Akibat Menikah Muda

Akibat Menikah Muda
Joana kembali


__ADS_3

setelah menceritakan apa yang terjadi pada dirinya dan atas petunjuk polisi yang mengarahkannya ke rumah ini, maka si empu rumah pun mempersilahkan Joana untuk masuk menunggu para penjemput nya.


" mari silahkan masuk dulu nak, kita tunggu di dalam saja dulu. " ajak wanita paruh baya itu.


" iya bu, Terima kasih. " Joana mengangguk hormat.


" siapa nama kamu nak? " tanya wanita itu lagi.


" saya Joana bu. " Joana menjulurkan tangannya pada si ibu.


" saya Rossy. " ibu itupun menyebutkan namanya.


mereka mengobrol kesana kemari, hingga satu jam tidak terasa setelah kedatangan Joana tadi.bu Rossy tinggal bersama dengan suaminya, pak Ahmad, mereka mempunyai anak yang sedang bekerja di kota. mereka berdua menyuguhkan makanan sederhana pada Joana yang kebetulan sangat lapar, karena dari siang tidak makan.


Joana yang memang sudah terbiasa hidup sederhana tentu saja tidak kaget dengan makanan tersebut. setelah makan, terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah itu. dan ada langkah kaki yang mendekati pintu.

__ADS_1


" assalamu'alaikum " sang polisi yang datang bersama dengan orang tua Joana mengucap salam.


si ibu yang mendengar suara dari luar mengernyitkan dahi, dia seperti mengenal suara itu. dan bergegas dia keluar untuk membuka pintu, dan ternyata benar, suara diluar adalah suara Rahman,anak kesayangan yang telah beberapa tahun tidak pulang. bu Rossy terdiam menatap putranya.


" ibu,, " langsung dipeluk nya bu Rossy yang hanya diam mematung. " maafin Rahman bu, karena baru datang setelah beberapa tahun tidak pulang. " Rahman menangis dalam pelukan ibunya.


" kamu itu nak? " pak Ahmat mendekat ke arah dua orang yang saling berpelukan itu.


Rahman pun melepaskan pelukan pada ibunya dan beralih pada bapaknya.


" maafin Rahman pak. " Rahman mencium tangan tua bapaknya.


" Rahman bekerja di kota pak, dan Alhamdulillah, Rahman akan membuat ibu dan bapak bangga. " ujar Rahman sambil mengusap air matanya.


kedua orang Joana dan Joana pun hanya menjadi penonton karena terkejut melihat adegan didepan matanya. adegan yang mengharukan. walaupun mereka sendiri pun juga pada posisi yang baru dipertemukan setelah penculikan yang terjadi siang tadi.

__ADS_1


Joana dan kedua orang tuanya pun saling berpelukan sendiri setelah melihat mereka yang melepas rindu.


" kamu dengan siapa nak? kenapa bersama orang tua juga? apakah mertuamu? " pak Ahmat bertanya karena belum mengerti dengan apa yang terjadi.


" ini adalah bu Anggun dan pak Anggara pak. mereka adalah orang tua dari gadis yang ada bersama kalian. " Rahman memberi tahu kan. mereka pun terdiam, karena merasa ajaib dengan kejadian hari ini. mereka menemukan anak mereka yang telah pergi setelah beberapa tahun tidak pulang.


" maksud kamu? " bu Rossy masih belum faham.


" Joana, gadis ini diculik tadi siang, dan ternyata dikurung di pondok ujung desa. dan syukurnya adalah Rahman yang ditugaskan untuk membantu mencari Joana, sehingga ketika Joana menunjukkan lokasinya tadi, Rahman langsung mengenali tempat itu, dan menyuruh dia kesini."Rahman bercerita pada orang tuanya.


pak Anggara dan bu Anggun yang sedang memeluk Joana pun menyalami bu Rossy dan pak Ahmat.


" saya sangat berterimakasih kalian mau menerima anak saya, sehingga dia tidak kebingungan ditempat asing ini. " ucap bu Anggun .


"itu bukanlah hal yang besar, kita sebagai sesama manusia harus saling tolong menolong kan? " bu Rossy tersenyum ramah pada para tamunya.

__ADS_1


" ayo masuk, kita ngobrol dulu di dalam " ajak pak Ahmat pada mereka. Rahman pun langsung melangkah masuk. dia memandang ke seluruh ruangan, rumah yang sudah beberapa tahun ini di tinggalkannya, tidak ada perubahan yang berarti dalam rumah orang tua nya ini.


mereka mengobrol dengan penuh keakraban. dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, pak Anggara pun memaksakan untuk. pulang malam itu, dia sudah memberi kabar pada kakek Suseno tentang Joana yang sudah ditemukan. jam satu malam mereka sampai di rumah.


__ADS_2