AGATHA

AGATHA
21


__ADS_3

*dilain tempat*


beberapa orang tengah berbincang di suatu ruangan tersembunyi,ada 2 pria dan 1 wanita


"ada apa kakek memanggil kami kemari?"


"kita harus segera melenyapkan nya"


"tapi gimana kek,dia juga ketua mafia"


"buat dia hancur perlahan-lahan lalu saat dia terpuruk buat dia hancur lagi"


"dan kirimkan anak mu itu ke sekolah nya untuk menjalankan misi ini,jika saja dia gagal kalian tau akibatnya"


 "harta warisan itu harus jatuh ketangan kita yang memiliki hubungan darah"


di lain sisi sekolah high Scholl sudah kedatangan 9bus besar untuk membawa mereka ke tempat perkemahan dan 1 bus muat 40 orang,dan banyak murid murid mengantri buat masuk ke dalam bus sesuai peraturan dibuat sedangkan agathadkk masih duduk santai di atas sanggar melihat semua orang


"rame juga ternyata yang ikut,gue kira bakal sedikit yang minat"ucap asta tiba tiba


"lo menyepelekan gue sta?mereka mesti ikut dong apapun yang terjadi"sahut agatha datar


"moga aja gak terjadi apa apa"doa Sherlyn


"semoga aja"guman agatha


"ingat kalian gausah jauh jauh dari gue dan cari tempat yang rame rame jangan tempat sepi"lanjut agatha dan diangguki mereka


tak lama agathadkk masuk ke bus terakhir namun sebelum mereka masuk mereka menyimpan barang bawaan ke dalam bagasi bus lalu memilih duduk disamping jendela sendiri sendiri tetapi berjejer dari asta yang didepan lalu agatha lalu laras lalu Sherlyn,mereka ber4 kompak memasang earphone mendengarkan lagu lagu


agatha yang sudah menyetel lagu menggunakan hp nya lalu kembali menatap kembali ipad berisi pekerjaan nya yang harus dilakukan agatha membaca pekerjaan nya dengan serius


"agatha boleh aku sama Kenzo duduk disini?"tanya beni agatha meliriknya lalu mengangguk lalu tak lama mereka duduk disamping agatha ada beni dan samping beni ada Kenzo,paham lah yaa


tak lama bus mulai berjalan menuju tujuan kemungkinan memakan waktu 2 jam lebih dan sepanjang perjalanan agatha tak menghiraukan 2 orang sebelah nya ia hanya fokus pada ipad nya tersebut karena memang pekerjaan menumpuk katena di tunda melulu


sudah hampir setengah perjalanan agatha buka suara untuk pertama kali nya


"lo orang suruhan siapa kenzo aditama?dan apa kita pernah kenal sebelumnya?"tanya agatha datar,ia sama sekali tak mengalihkan pandangnnya dari tablet nya yang menampilakan grafik grafik


"gue gak paham maksud lo itu,dan dulu kita pernah bertemu bahkan akrab"jawab kenzo santai


"gue gak yakin kalau kita pernah ketemu tapi 1 hal yang mau gue pastikan, lo musuh atau lawan?"agatha berucap sambil menampilka senyum miringnya


"Lo lucu juga ya tha,bukankah pilihan yang Lo kasih sama saja"kenzo terkekeh pelan


"dia bukan lawan atau musuh agatha,ia dipihak kita"ujar sedeorang dari bangku depan yang mendengar semua nya,ia membuka koran yang menutupi wajahnya


Jika kalian bingung posisi duduk nya itu sama kek kursi yang di kereta api gitu yang bisa diputar putar gitu ya


"pak rafa"pekik mereka(minus agatha)


"kau kira aku bakal percaya begitu saja,bagiku didunia ini hanya diriku yang aku percaya"ketus agatha,rafa kembali duduk ditempatnya


"terserah apa kata mu,entah bagaimana tanggapan nyonya saat tau kau menjadi sulit bersosialisasi"ketus rafa


"hey banjingsn berhentilah menyebutnya didepan ku,jangan mencoba menghasut ku,aku muak"sinis agatha


"kau masih menunggu dia heh?"tanya remeh rafa


"dia?berhentinya beranggapan aku masih menunggu nya,hanya gadis gila yg sabar menunggu nya dan lagipun aku tak mengingat apapun tentang dia"desis agatha


"kau gadis gila itu"sahut rafa terkekeh


"kau ngelunjak ya?pria itu tak pantas buat diriku "


setelah lama perdepatan antara rafa dan agatha akhirnya mereka tiba di tempat perkemahan mereka mulai turun beraturan di kordinator oleh osis lainnya,masing masing siswa yang sudah dibagikan regu diberikan 1 tenda dan segera membangun nya ditempat tersedia lain dengan agathadkk mereka sudah terpisah dengan benidkk saat pembagian tenda


"kita di gazebo?"tanya Sherlyn


"yah karena gue gamau repot harus bangun dan bongkar tenda nanti"sahut agatha


"nah pinter juga lo"


akhirnya mereka sampai di gazebo mereka yang sudah dibayar pribadi oleh agatha,



asta yang memegang karpet bulu yang sedari tadi ia tenteng membentang nya dan merapikan nya



lalu mereka merapikan barang bawaan mereka dengan rapi di dinding kanan kiri gazebo tersebut lalu mereka merebahkan diri mereka dengan sejajar namun tak lama terdengar pengumuman


dimohon berkumpul ke depan panggung karena kita akan melaksanakan upacara pembukaan yang sudah di siap kan


agatha dkk yng mendengar itu langsung bangkit dan agatha memakai topeng nya seperti biasa dan mengikat rambut nya cepol menyisakan beberapa helai terjatuh begitu dengan yg lainnya mereka mencepol asal rambut mereka


"baru baring bentar emang gada akhlak"gerutu laras


"gatau apa tulang gue remuk"gerutu asta


"kalian bisa duduk saja di sana dan gue yng akan laksanain semua nya"ucap agatha sambil berjalan ke tempat tujuan di ikuti yg lainnya


"lo kelahi sama beni ya tha?"tanya laras hati hati


"enggak cuman gue mau yakini diri gue sendiri"jawab agatha


tak lama mereka dapat melihat banyak murid murid sudah berbaris dan kedatangan mereka mencuri perhatian,dan akhirnya mereka berpencar astadkk duduk ditempat duduk dan agatha berjalan menuju tempat yang di sediakan buat dirinya sambil menatap sekelilingnya,lalu ia beranjak dan pergi entah kemana


tak berlangsung lama upacara pembukaan telah dilaksanakan dan di sana sudah berdiri ketua dengan topengnya dan memberitahu aturan


"selamat sore,gue cuman mau ngasih peraturan yang harus ditaati saat disini....pertama kalian harus jaga kebersihan kalau bisa depan tenda kalian kasih kantong buat tempat sampah...kedua jangan ada pergu kemana mana saat jam berapapun tanpa sepenghatahuan osis atau guru lainnya....ketiga jangan ada yang coba coba masuk kedalam hutan sendirian dan saat malam hari... keempat jaga kesehatan kalian jika ada yang sakit langsung datangi uks....dan terakhir gue mau semua taati apa peraturan dari gue"jelas ketua


"dan saat nya membagikan tempat kalian masak dan peralatannya dan galon yang udah diisi,nanti diatur sama osis lainnya ya sekian dari gue"


setelah itu ketua meninggalkan tempat itu


"apa apaan ini?!"ujar agatha saat tiba di gazebo nya dan duduk


"darah rendah gue lagi?"tanya agatha memijat pangkal dahi nya

__ADS_1


agatha merasa saku celana pramuka nya bergetar dan ia meraih talkie walkie nya


ketua mohon bantu tertib kan siswa siswi disini


agatha percaya yang tadi itu seorang guru dam agatha langsung bergegas ke tempat tujuan namun sebelum itu ia meraih tas selempangnya lalu melesat pergi


"diamlah" 1 kata berjuta makna ketua mengeluarkan kata tersebut dengan dingin dan datar dan seketika murid2 terdiam


"lanjutkan"titah ketua ia duduk disalah satu kursi yang tak jauh dari murid2


"bang.."panggil agatha saat tiba dan rafa menoleh kearah sumber suara


"agatha?"tanyanya dan diangguki agatha


"kenapa hm?"


"aku gabawa obat penambah darah"lirih agatha


"darah rendah lagi ya?yodah nanti abang ambilkan dan jaga kesehatan ya"ujar nya sambil mengacak rambut agatha pelan


 


-**skip besok nya**-


 


*hari sabtu malam*


seluruh peserta kemping tengah membereskan barang barang nya agar pindah ke suatu ruangan besar yang agak jauh tempat mereka mengungsi karena hujan banyak murid terburu buru buat cepat menuju pengusingan begitu agathadkk


saat sampai di tempat pengungsian murid 2 banyak membentang alas untuk mereka tidur dan dibantu anggota DP anggota osis tak lagi ikut campur karena dari semalam mereka dah membantu nya sedangkan agathadkk bersama ketua tengah berdiri diperbatasa antara tempat cewek dan cowok.sedangkan agatha sendiri menghilang entah kemana


"KETUA"teriak salah satu anggota isi yang tengah menghampiri ketua dengan wajah paniknya


"ada apa?"tanya ketua saat orang itu tiba ditempat mereka dan menjadi pusat perhatian


"para guru yang tengah berjaga bilang ada banyak orang orang berpakaian hitam di dekat hutan dan para guru tak sanggup menangani nya dan ada beberapa guru terluka"jelas nya dan buat bola mata ketua membulat


"sekelompok mafia?"tebaknya dan digelengi nya


"gatau tapi tampilan mereka mengerikan"


"suruh para guru mundur jangan ada yang mendekat ke arah hutan siapa pun itu,jaga semua nya dan jangan ada yang ikut campur"ujar ketua tegas namun ada yg menepuk bahu ketua pelan


"laras..?"lirihnya


"hem,lo gapapa kan?ini harus dilaporkan kalau beneran"tegas laras,yess orang itu laras dkk


"gue gapapa ini masalah yang ringan,gue bisa sendirian"teguhnya


"terus jangan terluka ya tha awas aja kalau luka gue betulan aduin " balas laras dan dianggukinya


ketua berjalan menuju tas besar nya dan mengambil sebuah pistol kesayangannya dan isi pistol tersebut dan membuat semua nya terlonjak kaget dan menatap tak percaya


"ini asli loh"ucapnya mengangkat pistol nya


"bye bye,titip tas gue"


-depan hutan-


banyak pria maupun wanita berpakaian baju hitam-hitam berkumpul di depan hutan agar kan langsung menghampiri mereka


"kawan atau lawan?"tanya ketua


"tentu saja lawan nona agatha"


ya ketua osis SHS adalah agatha ia menyamar supaya ia bisa mengamati sekitar dengan aman


"begitu rupanya,kakek tua itu rupanya yang mengirim kalian"ujar datar agatha


"enggak keluarga mu yang mengirimkan kami kesini"


"**** fakta apa lagi ini"batin agatha


agatha menggemgam pistol nya erat dan langsung melesatkan peluruh ke anggota2 pesuruh tersebut sambil berkelahi


"bilang padanya aku agatha orang dunia bawah biasa menyebutku ratu kegelapan dan dunia atas banyak yang bilang aku psikopat dan itu semua benar sungguh senang rasanya melepas jiwa ku ini.menembak jantung kalian memenggal kepala kalian tapi sayang nya aku tak membawa pedang ku"ucap agatha tetap melakukan aksinya sambil tertawa


"dia benar benar seperti yang dirumorkan"


agatha berhenti saat hampir ¾ pesuruh itu ia habisi dan mengatur nafasnya pelan sambil menahan nyeri kepalanya yang pusing


"kenapa terkejut?seorang mantan model ini ternyata hanya topeng yang berguna orang orang tak tau kelakuan ku dibelakang seperti apa"sinis agatha


namun tanpa agatha sadari beberapa orang mengendap ngendap dibelakang agatha sambil membawa kayu dan memukul belakang kepala agatha serta kaki agatha sontak saja agatha langsung berlutut ketanah dan agatha tak meringis sama sekali


"jangan belagak bocah kecil,dibanding apapun kami lebih unggul daripada bocah mentah seperti kau"


srekk..srekk


sebuah pisau meluncur dan menggoreskan pipi kanak kiri agatha dan agatha meringis pelan bukan sakit tetapi wajah cantiknya terluka


"kau akan menyesal setelah mengatakan itu dan kau melukai wajah ku yang cantik ini"tegas agatha,agatha mengangkat pistol disisa tenaga nya dan menembaknya kearah pesuruh tersebut dan mereka langsung terkapar begitu orang yang memukulnya tadi


"setelah membunuh enaknya meminum wine merayakan sesuatu"ujar agatha sambil tertawa pelan


agatha berusaha berdiri lalu meraba kening nya dan menjilat sesuatu yg menetes di bibir nya yang merasa ada rasa asin dan melihatnya dan ternyata itu darah nya lalu tangan yang ada darah itu ia lap ke baju nya dan berjalan tertatih tatih menuju tempat semula air hujan yang membasahi tubuh agatha melunturkan darah yang ada ditubuhnya menyebabkan baju nya bercak darah


*tempat pengungsian*


murid murid hampir semua sudah tidur hanya beberapa anak dp dan osis serta para guru yang terluka begitu dengan sahabat agatha yang menunggu kedatangan agatha yang tak lain ketua OSIS dengan khawatir


namun tak lama mereka melihat agatha yang datang dengan tertatih tatih dengan luka serta darah di baju nya,beberapa orang membantu agatha buat mengobati agatha


"agatha lo disini?bukannya lo gak ikut kemping ya?lalu kemana ketua?"tanya salah satu anak osis saat agatha sudah duduk di kursi nya tadi


"gak penting gue disini atau enggak dan gue gak lihat ketua saat melawan orang orang itu gue melawan nya sendiri"ucap agatha


"sini gue obatin"ajak anak pmr


"ahh gausah nanti gue sendiri aja,kalian tidur saja lagi pun ini udah malam"ujar agatha sedikit mengusir lalu orang orang tersebut pergi meninggalkan agatha dan sahabat sahabat nya

__ADS_1


laras memeluk agatha pelan sambil terisak pelan


"kenapa lo luka luka kek gini,lo kan bilang ga akan terluka"ucap laras sambil menangis


"laras gue berkelahi bukan main boneka boneka an"ucap agatha sedikit bercanda


"lo sempat sempatnya ngelawak ya?"sinis asta


"gapapa yang penting gue disini"ucap agatha menenangkan laras mendongak menatap tajam agatha dan dibalas tatapan bingung agatha


"gue betulan bilangin beni nih yha biar lo kapok"setelah itu laras pergi mencari beni


"lyn boleh panggil pak rafa gak?bilang gue luka luka sama suruh bawa wine yang dia bawa,oke lyn?"ucap agatha sambil tersenyum dan diangguki Sherlyn lalu Sherlyn pergi memanggil pak rafa


"siapa yang nyerang tadi?"tanya asta


"lo bakal terkejut sta,gue aja terkejut sumpah gue gak nyangka"lirih agatha menopang kepalanya


"siapa emangnya?"


"keluarga victoria,lebih tepat nya gilak gue gak nyangka"salut agatha


"sumpah lo?!apa gunanya mereka nyerang lo tha"pekik pelan asta


"itulah sta"


"lalu luka kepala lo ga sakit ya itu?gue lihat luka luka lo merinding jadinya"tanya asta berdigik ngeri


"sakit sih sakit,bujung gilak aja lo gue ditimpuk pakai kayu emang gak ngotak dia"sinis agatha mengingat kejadian tadi


"agatha kenapa kamu bisa kek gini sih?!apa yang terjadi?!"tanya seseorang yang baru datang agatha menatap tajam orang itu


"itu tunangan lo"bisik asta dan agatha menghela nafas


"ah ini..gimana ya.."belum sempat agatha menyelesaikan perkataan nya bang rafa datang bersama sherlyn menghampiri agatha dengan membawa obat p3k dan 1 botol wine non alkohol berserta gelasnya


"gilak lo ini di sekolah?!mana gue lagi tidur lagi hampir copot jantung gue tau ga,untung gue ga punya penyakit jantung"cerocos bang rafa


"ah udah gosah banyak cincong bantu obatin gue"ucap agatha sedikit merengek,bang rafa membungkuk depan kaki agatha dan membuka p3k


"biar saya bantu pak"sela beni dan diangguki bang rafa,dan mulai deh beni dan bang rafa mengobati tubuh agatha sedangkan agatha sambil meminum wine nya.....sahabat agatha duduk bersisian dengan agatha


"apa gak sakit?"tanya beni sambil mengobati kepala agatha dan agatha menggelengkan kepalanya


"beni beni nih anak kalau udah kelahi gausah tanya badan nya entah terbuat dari apa sampai ga ngerasa sakit"gerutu bang rafa menekan luka di kaki agatha dan agatha mengaduh sakit


"bego gue manusia lo kira gue apaan...hiss"balas agatha dan diakhiri ringisan


"sakit ben.."rengek agatha karena beni menekannya terlalu kuat


"ahh maaf lain kali jangan berantam kek gini kamu perempuan,dan lagi pun emang kelahi sama siapa sih sampai kek gini kenapa gak minta bantuan yang lain aja?"cerocos beni


"emm entah lah aku gatau"bohong agatha sedangkan asta melotot kearah agatha,agatha kembali menyerup wine nya


bang rafa dan beni telah selesai memperban luka agatha dan bang rafa membereskan obat obatan tadi


"ingat jangan banyak gerak berlebihan dulu,luka Lo masih basah dan luka lo lumayan parah mukul kok pakai kayu kenapa gak sekalian pakai besi aja biar mampus"ucap bang rafa sedikit bercanda dan agatha melotot


"ingat minum obat kamu,abang jadi dimarahin sama emma karena gak ingatin kamu minum obat"ucap bang rafa melembut mencium kening agatha dan beni melotot tak percaya


"maaf bang,"sesal agatha


"yaudah gapapa kalian semua tidur gih,besok masih ada kegiatan "perintah bang rafa


"yaudah yah tha,aku tidur lagi ya kamu tidur lagi jangan memaksakan diri"pamit beni mencium pipi kiri agatha lalu pergi begitu saja sedangkan agatha menegang


"yaudah tha kami duluan ya"pamit sahabat agatha lalu meninggalkan agatha dan bang rafa


"tidurlah bang aku tau Abang lelah" setelah itu bang rafa pergi meninggalkan agatha sendiri


#besok pagi nya#


murid murid sudah kembali ketempat kemahnya dan mereka Tenga menunggu bis datang menjemput mereka dan gosip tersebar bahwa ketua mereka menghilang dan yang digosipi tak ambil pusing ia menyandarkan kepala nya ke bahu beni karena pusing dan sakit didadanya serta tubuh nya yang mati rasa


"kamu gapapa tha?"peka beni yang mendapati wajah agatha yang pucat


"maaf...bisakah aku pulang naik mobil sendiri"lirih agatha


"mau pulang sama aku?aku kebetulan dijempu mama sama papa?"tawar beni dan diangguki agatha


"bentar aku bilang anak osis dulu ya,kamu disini aja jangan kemana mana!aku bentar aja"lalu beni beranjak menuju sekumpulan anak osis sedangkan agatha mengatur tubuh nya yang sakit dari atas hingga bawah


"kenapa ini?apa ada yang meracuni ku?tubuh ku mati rasa "ucap agatha pada dirinya sendiri dan matanya perlahan tertutup namun sayup sayup agatha mendengar nama nya dipanggil tak lama kesadaran agatha hilang dan pingsan diatas tanah


banyak murid murid yang menggerumbungi tempat agatha


cepet atuh kasih tau beni kalau agatha teh pingsan...


uhh gue kagak berani njir deketin beni...


sedangkan beni sedang meminta izin sama anak osis buat pulang terpisah karena dijemput dan keadaan agatha namun saat beni berbincang ada 1 cewek yang menghampiri beni dengan tergesa gesa


"beni..aga-agatha ....pingsan"sontak beni yang mendengar itu langsung menuju ketempat agatha dan tampak disana ia melihat agatha tengah ditangani oleh petugas pmr dan beni langsung menghampiri nya dan duduk disebelah agatha


"apa yang terjadi?!"tanya beni sambil mengatur nafasnya


"kemungkinan agatha keracunan"sela petugas pmr sambil memeriksa agatha


"apa?!mama sama papa masih lama lagi"batin beni


beni meraih ponsel nya dan menghubungi mama nya


halo ma'sapa beni saat panggilan terhubung


ya ben'


cepetan ya ma agatha pingsan'


apa?!?iya sayang mama dah sampai kok'


"agatha!!"teriak seseorang yang baru datang

__ADS_1


__ADS_2