
Max yang telah sampai keruangan kerja miliknya berdiri menghadap jendela yang menampakkan pemandangan gedung-gedung tinggi dan suasana kota. Kejadian tadi membuatnya menyadari akan kegemarannya bermain dengan perempuan mungkin akan menjadi masalah untuk masa depan nya nanti.
Tok
Tok
Tok
"Masuk"
Clek
Lukas yang melihat max hanya memandangi pemandangan diluar hanya bisa menghenyitkan dahi. "Kenapa bro?" Tanya Lukas heran.
Max diam membisu untuk beberapa saat. "gue ketemu sesil tadi di bawah." Ujarnya tanpa menoleh kearah Lukas.
Lukas yang paham maksud max, mulai memahami apa yang telah terjadi tadi. "Lalu bagaimana? Apa wanita itu telah mengumbar aib nya sendiri?" Tebak Lukas.
"Yup, wanita itu telah mengumbar aib kami di depan banyak orang." Jawab max dengan santai nya.
"Apa yang akan elo lakukan sekarang?" Tanya Lukas
"Entahlah, gue sendiri bingung harus bagaimana. Masalah gue sendiri sudah banyak. Belum lagi masalah yang sudah di buat oleh Claudia." Terang max.
"Mau apa lagi wanita itu?" Tanya Lukas.
"Claudia ingin mengambil alih semua perusahaan yang sudah diwariskan buat anak-anak." Ucap max jujur.
__ADS_1
"Gil*.... Seenaknya saja mau mengambil hak anak-anak." Geram Lukas dengan kesal. "Lalu gimana respon Daddy dan mommy?" Tanya Lukas kembali.
"Mommy dan Daddy menolaknya. Claudia menghubungi gue semalam dan minta agar supaya gue segera kembali dan berbicara dengan Daddy dan mommy supaya Daddy menyetujui permintaan Claudia." Ungkap max sambil menatap pemandangan didepan nya.
"Dan elo setuju? Elo jangan gila max. Claudia sudah mendapatkan salah satu perusahaan milik daddy. Dan sekarang dia mau meminta perusahaan hak anak-anak? Buat siapa? Buat dia atau buat selingkuhan dan anak-anak mereka? Udah cukup elo selama ini di manfaatkan sama mereka. Come on max. Elo jadi laki-laki jangan mau di bodoh-bodohin terus hanya karena cinta. Elo udah tahu gimana Claudia. Jangan jadikan anak-anak sebagai alasan buat elo untuk tidak mau berpisah dengan Claudia. Elo seharusnya mengambil tindakan. Dan gue rasa anak-anak juga pengen elo mendapatkan kebahagiaan." Ujar Lukas penuh dengan kekesalan lalu pergi meninggalkan max yang sedang berdiri menatap luar dengan tatapan kosong.
****Flashback
"Claudia mau kah kamu menikah dengan ku?" Tanya max penuh dengan pengharapan.
"Hmmmmm... Tapi max, kamu tahu kan kalau aku ini belum berpisah dengan Edward. Bagaimana mungkin aku menikah dengan kamu?" Ungkap Claudia dengan raut wajah yang bingung.
"Bukan kah kamu saat ini sedang mengurus proses perceraian kalian bukan? Setelah kalian berpisah kita akan langsung menikah. Bagaimana apa kah kamu mau menjadi istri dan anak-anak ku kelak?" Tanya max kembali melamar Claudia. Rasa cinta nya terhadap Claudia membuat max kehilangan akal dan pikirannya.
Claudia merupakan cinta pertamanya sejak semasa sekolah dulu, kedua orang tua max sangat tidak menyetujui hubungan mereka. Tak beberapa lama max mendengar kalau Claudia telah menikah dengan laki-laki lain. Hal itu lah yang membuat max mulai bermain wanita, karena tingkat laku max yang sudah tidak bisa di kontrol, orang tua max terpaksa mengirim max untuk kuliah di Amerika bersama Lukas. Hingga akhirnya max menyelesaikan kuliah nya dan kembali ke negara asalnya untuk mulai mengelola perusahaan milik daddy. Lalu tanpa sengaja max bertemu kembali dengan Claudia yang saat itu sedang bermasalah dengan suaminya. Claudia menceritakan bagaimana kehidupan nya serta kondisi rumah tangga nya. Yang membuat max ingin kembali memiliki Claudia serta ingin melindungi dan membahagiakan nya.
"Aku.... Aku mau max, tapi kamu harus menunggu sampai aku bercerai dengan suami ku." Jawab Claudia bahagia.
Hari terus berganti hingga akhirnya sidang memutuskan Claudia resmi bercerai dengan Edward, dan hak asuh kedua anak mereka jatuh ke tangan Claudia. Dan Edward diwajibkan membiayai semua kebutuhan kedua anaknya. Setelah perceraian Edward dan Claudia, max langsung melamar Claudia dan menyelenggarakan pesta pernikahan yang sangat mewah sesuai dengan impian Claudia. Biaya pernikahan yang sangat fantastis serta mahar yang sangat mahal. Max lakukan semuanya karena rasa cintanya yang dalam terhadap Claudia.
Max merasa bahagia dengan pernikahannya bersama Claudia, terlebih lagi ketika Claudia melahirkan dua putri yang sangat cantik dari hasil pernikahan mereka yang di beri nama Alicia Smith dan Elizabeth Smith.
Max memberikan kasih sayang nya secara adil untuk kedua putrinya dan juga putra putri dari Claudia dan Edward. Bahkan max memberikan fasilitas mewah serta pendidikan yang elit untuk kedua anak sambungnya.
Max memberikan apa pun yang Claudia inginkan selama Claudia bahagia. Mobil mewah, Mansion, perhiasan mahal bahkan max memberikan beberapa saham miliknya untuk Claudia dan putra putrinya sambungnya untuk masa depan mereka.
Hanya saja cinta max yang tulus dibalas dengan perselingkuhan yang dilakukan Claudia. Claudia diam-diam masih berhubungan dengan mantan suaminya dengan alasan anak. Bahkan Claudia mengalihkan beberapa saham atas nama milik nya menjadi milik Edward.
__ADS_1
Mengetahui hal tersebut mommy dan Daddy langsung memarahinya. Bahkan Daddy langsung memerintahkan kepada Lukas untuk mengambil alih semua saham atas nama max dan mengambil alih semua perusahaan yang selama ini max pegang. Dan Daddy hanya memberikan salah satu anak perusahaan kepada max untuk membiayai semua kebutuhan max dan keluarganya.
Tapi karena desakan dari Claudia yang meminta kepada max agar dirinya lah yang mengelola perusahaan sehingga membuat max menyerahkan perusahaan itu untuk dikelola oleh Claudia.
****
"Max... Woy... Max..."
Max yang tersentak mendengar panggil dari Lukas langsung tersadar dari lamunannya. "Kenapa?"
"Yeee... Nih anak, malah bengong." Omel Lukas kesal karena max tidak mendengarkan apa yang dia kata kan dari tadi.
"Jadi sekarang mau elo gimana?" Tanya Lukas. "Elo mau balik?"
Mendengar pertanyaan dari Lukas max hanya bisa menghenyitkan dahinya "Daddy belum ada perintah buat gue balik kan?"
Mendengar pertanyaan dari max, Lukas langsung menjawab "Daddy belum ada perintah buat elo balik kesana."
"Ya kalau gitu buat apa gue balik. Daripada nanti gue dibunuh sama daddy. Mending nanti saja kalau Daddy yang menyuruh gue untuk balik."
"Lalu gimana dengan data yang pernah gue minta sama elo?"
"Nih... Semua data yang elo minta." Jawab Lukas sambil meletakkan berkas ke atas meja. "Dia wanita baik-baik. Bukan seperti wanita yang selama ini elo kenal." Ujar Lukas sambil meninggalkan ruangan.
Setelah kepergian Lukas, max membalikan badan nya dan menatap berkas yang ada diatas meja. Lalu berjalan menuju kursinya dan mengambil serta membacanya. Setelah membaca Max lalu mengambil handphone dan langsung menghubungi seseorang.
(Luk, hubungi Daddy dan minta Daddy untuk mencarikan gue lawyer.)
__ADS_1
(Ok)
Setelah meletakkan handphone nya kembali max memutar kursinya dan kembali menatap pemandangan dari ruang kerjanya. "Semoga ini yang terbaik" gumam max.