Akibat Menikah Muda

Akibat Menikah Muda
penculikan Joana


__ADS_3

siang itu, Joana baru saja turun dari taksi online sepulang dari kuliah. dia terkejut karena tiba tiba dia ditarik oleh dua orang bertopeng dan membawanya kedalam sebuah mobil hitam. Satpam yang sedang berjaga pun tidak dapat menghentikan nya karena kejadiannya sangat cepat. dia yang hanya sendirian pun panik dan menelpon pak Anggara sebelum dia sendiri menyusul mobil yang membawa Joana pergi.


" halo Supri, kamu dimana sekarang? " pak Anggara bertanya dengan nada yang panik.


" saya kehilangan jejak pak. sekarang saya ada dijalan Anggrek, tadi saya terhalang oleh Ambulance yang lewat di depan saya pak. maaf. " Jawab Supri takut.


" ya sudah, kamu sekarang pulang dulu. kita coba lihat CCTV yang ada didepan rumah. " perintah pak Anggara.


" baik Pak. " jawab Supri singkat. dan segera pulang ke rumah majikannya.


Supri sampai di rumah berbarengan dengan bu Anggun yang sudah ditelpon oleh pak Anggara, pun dengan dua kakeknya Joana sudah dikabarin oleh pak Anggara.


" bagaimana kronologis nya Pri? " bu Anggun langsung bertanya pada Supri yang baru turun dari motornya.

__ADS_1


" lebih baik kita lihat CCTV aja. " pak Anggara langsung masuk ke ruang monitor. dia mengotak atik layar laptop dan memeriksa sesuai jam kejadian tadi. dilihat nya ada dua orang bertopeng yang turun dari mobil berwarna hitam, mereka tampak menarik Joana ke dalam mobil, dan terlihatlah plat kendaraan tersebut.


pak Anggara dan bu Anggun segera bergerak ke mobil mereka dan menuju kantor polisi. mereka memberikan bukti rekaman Cctv pada polisi untuk melengkapi laporan mereka.


...****************...


sementara Joana dibawa ke suatu tempat terpencil di kaki gunung, diujung desa. dengan tangan terikat, dia dibiarkan dalam sebuah pondok bambu. pondok dalam keadaan terkunci dari luar, sehingga tidak memungkinkan bagi Joana untuk kabur.


" tolong,,, " Joana berteriak sekencang kencangnya.


Joana hanya menangis ditengah kebingungan nya. " siapa yang sudah melakukan ini padaku? hiks hiks hiks. "dia terus menangis. dengan segala usaha, akhirnya dia berhasil melepaskan ikatan ditangannya. diapun mencari cari sesuatu yang bisa membantunya untuk membuka pintu pondok ini. disudut ruangan dilihat nya ada sebatang linggis yang sudah berkarat tanda benda itu sudah sangat lama berada di sana. diambilnya linggis tersebut dan mulai mencari celah, bagaimana cara dia membuka pintu ataupun jendela, dicongkel nya celah celah antara pintu dan jendela, karena memang sudah rapuh, akhirnya dalam. waktu yang tidak terlalu lama, Joana berhasil membuka engsel jendela.


" Alhamdulillah, terimakasih ya Allah, " Joana mengucap syukur. dan bergegas dia keluar dari jendela.

__ADS_1


hari sudah mulai gelap, dan untungnya para penculiknya tidak mengambil ponsel dalam sakunya, mereka hanya mengambil tasnya saja, dan entah dibawa kemana. dibukanya ponselnya, banyak sekali panggilan dari orangtuanya, bahkan kakek dan opanya ikut menelpon. diapun menelpon mereka kembali, karena dia tidak ingin membuat mereka khawatir.


" Assalamu'alaikum Jo, kamu dimana nak? kamu tidak apa apa? "bu Anggun yang ditelpon langsung memberondong pertanyaan pada Joana. putri yang sedang dalam pikirannya.


" Alhamdulillah, Jo baik baik saja ma, tapi Jo bingung sekarang ada dimana. Jo nggak tau arah pulang nya ma. " jawab Jo


"'sekarang kita video call aja, biar kami tau dimana keberadaan kamu nak. " teriak pak Anggara yang mendengar anaknya menelpon.


dan panggilan pun beralih ke panggilan video. dengan bantuan cahaya rembulan, Jo bisa bejalan perlahan.


" saya sepertinya tahu tempat ini. kamu terus saja melangkah ke depan, nanti ada rumah diujung jalan, kamu bisa berhenti dan numpang dulu di sana menjelang kami menjemput kamu. " ujar seorang polisi yang kebetulan ada bersama mereka. karena mereka memang sedang mencari keberadaan Joana.


dengan arahan dari polisi itu, akhirnya Jo sampai di rumah yang dimaksud.diketuknya pintu rumah yang tertutup tersebut.

__ADS_1


" Assalamu'alaikum, permisi. " Jo berusaha memanggil tuan rumah. beberapa kali ketukan, barulah pintunya dibuka dari dalam.


"Wa' alaikum salam salam," sahut seorang ibu yang membuka pintu dari dalam. diteliti nya Joana yang berdiri didepan pintu, seperti pengembara, dengan pakaian lusuh dan kelihatan Sangat kelelahan.


__ADS_2