AGATHA

AGATHA
37


__ADS_3

sedangkan di kediaman aditama sekarang


Kenzo melihat tayangan dari sambungan televisi ditemani bunda nya itu


"Bunda,lihat agatha masih hidup"celetuk Kenzo saat melihat agatha muncul ditelevisi


Bunda Kenzo menoleh ke televisi "apa?!jadi agatha masih hidup?!!ini benar benar diluar dugaan sayang"kaget bunda Kenzo


"Kan Kenzo dah bilang agatha masih hidup"ketus Kenzo dan bunda Kenzo melotot saat mendengar berita selanjutnya


"Di-dia...mempunyai anak....3 tahunan dan seorang bayi"kaget bunda Kenzo


"Ya dia sudah menikah dan punya anak kata sahabat nya"sendu kenzo


"Kau sudah memastikannya belom?"tanya bunda Kenzo


"ak belom melihat langsung aku hanya melihat dari fotonya,rasa nostalgia sekali melìhat anak itu"


Diruangan agatha


"Kenapa kalian belom menemukannya hah?!?"bentak agatha pada orang dihadapannya


"Cari sampai dapat dimana pun itu,kerahkan seluruh anggota mafia ku dapatkan kembali anak ku"teriak agatha


"Tetapi miss,ini benar benar diluar dugaan mereka sudah memprediksi kan ini dan memutuskan dan menghapus segala nya"jelas edward


"Cari secepat nya,sedikit informasi itu penting,bobol kamera cctv sekolah dan lihat apa yang dilakukan"


"Baik laksanakan miss"edward pergi meninggalkan agatha sendiri


"Sabarlah sayang...mommy akan menemukan kalian dan menghukum orang yang melakukan hal ini"guman agatha,lalu ia memasuki kamar yang ada didalam ruangannya itu dan saat sampai ia merebahkan diri nya keatas kasur dan mulai tertidur


Keesokan harinya


axel belom juga ditemukan dan agatha masih melakukan penyelidikan dan kadang bekerja hingga larut malam ia sementara akan tinggal dikantor


Seperti saat ini agatha duduk dikursi kebesarannya itu memijit pangkal alis nya


Tok tok


"Masuk"


Mila masuk kedalam ruangan agatga dan mendekat kearah agatha


"Nona,Presdir ingin bertemu dengan anda"ujar mila.Presdir artinya pemilik perusahaan yang artinya ayah agatha sedangkan agatha hanya CEO orang yang mengendalikan semua nya


"Suruh masuk mil"ujar agatha dengan suara beratnya karena ia demam dan batuk


Mila keluar dan tak lama muncul pria yang sudah lumayan tua dan langsung duduk di sofa


"Apa yang ayah buat kesini?"tanya agatha ia setia memijit pangkal alisnya


"Aku presdir disini sudah biasa kesini,dan lagi pun aku ingin mengetahui apa putri ku masih hidup atau tidak karna ia tak pulang seharian"ujar Immanuel sedikit menyindir agatha bangkit dan ikut duduk di sebrang ayah nya duduk


"Kau harus istirahat dulu nak"lembut Immanuel


"Ayah,mana bisa aku santai disaat putra ku tidak ada disebelah ku saat ini"bantah agatha


"Ayah sudah berusaha mencari,coba kamu datangi kediaman aditama foto axel terpampang jelas dimana mana dan wajah axel mirip dengan wajah ayah kandungnya saat kecil dan..lihat penampilan mu saat ini nak rawat duli dirimu,nanti emma akan kesini buat mengurusi mu apa yang nanti axel lihat mommy nya seperti ini,jaga kesehatan mu juga kau bisa drop nanti"ceramah Immanuel


"Iya ayah"pasrah agatha


"Lihat wajah mu kusut dan pucat,pastikan dirimu makan agatha"tegas Immanuel


"Kalau gitu ayah pulang dulu"lanjut Immanuel berdiri dari sofa dan agatha ikut berdiri


"Sudah ayah kesini hanya buat itu saja"pekik agatha


"Iyalah,kau pasti kalau tidak dipaksa gak akan bisa kan"Immanuel berjalan keluar dari ruangan agatha


Agatha membanting dirinya keatas sofa


"Livi,entah perasaan apa yang ada dihatiku ini,tetapi kau meninggalkan ku sudah pasti aku akan menghancurkan mu"desis agatha tak lama agatha mendengar ketukan sepatu yang mendekat kearah nya


"Ayah,kalau ayah kembali hanya ingin menceramahi ku pulang lah aku lelah"agatha menutup kedua matanya dengan sebelah lengannya


"Kamu fikir aku sudah setua itu ya?menyamakan diriku bersama ayah mu"sinis orang itu,agatha hanya diam tak menyahuti


Orang itu duduk di sebrang agatha dan ia menatap agatha yang terdiam


"Apa yang ingin kau lakukan disini tuan aditama?"ujar agatha dingin,tanpa membuka matanya


"Benar benar hebat insting seorang ketua mafia yang terkenal"bangga orang itu


Agatha membuka matanya dan menatap orang dihadapannya datar "lalu apa yang ingin kau lakukan disini langsung saja"ketus agatha


"Tidak,aku hanya ingin berterima kasih karna dirimu aku bisa keluar dari tempat itu"agatha menatap orang dihadapannya datar


"Jika aku tak seperti itu kau akan slamanya disana bukan?jangan bodoh Kenzo aditama,lagi pun supaya apa kau menjadi gila seperti itu,mengembalikan nyawa ku?"sinis agatha


"Aku mencintaimu,mendengar kabar bahwa kau meninggal setelah kau kesalahan waktu itu dan aku diselimuti kesalahan "sendu Kenzo


"Jangan bodoh Kenzo,segalanya bukan tentang cinta,cinta meruntuhkan segalanya kepercayaan kejujuran kelemahan dan kadang kebahagiaan"tegas agatha


"Dan kau pikir ini ulah siapa aku kecelakaan 4 tahun lalu?si jalang itu bekerja sama dengan keluarga candra dan aku kira aku bakal diam saja"lanjut agatha


"Dia dari anggota kerajaan dan dia adik dari suami mu itu"bantah Kenzo


"Jangan bercanda,setelah apa yang mereka lakukan padaku saat itu aku hampir kehilangan nyawa anakku sendiri walaupun dia adik siapa pun aku tak peduli kalau bisa aku ratakan seluruh kerajaan itu....dan kau bilang suami ku?jangan bercanda aku tak sudi memiliki suami seperti dia"pekik agatha


"Aga-..tha...jangan bilang...anak itu anak ku?"tanya Kenzo tak percaya dan agatha mendatar kan wajah nya kembali


"Sudah tidak perlu membahas masalalu kau sudah keluar dari rumah sakit jiwa dan kita sudah tak ada apa apa lagi hutang ku pada mu sudah lunas"agatha berusaha mengalihkan pembicaraan dan ia berdiri dan berjalan menjauhi Kenzo dan mendekat kearah meja kerjanya namun ia berhenti saat mendengar perkataan Kenzo


"Kamu berbohong lagi?itu anak ku kan,kita melakukan sex saat itu,aku mengingat nya tha"bentak Kenzo,agatha menahan gugup dan menggigit bibirnya


"Enggak itu anak ku....itu anakku bukan anak mu Kenzo"lirih agatha,ia meremas rambut nya kuat


"Mereka bukan anak kamu ken"lirih agatha


Pandangan agatha menipis dan badanya sedikit limbung dan Kenzo berlari mendekat kearah agatha menopang tubuh agathayang lemah itu


"Hah...uhukk.."nafas agatha seperti terengah-engah dan seketika ia pingsan kedalam pelukan Kenzo


"Agatha hey"Kenzo menepuk pelan pipi agatha


Lalu Kenzo menggendong agatha ala bridal style dan membawa nya keluar ruangan

__ADS_1


"Mbak mila,saya akan membawa agatha kerumah sakit ia pingsan"ujar Kenzo saat tiba didepan meja mila


"Baik tuan"


Kenzo mulai membawa agatha kerumah sakit miliknya dan saat perjalanan menuju mobilnya banyak karyawan yang membicarakan mereka


Rumah sakit


Dan saat mereka sampai dirumah sakit agatha langsung ditangani oleh dokter dan Kenzo menunggu agatha yang sedang diperiksa oleh dokter ternama karna harus menangani nona besar tsukino


Kenzo yang menunggu ketar ketir sendiri ia melihat bagaimana wajah gadisnya saat berbicara padanya dan tubuhnya yang mengurus itu


Skip


Agatha sudah dipindahkan ke ruang inap khusus milik keluarga aditama dan sekarang para dokter menjelaskan kondisi agatha itu


"Usahakan asupan gizi nya lebih teratur dan jangan lupa vitamin nya,ia juga dehidrasi dan kenak serangan jantung.saya rasa untuk kedepannya jangan memaksa tubuh nya lagi ia kira kira harus istirahat seminggu ini"jelas dokter itu


"Ya terima kasih"ucap Kenzo datar,para dokter berbondong-bondong keluar ruangan dan tak lupa menutup rapat pintu dan Kenzo duduk sebelah ranjang agatha


"Maafkan aku sayang,jangan sakit lagi okey?"lirih Kenzo ia mengecup tangan agatha yang tak diinfus itu


Hari semakin malam dan Kenzo tetap menunggu agatha membuka matanya itu,keadaan Kenzo diluar kata baik jas mahal yang melekat ditubuhnya dilepas dan kemeja yang kusut dengan rambut yang acak acakan


"Agatha,ayolah bangun...kumohon"sendu Kenzo


Kenzo menelungkupkan kepalanya ke tangan agatha dan tanpa Kenzo sadari agatha membuka matanya perlahan


"Ukhh"rintih agatha dirasa tangan sebelah yang kesakitan akibat ditimpa


"Lepaskan...tangan ku"guman agatha ia menarik narik tangan yang ditimpa oleh Kenzo yang buat siempu mendongak menatap agatha yang terbaring dengan wajah datar nya itu


"Kamu sudah bangun syukurlah,ada yang dibutuhkan"Kenzo mengusap kening agatha lembut


"Haus..."lirih agatha,Kenzo membantu agatha buat bersandar dan dinaikkan sandaran kasur nya lalu mengambil air yang ada diatas meja dan menyodorkan sedotan ke arah mulut agatha


"Glukk..glukk..."agatha meminum air yang disodorkan hingga habis


"Lagi?"tanya Kenzo dan digelengi agatha,Kenzo kembali duduk dan menatap agatha sedangkan agatha hanya terdiam


"Kamu gak nanyak kenapa kamu disini?"tanya Kenzo


"Aku tau kenapa aku bisa disini"ujar agatha


"Kenapa?"


"Ya sakit lah,tubuh ku memang dasar nya lemah,apa boleh buat"agatha menatap telapak tangannya


"Kamu gak boleh nyerah tha"


"Selalu,apa yang kau lakukan disini?"


"Aku?menemani mu dong"


"Aku pinjam hp mu sebentar"agatha menyodorkan tangannya ke arah Kenzo dan Kenzo memberikan ponselnya ke agatha dan agatha mengotak ngatik sesuatu


"Apa yang kamu lakukan?"


"Melihat berita"agatha menghela nafas saat nama nya jadi trending topik dimana mana dengan julukan 'mama muda'


Kenzo menatap agatha insten dan agatha yang awalnya menatap pintu menatap datar wajah Kenzo


"Tanyakan yang ingin kau tanyakan dan jangan memandang ku seperti itu,menjijikan seolah kau ingin menelanjangi ku saja"vulgar agatha


"Yahh kamu benar sayang,aku ingin menelanjangi mu dan memasuki mu"goda Kenzo


"Katakan yang ingin kau katakan"ujar agatha dingin


"Axel itu anak ku kan?bukan maksudku anak ku dengan kamu kan,tha?"tanya Kenzo


"Memang nya kenapa?"tanya agatha balik


"Kita akan menikah tentu nya"bangga Kenzo


"Dia bukan anak mu,mereka berdua anak ku"ujar agatha menatap Kenzo tajam


"Jangan berbohong lagi,aku mengalami ngidam yang aneh selama itu,dan kamu orang pertama yang ku ajak sex"jelas Kenzo


"Itu tetap anak ku bukan anak siapapun"


"Aku ayah biologis mereka tha"bantah Kenzo


"Apa yang kalian katakan?!"pekik seseorang dari arah pintu,agatha dan Kenzo menoleh kearah pintu yang ada banyak orang disana


"Asta.."guman agatha


"Kalian disini?masuklah,pasti perjalanan yang jauh bukan"ramah agatha,mereka yang ada didepan pintu mendekati agatha


"Apakah sakit?"tanya laras ia mengelus kepala agatha


Agatha tersenyum "tidak kok" jawab agatha


"Dia ayah dari anakmu tha?"tanya asta


"Hemm bagaimana ya?"


"Katakan saja nak,kau sudah menyembunyikan segalanya selama 4 tahun,bukan ayah tidak tau livius menceritakan segalanya sebelum ia pulang"ujar Immanuel yang baru datang dan langsung duduk disofa


"Ya setelah aku kecelakaan itu,aku dilarikan kerumah sakit bersama amalia dan aku hamil saat itu aku sempat mengalami koma 6 bulan dan lumpuh sementara dan melakukan terapi,pada akhirnya aku setuju menetap bersama amalia di jepang dan disana aku bertemu livi pada akhirnya aku dan livi menikah karna sebuah alasan saat usia 16 aku positif hamil anak livius kehidupan rumah tangga yang indah sampai aku lupa akan kehidapan ku sebelumnya akhirnya livi menyuruh ku kembali kesini menyelesaikannya"


"Kau juga menyembunyikan diri selama 4 tahun?"sinis Immanuel


"Hanya 4 tahun lagi pun aku tak menelantarkan anak ku hingga buat ia tersiksa dengan alasan kesalah pahaman doang,kita berbeda Immanuel kau 50 tahun aku hanya 4 tahun"sinis balik agatha


"Yah sudah yang penting lo udah disini"Sherlyn memeluk tubuh agatha


"Gak papa kan kita pada meluk lo tha?"tanya kevin


"Gak papa phobia ku lumayan sudah diatasi"kevin,kevin,beni,orion memeluk agatha bergantian begitu dengan sahabat agatha yang lain sedangkan Kenzo menatap tajam sahabat nya yang memeluk wanitanya tersebut


"Apa yang buat ayah datang kesini?"tanya agatha pada Immanuel


"Ku dengar kau masuk rumah sakit,dan aku mendatangi mu emma dirumah mengamuk saat kau tau masuk rumah sakit"jawab Immanuel


"Semua tak berubah ya"agatha terkekeh


"Kalian duduk lah,pasti pegel hanya berdiri disebelah ku saja kan"yang lain menuruti kata agatha dan duduk disofa bersama Immanuel

__ADS_1


"Kamu ingin makan?"tanya Kenzo agatha tersenyum


"Nanti saja,belum terlalu lapar juga"lembut agatha


"Kevin gimana ama Sherlyn?"tanya agatha dan Sherlyn mendengarnya merona


"Hehehe,enak tha tiap hari makannya gombalan"kevin terkekeh


"Bagus dong,jdi klau kamu ninggalin Sherlyn aku jadi ada alasan buat membunuh mu"agatha tersenyum kearah kevin dan kevin meneguk ludah nya


"Bercanda kok"


"Ayah,apa belom ketemu?"tanya agatha pada Immanuel


"Sayang sekali,belom ada perkembangan kemungkinan mereka dibawa keluar negeri atau orang berpengaruh lainnya yang mengambil"jelas Immanuel,agatha yang mendengar itu mata nya berkaca kaca


"Ayah tolong temukan"air agatha turun begitu saja bila menyangkut anaknya,Kenzo mendekat dan memeluk agatha membiarkan agatha menangis


"Syutt tenang lah.."ujar Kenzo menenangkan


"Aku mana bisa tenang saja Kenzo,anak ku diluarsana entah lagi apa dan apa mereka sudah makan atau belom sedangkan aku disini hanya bersantai santai saja"pekik agatha


"axel betulan ilang tha?"tanya kevan


"Iya waktu pulang sekolah ada yang mengaku kalau ia paman ku"jawab agatha,ia meremas kemeja Kenzo


"Keluarga candra?dulu mereka mengasingkan diri diluar negeri dan belom kembali"celutuk orion


"Kami akan bantu lo cari axel tha"ujar beni dan agatha tersenyum tipis


"axel nama yang cantik,dia dirumah ku.karna aku sudah curiga kalau dia putra ku"celetuk kenzo yang buat agatha melepaskan pelukan itu dan menatap kenzo yang lainnya menatap kenzo tak percaya


"axel..dimana,aku mau kesana.."pekik agatha


"istirahatlah dulu,axel baik baik saja disana sama nenek dan kakeknya,pulihkan tubuhmu"pesan kenzo


"bagaimana bisa?aku belom memastikannya dengan mataku sendiri"


"ayah bisakah kamu memastikan axel,aku betul betul khawatir"


"Kau mengusir ayah mu nak?apa boleh buat"Immanuel beranjak sambil menghela nafas


"Ingat emma akan kesini merawat mu memantau mu abang abang mu yang lain nya semakin protektif kepada dirimu....ralat kita semua kau,aku,lucasdan axel"lanjut Immanuel


"Tanpa kau beritahu aku pun sudah tau,ini takdir kita"ujar datar agatha


"Emm sampai jumpa"Immanuel meninggalkan ruangan san tak lupa menutup rapat pintu nya dan ia menuju mansion yang ditemani bodyguard yang ia bawa


"Tetap jaga sekitar nya,jangan sampai lengah"perintah Immanuel pada bodyguard yang berjaga depan pintu


"Siap laksanakan tuan"


"Kita pulang"asisten pribadi Immanuel mengikuti Immanuel dibelakang nya


"Dia berbicara takdir?apa yang membuat ia berubah seperti itu,ia dulu selalu membenci kata takdir apapun itu"sinis Immanuel


Sedangkan didalam ruangan


Agatha menunduk menatap tangannya


"Takdir?sejak kapan aku mempercayai takdir,sungguh konyol"guman agatha


"Semua sudah diatur dengan yang diatas kita hanya akan menjalankannya saja,takdir semua berjalan seperti air mengalir"celutuk kenzo,agatha mendongak menatap Kenzo dengan datar


"Semua nya maaf merepotkan kalian tapi kumohon bantu temukan kedua anak ku,kumohon"mohon agatha pada sahabat nya itu


"Tenang aja tha,kami dah bantu cari kok"sela asta dan agatha menghela nafas lega


"Semua salah ku..."guman agatha ia meremas kedua tangannya


"Sekarang istirahat lah,jika ada kabar aku akan memberitahu mu"ujar Kenzo


"aku tidak lelah"elak agatha


"Yang dikatakan Kenzo benar tha,kondisi mu sedang drop dan lebih baik istirahat kami akan memastikan axel nanti"celetuk kevan


"tapi...bagaimana.."


Kenzo menggemgam tangan agatha dan agatha langsung menoleh ke Kenzo


kenzo membantu agatha buat berbaring diatas kasur nya dengan lembut


"Istirahatlah yang banyak,setelah sehat aku akan menemui kamu dan axel"sela Kenzo


Agatha mengangguk pelan


Agatha menutup kedua matanya dan tangannya menggenggam tangan Kenzo dan Kenzo tersentak lalu tersenyum melihat kelakuan agatha


"Kuharap semua mimpi...jangan kegeeran aku memegang tanganmu karna aku kebiasaan dan tak akan bisa tidur"sahut agatha


"Emm..ya"


Kenzo menaikan tubuhnya diatas kasur tepat nya disebelah agatha dan agatha menggeser kan tubuhnya sedikit memberi celah,dan Kenzo menarik kepala agatha kedalam dadanya agatha yang setengah sadar mengikuti apa yang dilakukan Kenzo


"Mimpi indah"Kenzo mengecup kening agatha dan seperti sihir agatha langsung terlelap,tanpa mereka sadari tadi kelakuan mereka di lihat sahabat nya yang lain


"Cih,gue yang udah punya pacar kok masih aja ya iri"sinis laras


"Van,kasih noh si laras,kurang belaian dia"celetuk asta


"Belaian lo kira gue cewek apaan"ketus laras


"***** kan?"canda Sherlyn


"Alah lu,iya lah yang tiap hari makan gombalan"sinis orion


"Cariin gue cewek lah woi,bosan nge jomblo mulu"sahut beni kesal


"Lo nya aja yang pada iri an"celetuk Kenzo ia senantiasa mengelus rambut agatha yang tengah bersandar di dadanya


"dasar jomblo"hardik kenzo


"lo..setelah keluar rsj jdi tambah gak waras yah"pekik orion


agatha menggeliat kecil saat mendengar bising dan kenzo menepuk nepuk punggung agatha dengan lembut


"jangan lupa ia sudah memiliki suami"celetuk seseorang dari pintu

__ADS_1


__ADS_2