AGATHA

AGATHA
34


__ADS_3

Setelah agatha menceritakan apa yang ia lakukan selama 4 tahun secara singkat lalu mereka mulai bertanya


"Jadi livius itu suami mu?sejak kapan?"tanya reynald


"Emm iya,mungkin 3 bulan setelah axel lahir"jawab agatha


"Tetapi keluarga liviud juga mengetahui nya dan mereka tetap diam karna aku yang memintanya "lanjut agatha dan semua nya menatap agatha


"Pasti banyak ya yang terjadi saat aku pergi?"tanya agatha yang buat semua nya terdiam


"Reaksi kalian sama seperti sahabat ku saat aku bertanya...lalu apa yang terjadi katakan"tegas agatha


"Sebenarnya..."


Flashback 4 tahun yang lalu


Setelah kepergian agatha beberapa minggu kemudian agatha dinyatakan meninggal oleh dunia kecuali orang terdekatnya dan belom ditemukan jasadnya dunia yang mengetahui sosok agatha heboh karna belom lama ini ia baik baik saja karna ia membongkar identitasnya dan kebusukan yang ada dan keluarga terdekat tsukino jadi banyak yang ditanya in dan juga bocornya dimana kediaman tsukino yang megah itu


Selama 4 tahun itu komunikasi antara reynalddkk jadi aneh gitu dan sahabat agatha dan yang lainnya lumayan begitu ayah nya agatha beberapa tahun mengurung diri dikamar rahasia tempat dimana sheila istri nya dan agatha putri nya menulis diari,sedangkan beni mantan tunangannya agatha menyesal meninggalkan agatha karna ia mencintai agatha namun ia tak sadar ia sadar kalau mencintai agatha saat agatha dikabarkan meninggal dan Kenzo stres bahkan masuk rumah sakit jiwa memikirkan agatha Kenzo sudah masuk rsj selama 3 tahun lama nya dan keluarga tsukino bilang itulah pelajaran akibat mengkhianati agatha


Sahabat agatha dan sahabat Kenzo masuk ke smk yang sama sky high school yang smk nya dan kadang mereka menjenguk Kenzo seminggu sekali karna setiap mereka datang Kenzo akan mengamuk seperti mengingatkannya akan agatha ia juga menyalahkan dirinya


Flashback off


Agatha yang mendengar itu hanya memasang wajah sendu nya dan ia tetap tersenyum


"Aku akan menjenguk nya besok...aku harus memperbaiki segala nya ayah....jangan melarang ku okey?semua ini hanya kesalah pahaman saja karna emelia menggoda Kenzo dan memaksa Kenzo"jelas agatha hangat


"Baiklah terserah kamu nak..ayah tak akan melarang yang penting kamu kembali kesini"Immanuel menatap agatha lembut


Agatha berdiri dan memeluk keluarga nya itu satu persatu dan air matanya tak terasa menetes


"Sayang sudah saat nya minum obat dan tidur"suara livius yang terdengar yang tak jauh dari sana agatha menoleh dan tersenyum saat melihat livius memegang 1 gelas air dan obat ditangannya


"Okey honey,aku otw"agatha berlari kearah livius dan memakan obat itu lalu meminum air nya


"Istirahat jangan lelah"livius mengecup kening dan bibir agatha,dan agatha langsung berlari pelan ke kamar nya sedangkan livius duduk dimana tempat agatha tadi duduk


"Seperti saya harus mengenalkan diri secara langsung....nama saya livius saya putra mahkota kerajaan inggris saya yang menemani agatha selama ini bersama adik perempuan saya"


"Adik perempuan?perempuan jalang itu lagi?apa dia masih berani muncul hah?!"murka Immanuel


"Tidak yang dulu itu hanya lah anak pungut keluarga ku dan yang menyelamatkan agatha dari maut adalah adik kandungku yang dibuang oleh anak pungut itu "jelas livius dan mereka hanya mengangguk ngangguk paham


"bagaimana pernikahan kalian selama ini?"tanya galih


"baik baik saja,awalnya susah meyakini agatha dan akhir nya dia luluh juga dan kami juga memikirkan nasib axel yang tanpa ayah nanti nya"jelas livius


"Itu bagus kau juga harus memikirkan masa depan nya juga"


"Sepertinya masalah 4 tahun itu belom selesai dan lagipun agatha sudah kembali kesisi kalian"


Akhirnya mereka tidur dikamar agatha yang luas itu


Pagi harinya


Kini kediaman tsukino kembali rame apalagi adanya lucas dan axel yang ceria itu dan mereka sudah melakukan sarapan pagi kini reynald dkk tinggal dikediaman tsukino agar lebih rame saja dan kini mereka semua beserta livius duduk diruang keluarga melihat kehebohan dari si axel yang mengganggu adik nya yang sedang makan bersama agatha


"Mommy...acel ingin ice krim"manja axel yang memeluk agatha


'Tidak cel,kemarin kita baru memakan nya bersama"telunjuk agatha menyentil pelan hidung axel


"Ish mommy pelit deh"rajuk axel


"Boys ingin makan ice krim?"tanya Immanuel,si axel menoleh pada kakeknya dengan wajah berbinar lalu memeluk kaki kakek ny itu


"Iya kek"


"Baiklah nanti kita makan ice yang banyak okey"Immanuel mengelus rambut cucunya itu


"Ayah"pekik agatha tanda tak terima


"Tidak papa nak,ayah ingin sedikit memanjakan cucu ayah saja"agatha mendelik tak suka dan ia mengerucutkan bibirnya saat putra nya itu menjulurkan lidah nya kearah nya


"Kalian tak sayang mommy lagi ya?"


"Bleeww mommy si pelit"ejek axel dan yang lainnya tertawa sedangkan livius hanya diam menatap agatha yang matanya berkaca kaca lalu ia menghampiri agatha dan duduk disebelah agatha


"Cengeng ihh dah gede juga"livius menjitak kening agatha


"Ihh ayah kok jitak kening mommy sih nanti kalau mommy sakit gimana"si axel beralih memeluk agatha dan memukul tubuh ayah nya itu


"Mommy pasti sakit ya"axel mengelus tempat livius menjitak nya


"Iya sayang"lalu axel memukul tubuh ayah nya itu lagi


"Hoho boys tenang lah mommymu tak apa"agatha memeluk erat anaknya agar tak memukul ayahnya lagi


"Mau menjenguk temen mommy tidak?"tanya agatha yang buat mata axel berbinar dan mengangguk


"Ayah abang kakak,agatha ingin menjenguk Kenzo dulu"agatha berdiri diikuti livius


"Kakek jangan lupa ice krim nya ya"axel menjulurkan kelingking nya kearah kakeknya itu


"Kakek ingat kok nanti kalian pulang langsung ada ice nya yang banyak"jawab Immanuel


"Pinky promise"axel menjulurkan kelingking nya kearah kakeknya itu


"Pinky promise"Immanuel mengaitkan keliling nya ke kelingking cucunya itu


"Kalau gitu kami pergi dulu ya "akhirnya agatha,livius dan kedua anaknya pergi ke rsj tempat dimana Kenzo tempati saat kepergian mereka suasana ruangan itu hening lalu rafa membuka suara


"Kau memanjakan nya lagi kek"protes rafa


"Tak apa apa,toh yang penting cucuku bahagia"jawab Immanuel santai


"Lucu....tetapi sangat mirip dengan pria itu saat kecil"ujar emma ketus


"Wajar saja mau bagaimana pun ia adalah ayah biologisnya"jawab edwin


"Jika pria itu mengemis kembali kau akan menerima nya kek"tanya edward


"Itu pilihan anak ku saja,aku yakin sama keputusannya dan ia juga tak akan mengambil keputusan yang akan buat anak nya menderita....seperti menikahi putra kerajaan seperti sekarang"


"Itu sudah pasti"


"Perusahaan akan diambil alih oleh agatha lagi kan?"tanya reynald


"Iya lah,dia penerus yang asli dan besok adalah bertepatan 4 tahun agatha menghilang"


"Kau pasti senang kan rey?kau selalu mengeluh karna berkas yang menumpuk itu"gurau stev


"Hoho pastinya dong"


Dan saat ini agatha sudah sampai di rsj tempat Kenzo berada dan saat menuruni mobil agatha tak lupa memakai kaca mata hitam nya dan menggendong lucas sedangkan axel digendong livius,dan saat mereka masuk mereka menghampiri resepsionisnya


"Emm mbak kamar Kenzo aditama dimana ya?"tanya agatha


"Ehh mbak siapa nya ya?"tanya resepsionis itu

__ADS_1


"Anu..kami keluarga nya"


"Ohh Kenzo aditama Berada di kamar 510 mungkin kalau jam sekarang ia akan ada di taman"


Lalu mereka berempat menuju kamar yang disebuti dan saat sampai betul kata resepsionis itu kalau Kenzo tak ada dan mereka memutuskan buat ke taman dan saat sampai di taman agatha menoleh kanan dan kiri mencari Kenzo


"Kamu bisa melihat wajah Kenzo?"tanya livius


"Bisa entah kenapa aku juga gak tau"jawab agatha


"Ayah ih aneh aneh kan mommy punya mata masa gak bisa lihat sih"sinis axel,agatha mengecup kening axel


"Pintar anak mommy,masa ayah kalah sama anak kecil sih"ketus agatha


Akhirnya mereka mendapati Kenzo yang berjemur dibawah matahari ditemani suster yang berdiri tak jauh dan mereka mendekat kearah Kenzo berada


"Axel jalan ya mommy lelah menggedong lucas?"tanya agatha lembut dan axel mengangguk,livius menurunkan axel dan beralih menggendong axel dan menggandeng tangan agatha


"Kalian siapa ya?"tanya suster itu saat melihat kedatangan mereka


Agatha melepaskan kacamata nya "kami keluarga nya sus,saya agatha"dan suster itu membulatkan mata nya terkejut lalu menjawab


"O-oh silahkan mbak"suster itu memberi celah agar agatha mendekat ke kenzo,siapa sih yang gak kenal agatha apalagi katanya ia meninggal dan kini agatha tampak berdiri sehat


"Bagaimana keadaan nya sus selama ini?"tanya agatha


"Tuan Kenzo hanya mengangguk dan menggeleng sebagai jawabannya dan terkadang ia histeris sendiri dan meracau nama anda dan selama ini tak ada perubahan"


"Keluarga nya bagaimana?"


"Setiap hari mereka menjenguk tuan Kenzo" dan agatha mengangguk sambil tersenyum


Agatha melepaskan tangan livius yang menggandenga begitu dengan axel yang digandeng nya


"Kenzo"panggil agatha lembut,sontak Kenzo menoleh dengan kaku kearah agatha


"Aga-agatha.."lirih Kenzo,agatha berlutut didepan kaki Kenzo yang hanya duduk diatas kursi roda


"Ya Kenzo ini aku agatha"Kenzo sontak mengangkat tangan kanan nya dan mengelus pipi agatha dan suster yang berdiri itu terkejut pasien yang tak pernah menunjukan reaksi apa sekarang bereaksi


"Kamu kurus Kenzo"ujar agatha meneliti tubuh Kenzo


"Aku merindukan kamu sangat sangat merindukan mu"air mata Kenzo menetes dan tangan Kenzo digenggam oleh tangan agatha


"Aku kembali Kenzo,jangan membuat mu menderita seperti ini terus Kenzo"lembut agatha


"Maaf...maaf.."Kenzo hanya menggumankan kata maaf berkali kali


"Bangkit dari keterpurukan Kenzo...bangkit jangan menunggu yang Telah pergi sambut masa depan mu sendiri...lupakan semua nya..."Kenzo menatap agatha lalu pandangannya jatuh kearah livius bersama anak kecil dan bayi digendongannya


"Itu..siapa...tha?"tanya kenzo,agatha menoleh kearah pandangan Kenzo dan ia tersenyum lembut


"Livius suami ku dan putraku bersama nya"jawab agatha seketika Kenzo histeris


"Enggakkk!!!kamu bohong thaa!!"Kenzo menepis tangan agatha yang coba memegang nya


"Ahaaahahah"suster yang melihat saja daritadi menyuntikan obat tidur ke Kenzo dan buat Kenzo tertidur dan agatha berdiri


"Sering terjadi ya?"tanya agatha


"Iya"jawab suster itu


"Nanti kami datang lagi,hubungi ku kalau ada apa apa jangan beritahu kalau aku pernah menjenguk nya"


Lalu mereka ber4 meninggalkan tempat itu dan kembali ke mansion dan saat dimobil agatha yang duduk disamping kemudi terbatuk batuk


"Uhukk!..uhukk..."


"Mommy sakit lagi ya?"axel yang duduk di bangku belakang mendekat kearah agatha


"Enggk kok...uhukk!!mommy cuman batuk biasa saja...uhukk!...uhukk.."ucap agatha menatap putra nya lembut


"Besok kamu akan ke kantor lagi?"tanya livius pandangannya fokus pada jalanan


"Iya bagaimana pun itu tugas ku,dan kapan kamu akan kembali ke inggris?"


"Dalam bulan ini aku sudah diterror sama ayah''livius terkekeh membayangkan bagaimana saat ayahnya menelfon dirinya yang tak kunjung pulang


"Ayah akan ke inggris lagi?"tanya axel


"Maafin ayah ya kapan kapan kita main lagi kok"


"Aku harus mulai menjelaskannya ya livi"lirih agatha


"Ya kurasa mereka harus tahu honey,axel sudah besar"


Dan saat sampai dikediaman tsukino si axel langsung berlarian menuju ruang keluarga dan meneriaki kakek nya itu dan ternyata disana ada Immanuel yang duduk menikmati kopi dan tayangan televisi


"Kakek!!"pekik axel yang meloncat ke atas sofa


."ululu cucu kakek cepet banget pulangnya"


Livius duduk di sofa setelah memberika lucas pada emma buat dimandikan dan ditidurkan lain dengan agatha yang berbaring telentang diatas karpet bulu itu


"Ayah barang barang ku dulu masih ada ya?"tanya agatha matanya menatap lampu yang terpasang diatas dinding mansionnya itu


"Apa apaan?!orang tas kamu waktu itu kamu pegang kan?!kartu kartu atm dan kartu penting lainnya kan kamu bawa dan sekarang masih ada"cibir Immanuel


"Hahah ayah tau dari mana?"agatha terkekeh


"Goldencard mu aktif beserta kartu mu yang lainnya semalam pasti kamu pakai belanja"jelas Immanuel


"Iya sih manjain anakku,maksudku hp ku disana banyak isi penting nya"


"Foto mu,dan video dewasa itu?"sinis nya


"Ayah memeriksanya?"ketus agatha


"Tentu saja ayah menyuruh galih memindahkan data dihp mu ke hp yang baru dan ternyata banyak yang kamu lakukan juga ya tha"


"Betul om masa pernah dia keciduk nonton an*em yang plus plus ya wajar sih sebenarnya tapi dia sampai melotot matanya"jelas livius yang buat agatha terkejut.


"Kau melihatnya?!kau bilang kau tak melihatnya?!"sentak agatha


"Kamu pasti akan membunuhku kan?"tanya livius yang buat agatha diam


"Hanya hiburan saja"


"Entah kenapa badan ku terasa berat malas bergerak"lanjut agatha sambil memejamkan matanya


"Mommy masa mommy tidur mulu sih"ketus axel


"Mommy ngantuk sayang,besok mommy harus kerja dan kamu akan sekolah disekolah baru kan?"lalu dengan cepat agatha terlelap


"Ayah,mommy tertidur?"axel menatap livius bingung


"Mommy mengantuk sayang,tau sendiri mommy tukang tidur"livius mengelus rambut axel


"Kapan kau akan kembali ke inggris?"tanya Immanuel

__ADS_1


"Dalam bulan ini kau senangkan aku kembali ke inggris?"ketus livius


"Enggk juga,putriku bahagia saat bersama mu kuharap kalian bersama selama nya tetapi aku yakin banyak yang terjadi dimasa depan dan kalian memilih jalan yang tepat"


"Yaa,menteri apalagi jika mengetahui itu,ia akan menentang itu"


"Lalu kau akan lepaskan jika kenzo kembali memeluk putriku?"tanya livius


"Itu pilihannya,hati yang berkata,betul kata sheila aku tak boleh memaksa nya ia sudah dewasa sekarang"


"Sheila?istrimu?"


"Iya istri ku dan ibu agatha,agatha tak memberitahu mu?''


"Dia memberitahu ku selalu bercerita masa masanya bersama sheila dan keterpurukan nya saat sheila tak ada...menurutnya sheila adalah segalanya"


"Yaa sheila adalah malaikat"


"Ayah sheila itu siapa?"tanya Axel


"Mommy akan cerita nanti boys...nah sekarang makan siang lalu tidur dan sore hari baru makan ice krim nya okey?"livius mengancungi jempol nya


"Okey ayah"


Mereka makan siang yang sudah disiapkan oleh maid dan meninggalkan agatha yang tertidur diruang keluarga,dan saat selesai makan mereka semua melakukan tidur siang,sedangkan agatha tidur diruang keluarga dan maid yang melihat itu menyelimuti agatha


Skip


Sore harinya kediaman jadi rame karna sudah pulang dari kegiatan di luar nya seperti biasa dan menuju kamar masing masing buat membersihkan tubuhnya


Sedangkan diruang keluarga si axel dan lucas menjahili agatha yang masih tidur itu dengan mainan yang disiapkan


"Mommy ayok bangun.."bisik axel ditelinga agatha


"Mommy bangun deh"axel ikut berbaring disamping kanan agatha sedangkan lucas ia berusaha menaiki tubuh agatha


"Shei-...la...sheila ...."guman agatha mengigau


"Sheila?"tanya axel


Agatha membuka kedua matanya spontan dan tangan kanannya tak bisa bergerak karna ditimpa oleh anak nya itu dan tak lupa dadanya yang ditimpa bayi mungil ini "kenapa kalian mengganggu mommy tidur hem?''tanya gemas agatha


"Mommy tertidur lama sih"rajuk axel


"Kamu seperti kebo lagi sayang"suara itu membuat agatha mendelik tak suka


"Dih siapa lo?"cibir agatha


"Bangun lah makan dan minum obat kamu"


"Aku benar benar mengantuk sayang"agatha kembali menutup matanya


"Mommy tadi bermimpi buruk ya?"tanya axel membuat agatha terdiam sebentar lalu menjawab


"Iya,jadi tetap disamping mommy okey agar mommy tak mimpi buruk"setelah mengatakan itu agatha benar benar kembali tertidur


"Ia tidur lagi?"suara perempuan yang datang dibelakang livius


"Iya seperti biasa,emma"jawab livius


"Kebo seperti biasa"emma menggeleng tak percaya akan tingkah agatha


"Makan malam lah dulu,biarkan agatha tidur kembali dan nanti si kembar biar aku yang mengurusnya"


Livius dan emma ke dapur dimana yang lainnya menunggu buat makan malam


"cucuku dan agatha tak ikut makan?"tanya Immanuel


"Agatha kembali tidur tadi dan meminta axel dan lucas menemani nya"jawab livius


Setelah makan malam mereka duduk di sofa dan melihat kelakuan 2 bocah itu dan mommy nya itu yang terlelap damai


"Sheila..''guman agatha dahi nya mengkerut


Lalu mata agatha terbuka sempurna dengan nafas tak beraturan


"Livi,pindahkan kepala bocah ini"ujar agatha dengan suara serak nya,livius menuruti kata agatha dan memindahkan kepala putra sulung nya dan tak lupa mengangkat lucas dan memberikan ke maid


Agatha mengangkat sebelah tangannya bertujuan mau memerintahkan maid "pindahkan tuan muda kekamar ku" ucap agatha datar


"Baik nona"2 maid menggendong kedua anak agatha Dengan pelan dan membawanya ke kamar


"Bang Rey ada yang harus ku bicarakan...ke ruang kerja"agatha bangkit dan berjalan ke ruang kerja yang ada didepan kamar agatha


"Gila kerja lagi dia?"tanya stev


"Bukan gila tetapi bertanggung jawab"reynald bangkit dan menuju ruang kerja


Sedangkan diruang kerja agatha dan reynald saling terdiam agatha membaca kertas yang ada ditangannya


"Bagaimana investasi saffron kita selama ini?"tanya agatha tanpa mengalihkan pandangannya


"Luar biasa rata rata para pembisnis meminta investasi sama kita juga karna hasil yang menguntukan dan kami hanya memilih beberapa pembisnis saja dan sekarang produk kita sudah kemana mana dan banyak yang mengikutinya"jelas reynald


"Bagus besok aku akan kembali ke kantor"ucap agatha


"Besok adalah 4 tahun hilangnya dirimu"


"Ya aku tau itu"


Sepanjang malam agatha hanya mengerjakan berkas yang ada diatas meja nya padahal sudah jam 12 malam dan yang lainnya sudah pada tidur dan tak lama pintu kerja agatha terbuka dan agatha menoleh kearah pintu itu dan menghampiri nya


"Mommy.."rengek axel


"Ada apa sayang hem?"agatha mengajarkan tingginya setara dengan anak nya


"Saat acel ingin minum mommy tak ada disamping cel...dan ayah tertidur"jelas axel dengan mata yang berkaca kaca


"Huft...maafkan mommy ya?mommy lagi kerja"agatha menetap anak nya itu lembut


"Mommy tidak tidur?ini sudah malam,ayok tidur dulu"axel menarik tangan agatha dan agatha tak bergeming


"Kalian ke kamar dulu ya? Kan kalian katanya haus jadi mommy akan mengambilkan air dulu nanti mommy nyusul okey?"anak nya itu langsung keluar dan menuju kamar agatha,sedangkan agatha menuangkan air dispenser ada didalam ruang kerja juga


Lalu dirasa sudah Agatha kekamar nya dan memberikan air yang ia pegang ke anak nya itu


"Makasih mommy"ucap axel setelah minum


"Dah saat nya tidur lagi ya"agatha menyelimuti anak nya itu dan agatha ikut berbaring


"Mommy nyanyikan lagu itu lagi"antusias axel


"Okey sayang"agatha mulai menyandungkan sebuah lagu yang selama ini ia nyanyikan bertahun tahun


Dan perlahan anaknya tertidur disusul Agatha


jangan lupa tinggalin jejak yah:)


like dan komen

__ADS_1


atau ksih tau dimna yang kurang


maklum baru pertama kali nulis ginian


__ADS_2