
sontak agatha langsung menoleh ke sumber suara yaitu sebelah nya,beni
"apa?"respon agatha bingung
"nanti saja"ucap nya dingin
....
#ditempat lain#
disebuah villa yang tak terlalu mewah tersebut yang berada di pulau lain atau pulau pribadinya sendiri.
saat ini dua orang pria paruh baya tengah duduk di ruang tamu dengan kondisi menegangkan
"apa yang dikatakan reynald?"tanya pria baya 1
"nona besar terkena penyakit jantung,sama seperti anda tuan"jawab pria 2
"apa tak apa apa?"pria 1
"gapapa tuan,tuan reynald bilang nona besar adalah orang yang kuat jadi tuan reynald menyuruh nona besar untuk 1 tahun kedepan berobat mencari jantung yang pas buat nona besar dan.... nona besar sedikit berubah"jelas pria 2
"berubah?berubah bagaimana?"bingung pria 1
"sikap nya,dia berubah semenjak ia tunangan dengan tuan muda efendy dan juga sahabat nya tuan muda efendy,apa yang harus kita lakukan tuan?"
"belum saat nya kita muncul,biar dia mengetasinya sendiri,dan beritahu reynald mungkin dia gabisa dapat jantung yang pas karena itu faktor keturunan buktinya aku tak mendapatkannya selama ini"
"baik tuan"
kembali lagi pada agatha,saat ini mereka sudah berada di apartemen agatha.para cewek cewek sudah naik kekamar dilantai 2 bersebelahan dengan kamar agatha, sedangkan agatha dan benidkk masih diruang tamu
"ben,tha kami ambil folmulir dulu ya"izin kevan
"ya silahkan"jawab beni singkat
setelah itu kenzo,kevan,kevin,dan orion pulang.kerumah buat ngambil folmulir mereka ada yang meminjam motor dan mobil agatha.dan saat ini suasana ruang tamu begitu sunyi
"tolong panggilkan emma kesini segera"titah agatha pada para maid tersebut
"baik nona"
"apa yang ingin kamu katakan didalam mobil tadi?"tanya agatha dan beni hanya diam tak merespon
"ben.."panggil agatha
"pergilah"perintah beni pada para maid namun para maid tak mempedulikannya dan agatha mengangkat tangan nya untuk menurutinya lalu ben berdiri menatap wajah agatha datar
"kamu gila mempertaruhkan nyawa mu sendiri buat melawan mereka?"ujar beni pelan
"apa?"
"kamu melawan mereka sendiri agatha.apa kamu gila dari segitu banyak nya mereka kamu hampir melawan mereka "bentaknya
"buktinya aku gapapa"balas santai agatha
"kamu benar ga waras tha"pekik beni
"ya aku ga waras,aku gila,dan segalanya yang buruk melekat padaku kan?lalu kalau begitu aku akan membiarkan kalian mati ditangan para berandal itu?gaakan ben seumur hidup ku orang yang ada didekat ku aku lindungi terkecuali orang yang telah mengecewakan ku"teriak agatha dan berdiri menghadap beni
__ADS_1
"mereka..mereka para berandal itu dikirimkan buat membunuh ku,bagaimana aku tak ikut campur tangan.benar kata rafa aku lemah hanya karena kalian gak seharusnya aku lemah kek gini,semua karena keluarga sialan itu jika saja aku tak terlahir di keluarga victoria mungkin berbeda dengan aku yang sekarang dan kamu tahu?banyak yang mengincar nyawa ku demi apa coba?demi uang dan tahta dan aku harus punya tahta dan uang yang lebih banyak"pekik agatha melampiaskan emosi nya dan meneteskan air matanya
"aku muak dan benci dengan dunia ini..tidak aku benci manusia manusia yang ada di dunia ini begitu naif dan munafik"ujar agatha lemah dan terduduk dilantai dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya
"agatha..."lirih beni,beni menyamakan tubuhnya dengan agatha lalu memeluk tubuh agatha
"kau puas melihat kelemahan ku sekarang?iyakan apalagi?seharusnya dari dulu aku mengikuti tata tertib aturan ku sendiri.tak membiarkan orang masuk ke kehidupan ku sama sekali dan membiarkan mereka singgah untuk waktu yang lama"guman agatha dengan isakan yang semakin parah
*sedangkan dilantai 2*
ke3 gadis tersebut tersentak saat mendengar bentakan yang menggema mereka langsung keluar dan melihat dan mendengar apa yang terjadi,mereka mendengar nya keluh agatha,dari kejauhan mereka melihat sahabat benidkk yang lumayan jauh.sampai isakan agatha membuat mereka memasuki kamarnya kembali karena mereka tak pernah tau agatha menangis
back to topik...agatha masih dipelukannya beni,namun seketika agatha sadar apa yang dilakukan beni sontak saja ia mendorong beni dan berteriak kencang sambil mengatur nafas dan tangab yang gemetaran,beni sontak mundur kebelakang
"jangan sentuh aku"
"nona"pekik emma dari kejauhan dan menghampiri agatha
"Sheila mereka jahat ......mereka jadi jahat....hikss... Sheila "guman agatha menatap lengan agatha
"nona tenanglah nyonya besar sudah tenang"ucap emma menenangkan saat tiba
"kau gila em,Sheila masih disini lihat dia selalu mengobati luka tangan ku"sinis agatha menatap nyalang emma sambil nyodorkan ke2 tangannya
"nona....maafkan saya nona"emma meminta maaf sambil menutup kain ke mulut dan hidung agatha
"apa yang kau lakukan?"tanya beni menggelegar keseluruh ruang
agatha jatuh pingsan le dalam pelukan emma,dan emma menggendong agatha ala bridal style
"tuan beni jangan terlalu mencapuri urusan nona besar,anda harus nya bersyukur karena dia mempertahankan anda sedikit lebih lama ini yang kami takut kan nona akan jadi lemah"ujar emma sinis
"besok jangan mengungkit lagi tentang kejadian ini,saya mohon"setelah itu emma pergi ke kamar agatha
#keesokan hari nya#
jam sudah menunjukan pukul 6.30 pagi dan sahabat agatha dan benidkk sudah siap buat ke sekolah lain dengan agatha ia masih tertidur
"nona sudah saat nya anda bangun"panggil emma sambil menggoyangkan tubuh agatha
agatha yang merasa terusik akhirnya membuka matanya dan menyesuaikan cahaya yang masuk kemata nya
"jam berapa?"tanya agatha setelah kesadarannya sudah terkumpul
"jam 6.30 nona"
pada akhirnya Agatha bersiap-siap untuk pergi ke sekolah lalu setelah ia selesai tak sampai 15 menit Ia turun menghampiri teman-temannya yang sedang makan di meja makan namun saat Agatha menuruni tangga Dia berbicara dengan emma yang ada di belakangnya yang tak jauh berdiri di belakangnya
"bilang pada bang rafa menjadi guru disekolah ku em"ujar agatha sambil menuruni tangga
"kenapa nona?"tanya emma kaget
"kau sudah diberitahu oleh bang rey tentang jantung ku?aku hanya ingin berjaga jaga sapa tau aku kenapa napa orang pertama pasti dia yang ada em"jelas agatha
"baik laksanakan nona"
Agatha langsung duduk disalah satu kursi yang kosong ia memerintahkan maid untuk membuatkan sarapan nya
"seperti biasa"
__ADS_1
"kalian tidur nyenyak?"tanya agatha pada semua nya
"amat sangat tha,gilak berasa tidur rumah sendiri gue"jawab sherlyn antusias dan diangguki yang lain
"agatha..ano...folmulir sudah gw kasih sama asta...soal nya semalam kita mau ngasih lo udah tidur"ujar kevin
agatha tersenyum menatap kevin dan berkata
"tak apa"
"syukurlah kalian nyaman tidur disini"ujar agatha tersenyum
"kapan kapan boleh lagi kan tha?"tanya laras
"silahkan aja lagi pun apart ini sepi kok"
"nona"sentak emma dan agatha menatap emma datar
"tak apa em,tak akan ada yang bisa"ucap agatha yang tau apa maksud dari sentakan emma
"emma siapkan keperluan kemah ku dan letakan di mobil"
saat jam sudah menunjukan pukul 7 tepat mereka semua mulai berangkat ke sekolah tak sampai 15 mereka telah sampai disekolah saat mobil terparkir mereka jadi pusat perhatian apa lagi saat turun
gilak gue baru tau mereka akrab...
yah semenjak pertunangan agatha beni mereka jadi deket.....
entah takdir atau apa mereka seperti pasangan...
"jangan berbicara tentang takdir"guman agatha pelan
"lo mengatakan sesuatu,tha?"tanya sherlyn yang disebelah agatha
"emm enggak kok"
"kita kemana?"tanya kevan
"ruang inti osis"jawab agatha,lalu mereka ke ruang inti osis
saat sudah mau sampai agatha berhenti sedangkan yang lain sudah masuk ke ruang inti osis
"keluarlah gw tau lo ngikutin kita dari tadi ngikutin"ujar agatha entah pada siapa karena koridor sepi tak lama seseorang muncul dari belakang agatha
"sudah gue duga insting ketua mafia nomor 1 memang patut diancungi jempol"
"gw tak ingin berterima kasih pada pujian lo,siapa lo?"agatha berbalik menghadap seseorang tersebut dengan wajah datar nya
"lo ga ingat gue..queen dark moon"
bersambung
jangan lupa komen dan like ya:
"ahh sekelompok yang kemarin itu,apa Lo sisa diantara yang semalam itu?harusnya gak ada yang selamat dilihat dari lambang di leher Lo...Lo wakil ketua nya ya..."tutur Agatha
"woahh....untungnya gue gak ikut kemarin,mungkin gue gak bakal bisa berdiri dihadapan Lo seperti sekarang ini,AGATHA VICTORIA"orang itu menatap sinis Agatha
"harus nya Lo ikut biar bisa tenang bersama ketua dan anggota Lo yang lainnya"
__ADS_1
"gue gak sanggup liat kelompok Lo ngehabisin kelompok gue