dress dress berada
"tha kalau antara dua itu yang mana yang bagus?"tanya laras menunjuk kedua dress di kanan kirinya
"ini aja lah kek nya bagus banget kalau lo yg pakai the best"yakin agatha menunjuk gaun sebelah kiri
"kalau lo yang mana?"tanya laras
__ADS_1
"yang itu ajalah gue malas mau milih milih"tunjuk asal agatha
"it's amazing tha"kagum laras
"mbak tolong bungkus ya"pinta agatha pada
karyawan butik yang mengikuti mereka
"baik"
setelah selesai urusan dari butik mereka makan diang karena jam sudah menunjukan pukul 13.21 mereka makan di restoran jepang dan memilih duduk dekat jendela
saat sampai mereka didatangi pelayan dan menanyakan pesanan mereka berdua
"saya ingin ini,ini,ini,ini,ini,ini..lalu ini,ini dan minumannya ini dan ini"tunjuk laras pada menu yang dipegang nya
"saya minum nya air putih dingin saja"pesan agatha
"baik mohon ditunggu ya"lalu pelayan itu pergi
"gimana asta dan Sherlyn datang ya ke acara malam lusa?"tanya agatha
"mereka pasti ikut lah kan mereka termaksud orang penting juga"jawab laras
"gue kira mereka gak akan ikut...berarti banyak dong yang datang"meminum air dinginnya yang baru datang
"ya amplop tha?!acara muncul nya pemilik tsukino itu menggemparkan seluruh dunia karena pemilik nya seusia kita dan buat dunia gempar akibat pengakuan bang rey dan bahkan keluarga bangsawan inggris juga bakal datang"semangat laras,agatha yang mendengarnya tersedak
uhuk..uhuk..uhuk
laras langsung menepuk pelan punggung agatha yang ada didepan nya lalu saat agatha mendingan laras kembali duduk
"keluarga bangsawan inggris..maksud lo raja ratu pangeran itu?"tanya agatha dan laras mengangguk semangat
"iylah emang kenapa sih?"
"hahahaha gak kok takut aja gue salah sikap gitu"ucap agatha diselangi tawa kecil nya
"lo datang ke acara tsukino lusa?"tanya laras
"datang kok sante aja...terus gimana suasana gak ada gue?menyenangkan ya?"tanya agatha berusaha mengalihkan pembicaraan
"banyak uang gosipin elo anjir karna ditinggal nikah sama tunangan sendiri...terus ada juga yang dukung lo"
"walaupun gue ketua mafia?"
makanan mereka datang dan mereka makan ya walaupun lebih banyak laras yang makan dan agatha menanyakan kembali hal sebelumnya
"dan walaupun gue ketua mafia?"tanyanya lagi
"ya..fans sejati lo pasti,dan pada ngehujat hubungan beni dan Shila"agatha yang mendengarnya tersenyum
"lalu Kenzo...ia mencari keberadaan lo dari minggu lalu"lanjut laras
"ahh..maaf gue gak diizinin keluar rumah karna kaki gue belum boleh banyak gerak tapi sekarang gak papa kok"laras hanya mengangguk mengerti
"lalu gimana reaksi beni Shila waktu dihujat?"tanya agatha
"bwahahah gilak harus nya lo datang sekolah..sumpah beni aja di jauhin sama sahabat nya dan malah deket ama chika dkk...lalu lalu dia mulai ngacuhkan Shila yang note bet calon istri nya entah karna apa sumpah gilak lo harus lihat langsung tha..."
"aman itu mah bisa diatur"
"banyak juga ya lo makan?"sinis agatha sambil melihat makanan yang diatas meja yang udah pada habis
''gh..ghue lhaparr sihh..."agatha langsung memotong nya
"makan aja kalau kurang tambah kompensasi kalau lo udah nunggu gue"
"beneran nih?!lo kan yang bayarin?!"tanya pasti laras
"iya sembarang lah mau makanan apaan gue yang bayar"
lalu laras memesan makanan kembali dengan jumlah yang cukup banyak
"lo gak akan bangkrut karna bayarin gue makan kan?"
"dengan bayarin kek shopping gak akan bikin gue bangkrut kali"
"serius ih?!"kesel laras dan agatha hanya mengangguk sambil meminum minuman yang mulai cair
"ohh lalu lo kok bisa ada goldencard?"
"kenapa emang lo gak ada ya?"
"enggak lah hahah,yang ada pasti tuh tsukino sama aditama kan mereka peringkat 1 dan 2"
"lalu lo ada premium card atau black card gak?"tanya agatha
"adalah pasti nya tapi kalau buat peringkat luar 10 besar hanya blackcard itu 1 kartu aja udah banyak banget isi nya apalagi kalau ada semua kartu limited"
"lalu gimana lo bisa ada golden card,tha?!"
"ahh gimana ya...gue hanya nemu diatas meja kerja gue kok suer"jujur agatha mata laras menyipit curiga
setelah mereka makan mereka kembali berjalan jalan di mall dan membeli minuman favorit mereka yaitu eskrim
"mau ke sekolah?beli bubel?"ajak agatha
"boleh boleh tapi kan didalam sekolah"
"gpp dong"
"gaah tha esok aja,kita pulang aja ya"ajak laras
"okelah kalau gitu...tapi bentar ras gue mau duduk dulu boleh gak?kaki gue sakit banget sumpah"laras yang mendengar itu menoleh kanan kiri mencari bangku dan saat mendapati ia menarik lembut agatha buat duduk disana
"sakit banget ya tha?"tanya laras saat sudah duduk
agatha memijit pelan kaki nya "gak terlalu kok bentar lagi pasti hilang"
"gue tinggal toilet boleh gak?"tanya laras dan diangguki agatha,laras langsung berlari menuju toilet
agatha memijit kaki nya sambil melihat sekitar
"tak bisa...aku tak bisa melihat wajah siapa siapa disini"batin agatha
__ADS_1
agatha menunduk melihat kedua kaki nya "sial kenapa sakit nya gak hilang hilang sih,biasa nya seminggu dah hilang"guman agatha
"agatha"panggil seseorang didepan agatha,agatha mendongak keatas dan menatap datar orang didepannya