Akibat Menikah Muda

Akibat Menikah Muda
Joana mencari orang tua kandung


__ADS_3

dengan uang yang diberikan oleh pak Surya, Joana akhirnya memberanikan diri pergi untuk mencari orang tua kandungnya. pak Surya bukan bermaksud mengusir anak yang sangat disayanginya itu, tetapi mereka berharap masa depan Joana akan lebih baik jika bersama orang tua kandungnya.


setelah lama termenung di taman, Joana kembali melangkahkan kakinya. sudah cukup tangisnya, sekarang dia akan coba menyongsong bahagia.


dengan alamat yang diberikan oleh orang tuanya melalui sepucuk surat itu, Joana mencoba bertanya pada orang orang yang ada di taman tersebut. dan ternyata , langsung ditunjukkan oleh orang yang ditanya karena alamat itu memang tidak jauh dari sana. berjalan perlahan, Joana terus memperhatikan, rumah besar dengan cat berwarna biru.


" mungkinkah rumah di depanku ini? " pikir Joana. dia terus memperhatikan rumah itu. sangat bagus dan mewah. Joana mendekati rumah itu dan berhenti didepan pagar yang kebetulan ada pos satpamnya.


" permisi pak, " sapa rindu pada satpam yang sedang melihat nya itu. dan kemudian mendekatinya.


" cari siapa neng? "sapa satpam yang berusia setengah baya itu.


" pak, saya mau bertanya, boleh? "Joana bertanya dengan lembut dan sopan.


" iya neng, silahkan, " pak satpam mengangguk, mempersilahkan Joana untuk bertanya.


"em, saya bingung mau nanyanya pak. "

__ADS_1


" kok, bingung neng, kalo neng bingung, saya lebih bingung lagi neng. bapak satpam mencoba mengajak Joana bercanda. sebelum Joana sempat mengucapkan pertanyaan nya, muncul seorang ibu cantik dari dalam rumah. dia memperhatikan satpam yang sedang berbicara dengan seorang gadis cantik. lalu ibu cantik itupun mendekati mereka.


" cari siapa Yud ? " si ibu bertanya pada satpamnya.


" satpam yang bernama Yudi itupun menoleh kesamping karena terkejut atas keberadaan majikannya yang tiba tiba sudah berada di sampingnya.


" nggak tau bu, dia belum sempat bilang mau cari siapa. " Yudi menjelaskan. bu Anggun pun tersenyum kearah Joana.


" kamu mencari siapa nak? " bu Anggun bertanya dengan ramah pada Joana.


" saya mau cari pekerjaan bu. " akhirnya Joana pun berbohong.


" oh, mau cari pekerjaan, ayo masuk. kita ngobrol didalam saja yuk. Yud, buka pintunya . " perintah bu Anggun pada Yudi.


" baik bu, " Yudi langsung membuka pintu gerbangnya, dan mempersilahkan Joana untuk masuk.


bu Anggun langsung menyodorkan tangannya pada Joana.

__ADS_1


" saya Anggun, panggil saja ibu ya, " ucap bu Anggun ramah.


" iya bu, nama saya Joana bu. " Joana pun menyebutkan namanya dan bu Anggun langsung memperhatikan Joana dari atas ke bawah.


" nama panjangnya siapa nak? " tanya bu Anggun yang merasa tidak asing dengan nama itu.


" Joana aja bu, dari kecil bapak dan ibu saya memanggil saya seperti itu. " Joana yang menyadari kalau bu Anggun sudah menyadari tentang dirinya pun mencoba untuk menutupi jati dirinya dulu. dia ingin mengetahui alasan dirinya dibuang dari bayi.


" oh, begitu ya. ya sudah, ayo masuk nak. " bu Anggun menuntun Joana, yang langsung disayanginya itu.


" kamu bawa tas, berarti kamu niatnya untuk nginap juga kan nak? " bu Anggun kembali meneliti Joana.


" iya bu, saya mencari pekerjaan yang nginap, karena rumah saya jauh dari sini bu, tiga jam naik kendaraan. " Joana menjelaskan.


" itu bagus, karena saya akan ada teman kalo kamu nginap disini Jo. " bu Anggun membelai pundak Joana.


"ayo masuk, jangan malu malu ya. anggap saja seperti berada di rumahmu sendiri ya. " bu Anggun tersenyum yang dibalas oleh Joana dengan senyuman lagi. Joana melihat ibunya adalah orang baik. kok dia tega sekali membuang dirinya dari masih bayi. itu yang masih menjadi pertanyaan nya.

__ADS_1


__ADS_2