
💬ruang inti osis💬
saat ini agatha,asta,laras,dan sherly tengah duduk disofa tempat biasa mereka duduk
"jadi jam berapa nih kita ke mall nya?"tanya agatha sambil melepas maskernya
"pulsek gimna?"tawar laras
"boleh juga tuh"seru sherlyn
"okey pulsek kita langsung tancap ya"ujar agatha
"mereka juga ikut loh tha"ucap asta mengingatkan
"siapa?"tanya dingin agatha
"beni sama sahabat nya"jawab sherlyn
"ohh buat apa coba mereka ikut"bingung agatha
"gubluk emang...tunangan elo njir"kesel asta menjitak kening agatha
"ano.. gue rencana nya tahun depan ingin ke london"ujar agatha tiba tiba yang buat semua nya diam
"lo bercanda kan tha"ucap laras sedikit gugup
"gue gak bercanda ras gue serius "ucap agatha meyakini laras
"tapi kenapa?"tanya asta
"gue mau berobat"jawab singkat agatha
"berobat apa tha,kalau ngomong jangan setengah setengah dong"ucap sherlyn sedikit kesal
"haphephobia dan prosopagnosia punya gue,gue rasanya ga akan bisa hidup kalau seperti ini terus"sendu agatha
"jadi lo ninggalin kita?"ucap laras hampir nangis
"ini baru rencana gw ras,gue juga gatau jadi atau enggak nya"ucap agatha panik
"jangan egois tha,lo ninggalin kita"ucap sherlyn
"bukan gw yang egois juga disini...gue pergi kesana berobat bukan main main gak mungkin selama nya gue hidup kek gini terus...kalian yang gak ngertiin gue juga disatu sisi nahan gw...gw mau kalau kita kumpul gue dalam keadaan sehat dan ga seperti ini terus"bentak agatha lantang sambil berdiri namun tiba tiba badan agatha langsung sakit
"akkhh..."ringis agatha memegang jantung nya
agatha langsung terduduk kembali disofa nya dengan meremas dada kirinya yang sakit
"t-to..long"rintih agatha
"AGATHA"teriak beni yang tiba tiba datang dan langsung menghampiri agatha
"tha kamu gapapa kan?apa yang sakit?kasih tau aku tha"tanya beni saat tiba disebelah kiri agatha
"ben...sakit"ucap agatha susah payah sambil meremas baju beni dan memukul dadanya kiri nya
"agatha ikut intruksi gw ya...tarik nafas pelan pelan lalu buang perlahan lakukan dengan perlahan tha"titah kenzo tiba tiba yg disebelah kanan agatha
agatha mengikuti intruksi dari kenzo dan agatha yang merasa yak kunjung mereda mengambil paracetamol di saku rok nya dan mengambil 2 butir dan langsung menelannya dan rasa sakit itu perlahan hilang
"kenapa lo langsung makan obat?"kesel kenzo
"gak guna tau ga lo kasih intruksi"jawab agatha yang udah mulai tenang
"aku capek..."guman agatha bersandar ke sofa dan memejamkan matanya dan langsung terlelap
"jadi kalian udah kumpul folmulir nya?"tanya asta mengalihkan pembicaraan
"oh iyah belum"jawab kevin
"kami bisa ngasih lewat agatha kok"ucap kevan
"jadi gini we kita pulsek ke mall belanja"ujar sherlyn
"agatha setuju emang nya?"tanya orion
"setuju banget dia nya mah"jawab laras
"kalian tau ga sih chikadkk anak kelas 76 itu?"tanya kevin
"iya tau kok"
"masa dia minta informasi tentang ben sama agatha ke gw sih"
"terus lo kasih tau ga?"tanya orion
"ya enggak lah kan gue baek"jawab antusias kevin
"nek.....nenek jangan pergi...thatha mohon..."agatha mengigau pelan,beni yang mendengar itu perlahan menyandarkan kepala agatha ke bahu nya dan mengelus punggung agatha lembut
'tok...tok...tok...'
"masuk"teriak asta
perlahan orang yang mengetuk pintu tersebut masuk dan menghampiri tempat mereka duduk
"ada apa?"tanya laras
"em..barang barang yang yang ada di sekolah untuk dibawa ke tempat perkemahan sudah disiapkan Apa perlu langsung diantar ke tempatnya?"tanyanya
" nggak usah ah besok sekalian kita berangkatnya aja"
~skip~
Jam sudah menunjukkan untuk pulang sekolah saat ini ini mereka masih di dalam ruang inti OSIS banyak yang mereka lakukan dari bermain bercanda ngobrol sedangkan Agatha masih terlelap di bahu Beni
"agatha bangun..."ujar beni sambil menyingkirkan beberapa rambut Agatha pelan, Agatha yang merasa terusik langsung membukakan matanya
"pagi..."sapa agatha pelan
__ADS_1
"pagi endas mu ini udah siang hari kebiasaan tidur kok kek orang mati bising pun ga kebangun malah ngigau lagi dia nya"cerocos laras
agatha berdiri dan merenggangkan ototnya dan sambil berkata
"berisik lo mah...gw ga bayarin baru tau rasa lo"ketus agatha membuat ke3 sahabatnya membulat matanya tak percaya
"ampun kanjeng ratu"
"udah ayok pergi"
akhirnya mereka mulai pergi ke mall menggunakan mobil Benny Kevan dan Agatha mall yang mereka tujui adalah mall milik salah satu Agatha punya "tsutha.mall"
saat sampai di parkiran mobil mereka Langsung masuk dan menjadi pusat perhatian karena mereka adalah anak-anak dari 10 keluarga besar pertama Agatha yang merupakan modal terkenal yang sering muncul di layar televisi
"**** kok bisa mereka kesini"
"ga nyesel nemenin bokap ke mall"
"makin hot aja mereka"
"kapan gw se glow mereka"
mereka mengabaikan omongan orang-orang di sekitarnya dan tetap berjalan terutama 3 Trio cowok dingin yaitu Kevan Kenzo dan Beni Begitu juga dengan astha dan Agatha yang hanya memasang wajah datar mereka
"mau kemana dulu nih?"tanya agatha
"cemilan makanan minuman"seru sherlyn bersama orion
"okey"
setelah itu mereka menuju supermarket yang terletak dilantai 3 dan tak lama akhirnya mereka sampai
"pilih lah apa yang kalian mau"ucap malas agatha yang buat mata sahabatnya berbinar
"gak takut bangkrut lo tha?"tanya kevin
"gak lah biasa aja"jawab cuek agatha
semua mulai memasuki rak-rak bagian jajanan-jajanan masing-masing memegang keranjang untuk membawa barang bawaan mereka
"tha seriusan lo gak papa kami borong nih?"tanya laras tak enak sambil melihat keranjang mereka yang hampir penuh
"yah gw tak mempermasalah kan itu kok"jawab agatha santai
"holkay mah bebas yah"celetuk kevan
Setelah sekian lama mereka berkeliling ke supermarket akhirnya keranjang mereka masing-masing penuh apalagi cewek-cewek dan mereka Langsung membayar ke kasir dan mereka semua tebelangkak mendengar harga dari belanjaan mereka itu
"10.500,600,00 "ujar kasir tersebut agatha mengambil dompet didalam tas selempang nya (ia tadi sempat ganti dimobil nya) dan mengambil silver cardnya dan memberikan nya ke kasir tersebut
(tas agatha)
setelah itu mereka membawa kantong plastik yang berisi jajanan tersebut masing2 membawa 2 kantong entah punya siapa yang paling banyak:v
" mampir time zone dulu yok"ajak kevin
"terus belanjaan nya gimana?"ketus laras
"letakkan saja nanti ada yang membawa nya ke mobil"jawab agatha
"lo yakin tha?"tanya tagu asta
"hm"angguk agatha,agatha mengangkat sebelah tangan kanannya dan menjentikkan jarinya
"ayo"ajak agatha sambil meletakan belanjaannya ditempat diikuti yang lain lalu mereka mulai pergi menuju time zone,setelah kepergian mereka orang orang berpakaian hitam datang mengambil belanjaan tersebut dan membawanya ke mobil atas perintah nona nya
setelah sampai ditime zone mereka mulai ke kasir time zone buat membeli koin nya
"mau beli koin yang berapa kak?"tanya kasir itu menyodorkan selembar kertas harga koin
"yang berapa nih we?"tanya kevin
"yang banyak pokoknya"seru agatha
"mas saya mau koin yang 200k itu"lanjut agatha semangat
"baik sebentar ya" kasir ity mulai mengambil koin tersebut
"gilak lo tha"ujar mereka kompak
"habisnya ini time zone loh time zone gw suka "sahut agatha berbinar
"gini deh gw traktir gapapa kalau kalian mau apapun beli aja gw yang bayar,yang penting kita main time zone ya"ujar agatha dengan manja
"betul ya lo traktir"tanya asta dan diangguki agatha
"kak ini koin nya"ucap kasir itu tiba tiba,agatha langsung memberikan nya uang yang sudah ia siapkan sedari tadi lalu mengambil alih koin yang dikantongin oleh kasir tersebut
"lets go"seru agatha
akhirnya mereka mulai bermain dengan bersama dan tidak terpisah satu sama lain sudah hampir pukul 6 sore dan saat ini mereka masih main di time zone permainan tembak tembak
"udah sore banget nih,cepetan tha,keburu malam anak gadis gaboleh pulang malam malam nanti kenak goda cowok gatal"cerocos laras menasehati
agatha
agatha membidik sasarannya yang ada dilayar "kita kawasan rumah elit dan membawa mobil lagi pun kalau ada yang goda kita lawan aja"jawab agatha dengan menembak nembak
"hebat lo tha,kagum gue"kagum kevin pada lawan mainnya,agatha
"cobak lo kalahin trio kutub bisa ga" tantang oriom
"maksud lo ri,kita bertiga gitu?"tanya datar kevan sambil menunjuk dirinya,kenzo dan beni
"yalah sapa lagi cobak"
__ADS_1
"okey siapa takut"
agatha,beni,kenzo dan kevan sidah saling memegang pistol nya dan membidik nya
'dor..dor...dor...dor...dor'
dengan cepat agatha menembaknya dan ia selesai lebih awal dari yang lainnya lalu ia meletakan kembali pistolnya
"masalah gampang"bangga nya
"gilak lo tha...cepet banget lo ngalahin mereka"
"tha kita nginap apart lo ya"tanya laras
"okey,terus kalian juga iya?"tanya agatha melirik para cowok
"kalau ada kamar kosong mau aja kok"jawab kevin terkekeh
"ada kok"
"ayolah makan dulu baru pulang"ajak agatha
Akhirnya mereka memutuskan ke salah satu restoran buat makan dan pasti nya yang dibayar oleh beni,karena awalnya Agatha yang ingin membayar tetapi tunangannya itu menolak karna sebelum nya Agatha sudah membayar mereka
saat sudah jam 7 mereka telah selesai makan dan saat ini sedang menuju apartemen agatha namun saat ditengah jalan yang sepi mereka dihadang oleh puluhan pria berbadan besar
"apa yang harus kita lakukan?"panik sherlyn,yang 1 mobil dengan kenzo,beni,agatha,dan kevan
"membunuhnya?"tanya agatha dengan seringai nya
"kamu gila tha?"pekik beni
"jadi apa yang harus dilakukan?menghajarnya atau membunuhnya hanya dua opsi itu aja kok "ketus agatha
"well jika kalian tak ingin biar gw turun...kalau berubah pikiran silahkan turun"agatha merogoh dashboard mobil nya yang kebetulan agatha duduk disamping kemudi lalu ia mengambil pistol yang ada disana
"lo nyimpan pistol?"ujar kenzo tak percaya
"berjaga jaga"setelah itu agatha turun dari mobil dan menghampiri para pria tersebut
"kalian dikirim oleh 'mereka' ya"tanya agatha setelah tiba
"itu tak ada urusannya dengan anda nona kecil" jawab salah satu dari mereka
agatha menodonhkan pistolnya "hahahahh ternyata benar 'dia' lucu sekali kalian tak di beritahu dengan siapa kalian berhadapan"ucap agatha dengan gelak tawanya
'dor..dor...dor...dor...dor'
agatha membidik kearah kaki kaki mereka yang buat mereka langsung teriak kesakitan dan terduduk
"ya teriak lah sekuat nya aku suka, sangat suka"gelak tawa agatha
"psikopat"
agatha menyimpan pistol nya di belakang pinggang nya dan langsung maju meninju mereka semua dengan bruntal
"AGATHA BERHENTI"teriak beni diluar bersama yang lainnya yang berhasil buat agatha lengah dan mendapat tinjuan di pipinya dan yang buat sudut bibir agatha berdarah
"HAHAHHAH"tawa agatha dengan menyeka darah dibibirnya
"sialan kau mengganggu ku"bentak agatha menatap nyalang beni
"kami akan membantu lo"ujar kenzo
"silahkan"
setelah itu para cowok dan agatha mulai berkelahi sedangkan para cewek cewek hanya didalam mobil setelah diperintahkan orion buat masuk,tak lama semua pria itu tumbang dan agatha menghampiri salah satu dari mereka yang ada didekat nya
"bilang pada 'dia' nyawa ku itu ada banyak hanya dengan kalian saja aku bisa menghabisi nya dengan
tangan kosong apalagi aku ini psikopat gila.itulah orang bilang"ucap agatha datar
agatha berlalu dan jalan menuju mobil begitu dengan yang lain saat agatha duduk ia langsung mengambil ponsel nya dan menghubungi edward
"bang tadi gue dihadang sama suruhan 'dia' " ujar agatha saat panggilan terhubung
'terus lo gapapa kan?ada yang luka gak?cepet kasih tau biar gue tonjok mereka ampek babak belur'
"heh anjir gue blom ngomong lo udah cerocos doang"
tak lama mobil kembali berjalan dan afatha masih menelpon edward
"gue gapapa kok,cuman bersihkan orang yang ada di jalan xxxx dekat xxxx "
'asiap gue meluncur bos'
setelah itu panggilan terputus dan agatha menyimpan ponselnya kembali
"lo terkejut ya ras lyn?"tanya agatha melirik spion depan
"hooh gue dugun dugun gitu"ujar laras dengan wajah sedikit pucat
"lo gak pernah mengalaminya?"tanya agatha
"pernah lah tha,cuman kan pasti ada bodyguard dan penjaga lainnya ga kayak kita tadi yang hanya bocil"sahut sherlyn tiba tiba
"hum betul bukti nya kita menang menghabisi banjingan itu"bangga agatha dengan seringai nya
"siapa orang orang tadi tha?"tanya kevan
"lo kenal ya?"tanya kenzo
agatha mengambil tisu yang ada diatas dashboard nya dan mengelap tangannya yang berlumuran darah
"yah paling bisa dibilang hanya sekelompok orang bodoh,beraninya mereka melawan queen lihat betapa kotornya tangan ini yang dipenuhi darah orang orang bodoh"ujar agatha seolah lupa diri
"dan lihat wajah gue yang cantik ini jadi luka karena para brengsek tersebut jika saja kalian tak mendatangi gue mungkin mereka akan binasa ditangan queen devil"lanjut agatha
"STOP AGATHA"
__ADS_1