Aku Diantara Mereka

Aku Diantara Mereka
Follow


__ADS_3

"Haaahhh sungguh hari yang panjang." ucap Anin saat akan memasuki rumah.


"Ehh, udah pulang.." ucap mama Lina melihat Anin masuk rumah


"Iya ma.. Aku langsung masuk ke kamar ya ma." ucap Anin setelah salam dengan mamanya.


"Iya sana gih" ucap mama Lina


Anin pun berlari ke kamarnya. Dia mandi untuk membersihkan diri. Lalu setelah selesai mandi, dia merebahkan badannya di kasur. Dia mengingat ingat kembali kejadian hari ini. Tanpa sadar ia tersenyum sendiri saat mengingat tingkah konyol Gavin. Dia mengambil ponselnya lalu membuka foto Gavin yang tadi ia potret diam diam. Dia terus saja memikirkan kejadian hari ini. Dia bahkan mengingat ingat, siapa nama panjang pria yang konyol itu.


Gavin Aditya Wira, dia pun mengingatnya, walau dia merasa kesal pada pria itu, tapi wajah Gavin membuatnya tak bisa membohongi diri sendiri. Wajahnya begitu tampan dan tak bisa membuat orang lain lupa akan hal itu, bahkan ada insiden yang memalukan. Dia tanpa sengaja mencium pipi Gavin dan membuatnya seperti orang gila sendiri, dia pun tersenyum saat mengingatnya.


Lalu dia memainkan ponselnya dan dia menemukan poster pameran seni yang akan diadakan 3 hari lagi.


"Wahh wahh aku harus pergi ke sana. Aku akan mengajak Firli apakah dia mau atau tidak yaa.." ucap Anin bergumam sendiri. Dia pun langsung menelpon Firli, namun sangat disayangkan Firli tidak bisa menemaninya, karena 3 hari kemudian dia harus menghadiri pesta ulang tahun anak dari teman papanya.


Anin pun sangat menyayangi hal itu. Tapi dia tidak menyerah, dia akan tetap datang melihat pameran seni itu, walaupun sendirian.


Dia pun kembali memainkan ponselnya, tanpa sengaja pikirannya memikirkan hal konyol. Dia pun mulai mengetik nama panjang Gavin di kolom pencarian, lalu dia menemukan akun Gavin. Ntah apa yang dia rasakan sekarang, haruskah senang atau kesal. Intinya dia sangat ingin tau tentang kehidupan Gavin. Dia melihat lihat semua foto yang ada di akun tersebut, kebanyakan adalah objek fotografinya, tapi ada beberapa foto Gavin yang membuat hatinya bergetar.


"Ternyata dia fotografer." ucap Anin dalam hati.


Dia pun terus menscroll akun Gavin hingga matanya mulai berat, dan mengantuk.


"Heh, hari yang konyol." ucap Anin lalu dia pun tertidur. Ponselnya tergeletak masih ia pengang dan masih berada di akun Gavin. Tanpa ia sadari ibu jarinya memencet tombol 'follow'. Lalu dia pun mulai memasuki dunia mimpi....


---


Di kamar Gavin...

__ADS_1


"Haahh capek gua.." ucap Gavin merebahkan badannya di kasur.


Dia pun mengambil kameranya, dan melihat lihat hasil jepretannya. Dia terus melihat lihat, hingga ia berhenti pada sebuah foto. Yaitu foto Anin yang sedang menggambar. Dia tersenyum melihat foto itu seraya berkata


"Kapan kita akan bertemu lagi yaa? gue lupa nanya nomor lo lagi." ucap Gavin dia masih memandangi foto Anin dengan seksama


"Lucu juga." ucapnya dalam hati.


Tring..


Tiba tiba ponselnya berbunyi, dia langsung melihat notifikasi apakah itu. Gavin sangat terkejut, dia merasa sangat senang melihat notifikasi itu. Ya, notifikasi Anin memfollow akun Gavin. Dia langsung membuka aplikasi dan melihat akun Anin terlebih dahulu, dia sangat penasaran. Kebanyakan adalah foto dari gambar gambar Anin, dan ada beberapa foto Anin. Gavin tak hentinya menatap gadis cantik yang imut itu. Langsung saja Gavin 'memfollow back' akun Anin. Dan dia langsung mengirim pesan


"Hai" pesan Gavin pada Anin. Gavin pun menunggu balasan, dia terus saja menunggu. Hingga dia memutuskan untuk mandi dahulu.


10 menit kemudian dia pun keluar dari kamar mandi. Dia mengecek kembali ponselnya, tapi tak ada balasan dari akun yang bernama Anindita Safina itu. Akhirnya dia pun memutuskan untuk tidur.


--


"Aaaaaaaaaa..... Apa ini... Kenapa bisa begini.. Yaampun" ucap Anin langsung bangun dari tempat tidurnya karena terkaget


"Aaaaaa apalagi inii... Dia bahkan udah ngirim pesan... duuhhh bodoh bodoh bodoh.. Anin bodoh... Kenapa bisa ke follow begini" ucap Anin panik, takut, malu, benar benar perasaan yang bercampur aduk..


"Bales apanih bales apanih... Tapi harus dibales ga yaa... Aduuhhh bingung nihh..." ucap Anin kebingungan sambil bulak balik.. dia terlihat begitu stress.


"Ah aku ada ide" ucap Anin terpikir ide cemerlang


"ini siapa ya?" Anin pun langsung mengetik pesan untuk membalas pesan dari Gavin.


Anin berpikir pura pura tidak kenal adalah cara terbaik untuk mengatasi ini semua. Lalu dia pun merasa begitu tenang setelah mengirim pesan itu, lalu dia melanjutkan tidurnya karena memang dia sebenarnya masih mengantuk. Dia memejamkan matanya beberapa saat, 2 menit kemudian dia langsung terduduk kaget. Ia menyadari bahwa dia telah salah mengirim pesan balasan

__ADS_1


"Kan aku yang ngefollow dia duluan, terus aku nanya dia siapa, gak masuk akal dongg... aduhh mana udah kekirim..


Oh iya, unsend aja deh..


Whaatt... aduhh gimana nih.." ucap Anin


---


5 menit yang lalu


"Hoaammm... tidur yang sangat nyenyak..


Hmm ada kegiatan apa ya gue. Ehiya chat yang semalem udah dibales blom ya.." ucap Gavin sambil melihat ponselnya, dia mengecek pesan yang ia kirim semalam. Namun dia sangat kecewa karena belum ada balasan dari Anin.. dia pun meletakkan ponselnya di sebelah bantal lalu dia ke kamar mandi untuk mencuci muka. Tak lama kemudian dia keluar dari kamar mandi. Saat dia sedang mengeringkan muka nya


Tring..


Gavin langsung berlari menuju ponselnya dan melihat notifokasi itu. Dia begitu senang, tapi juga bingung


"Dia beneran ga kenal gue? hmmm


apa kerjain aja ya.." ucap Gavin tersenyum jahat.


Bersambung...



Hai readers. Maap baru apdet lagi nih..


Ohiya jangan lupa like and comment yaww

__ADS_1


lop yu all 🌷🌷


__ADS_2