
Joana pulang dalam keadaan rambut yang berantakan. dan Arjuna pun tidak berani untuk mengantarkan Joana, karena takutnya Liana akan semakin mengamuk pada Jo di rumah nanti. akhirnya Arjuna hanya bisa memandang kepergian Jo dari jauh.
" sudah selesai kamu ngamuknya Li? " Arjuna bertanya pada Liana dengan suara datar, dia marah pada Liana juga pada diri nya sendiri, karena dia tidak mampu melindungi Jo yang sangat disayanginya.
" aku belum puas, kakak mengabaikan aku, kita sudah lama saling mengenal kak. tapi kamu lebih memilih dia yang baru saja kamu kenal. " Liana mengungkapkan kemarahan hatinya.
" aku memang baru mengenal Jo secara dekat, tapi aku sudah tau dia sejak sama sama ikut lomba matematika tingkat SMU dulu. dia yang sudah mencuri hatiku selama ini, dan tak sengaja aku bertemu dengannya lagi disini Li. " akhirnya Arjuna membuka rahasia hatinya pada Liana, agar gadis itu berhenti mengejarnya.
" aku tidak peduli sudah berapa lama kakak mengenal dia, tapi akulah yang selama ini selalu mencintai kakak. bukan dia. " protes Liana yang tidak mau menerima kenyataan bahwa Arjuna tidak mencintainya.
" Li, cinta pada seseorang itu tidak bisa dipaksakan, karena kalau kita memaksakan cinta kita pada seseorang, belum tentu orang itu akan bahagia bersama dengan orang yang memaksanya. " Arjuna mencoba memberi pengertian pada Liana lagi. tapi tetap nihil. hati Liana tetap tidak bisa menerima kalau dia tidak bisa bersama dengan Arjuna.
" kakak tidak bisa menolak ku, aku akan membuat kakak jatuh cinta padaku. kasih aku kesempatan kak. kalau tidak aku akan membuat Pembantu sialan itu pulang ke rumah orang tuanya. " ancam Liana putus asa. karena Arjuna yang tidak mau juga menerima cinta nya.
__ADS_1
" kita terus seperti ini saja ya, Li. aku akan terus menganggap kamu sebagai adikku. kamu mau kan Li? " Arjuna berkata dengan lembut untuk membujuk Liana yang keras kepala.
" sekarang kamu menganggap ku adik, tapi, suatu hari, maukah kamu menjadikanku lebih dari itu kak? " tanya Liana dengan semangat.
" hanya Allah yang bisa membolak-balikkan hati manusia Li. jadi aku tidak bisa menjanjikan apapun padamu Li. " Arjuna menjawab dengan hati hati.
" pokoknya aku tidak mau tau, kakak harus mencintai aku besok besok. " Arjuna sudah tidak bisa menjawab lagi, dia hanya menghela nafas.
" kakak ngantar aku pulang ke rumah kan? " Liana dengan semangatnya langsung melangkah di samping Arjuna.
" iya, ayo. " dan dengan terpaksa Arjuna pun mengantarkan Liana pulang. dia hanya mengantarkan Liana sampai gerbang.
...****************...
__ADS_1
Arjuna termenung di kamarnya, setelah mengantarkan Liana pulang. Dia mengambil ponselnya, dan mencari nama Jo dikontak nya yang sudah di pintanya kemaren.
beberapa kali deringan, panggilan pun diangkat oleh Jo.
" assalamu'alaikum " Jo memberi salam.
" Wa alaikum salam Jo, aku mau minta ma'af masalah tadi siang. " dengan hati hati Arjuna meminta maaf.
" nggak ada yang perlu dimaafkan kok Jun. dan kamu nggak ada salah apapun. " dengan lapang hati Jo mengatakan hal itu.
" aku yang salah Jo, karena kamu sama aku, makanya Liana marah pada kamu sampai segitunya. " Arjuna kekeh.
" dan maafin aku, aku mungkin gak bisa dekat dekat dengan kamu sementara ini, karena aku nggak mau kalo sampe Liana malah tambah marah pada kamu. " Arjuna berkata dengan lirih.
__ADS_1