Akibat Menikah Muda

Akibat Menikah Muda
hubungan Joana dan Arjuna


__ADS_3

pagi pagi Joana ke kampus akan naik angkot, karena mamanya tidak bisa mengantarkan, dan Erwin pun masih berusaha bersikap baik pada Joana didepan orangtuanya. dan dengan bodohnya Joana mempercayai sikap Erwin tersebut, dan jadilah Joana kembali terdampar dipinggir jalan.


ketika dia sedang menunggu angkot, tiba tiba ada sepeda motor yang berhenti di pinggir jalan, tepat di sampingnya.


" kamu mau ke kampus Jo? " tanya pengendara sepeda motor itu. Joana menoleh ke samping.


" kamu? kok ada disini? " tanya Joana kaget.


" karena ini kan jalan umum, jadi siapapun berhak ada disini. " Arjuna tersenyum menggoda Jo.


" iya, aku tau ini jalan umum, tapi apakah rumah kamu disekitar sini juga, kok kamu bisa ada di sekitar sini, itu maksud aku. " Joana menerangkan apa yang ada dalam pikirannya dengan hati hati.


" aku tahu apa yang kamu maksud, makanya aku mau ngajak kamu untuk ikut aku sekalian, biar nggak terlambat. angkot payah lho disini. " Arjuna menawarkan Jo untuk pergi ke kampus bersamanya.


" nggak ah, nanti aku takut ada yang marah kalo tau aku ikut dengan kamu ke kampus. " tolak Joana yang mengira Arjuna adalah kekasih Liana.


" siapa yang marah Jo? nggak ada yang bakal marah Jo. ayo, nanti kamu terlambat. " Arjuna terus mengajak Jo untuk naik motornya. dan karena takut terlambat, akhirnya Jo menerima tawaran dari Arjuna tersebut.Arjuna mengemudikan motornya dengan perlahan, dia sangat bahagia sekali, karena cewek pujaannya sekarang berada bersama dengannya, di atas motornya. hatinya bernyanyi.

__ADS_1


" kenapa pelan sekali laju motor ini Jun? bukannya kamu tadi takut terlambat? " tanya Joana polos.


" nggak apa apa terlambat, kalau dihukum kan berdua, nggak malu malu amat, kalau cuma sendirian, yang akan malu nantinya Jo. " jawab Arjuna gak jelas.


" kalau bisa, nggak usah terlambat lah Jun, apalagi aku mahasiswa baru, banyak pelajaran yang ketinggalan. " Joana mulai gelisah.


" nanti aku pinjamkan catatan catatan pelajaran yang belum kamu punya. " Arjuna memberi solusi.


" wah, beneran ya, aku serius, mau pinjam semua catatan kamu ni. " ujar Joan dengan riang.


"sebelumnya Terimakasih ya Jun, kamu baik sekali, padahal kita baru kenal. " ucap Jo tulus.


" bagimu, kita baru kenal, kalau bagiku kita sudah lama sekali kenalnya Jo, sejak di acara lomba itu, aku merasa sudah mengenalmu kok. " kembali Arjuna memberi sinyal sinyal asmara. namun karena kepolosan nya, Jo tidak mengerti akan sinyal sinyal itu.


sampai di kampus, Jo berjalan dengan langkah lebar, dia benar benar takut terlambat. Arjuna yang memarkirkan motornya terlebih dahulu menyusul Jo kedalam kelas. dia langsung duduk di samping Jo.


" dasar cewek gak ada perasaan, main tinggal aja. " Arjuna berkata dengan wajah cemberut, dia pura pura marah.

__ADS_1


" eh, maaf ya Jun, terimakasih atas tumpangan tadi ya. aku takut terlambat, jadi aku langsung masuk tanpa menunggu kamu. " Jo berkata dengan malu, karena meninggalkan Arjuna tanpa mengucapkan terimakasih terlebih dahulu.


" aku maafkan, tapi,,, " Arjuna menahan kalimatnya.


Jo menunggu kelanjutan kalimat Arjuna dengan pandangan cemas.


" apa Jun? kok nggak dilanjutkan kalimatnya? jangan bikin aku jantungan deh. " Jo menatap ke arah Arjuna dengan wajah polosnya. dan itu membuat Arjuna bertambah lagi rasa cintanya. kepolosan yang jarang dimiliki oleh cewek lain.


" ha ha ha kamu ini segitu takutnya dengan kelanjutan kalimat ku ya." Arjuna tergelak memandang Jo.


" sebagai hukumannya, kamu harus ikut aku lagi pulang kuliah nanti, harus mau aku antar. nggak ada penolakan. oke? " lanjut Arjuna tegas dan lugas. Jo tentu saja bingung.


" Jun, kamu ini aneh, kalo kamu marah padaku, seharusnya kamu nggak mau ngantar aku , kok kamu malah maksa untuk ngantar aku. lucu kamu ini ya. " Jo dengan polosnya tersenyum.


" yang bilang aku marah pada kamu siapa Jo? aku nggak bakal bisa marah pada kamu Jo. kamu impian aku selama ini. ketika kamu jadi nyata, mana mungkin aku me nyia nyia kan kesempatan yang Allah berikan padaku untuk mengenalmu. " kalimat Arjuna tentu semakin membuat Jo bingung. karena Joana adalah gadis lugu yang belum pernah mengenal cinta, karena dia membatasi diri dalam bergaul, dia tidak ingin kebablasan dalam pergaulan. akhirnya dia pun tidak pernah mendengar gombalan gombalan dari para cowok cowok yang hanya ingin mengambil madu cewek saja.


" makasih ya Jun, kalo kamu nggak marah sama aku. aku senang sekali. kamu teman pertama aku disini, aku nggak mau sampai kehilangan teman." ujar Jo menarik kesimpulan kalau Arjuna tidak marah padanya. itu saja yang dia tangkap, tidak ada hal lain yang diartikan dari kata kata Arjuna tadi.

__ADS_1


__ADS_2