AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU

AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU
Peraasaanku


__ADS_3

Beberapa orang terlihat sibuk berlarian,sebagian bermain bola kaki di pasir.Ada juga yang berjalan berdua.Yang berdua itu sepertinya sedang kasmaran.Tak peduli orang yang sekitar mereka.Mungkin,mereka pikir pantai ini milik mereka.Orang-orang yang sedang jatuh cinta memang suka seperti ini.


Seperti biasa,Adit melakukan ritual sebelum menikmati senja.Menghirup udara pantai,merasakan buliran udara bercampur garam menyusup melalui air laut yang menguap itu masuk mengaliri paru-paru.Memejamkan mata dan menikmati hening,beberapa saat kemudian barulah ia mengeluarkan kamera dari tas.Berharap sebentar lagi senja datang dengan kisah.Kali ini ia menikmati Senja di pantai bukan lagi digunung.Kisah yang akan ia abadikan dalam rekaman lensa,ia selalu memaknakan senja sebagai hal istimewa.Bagi Adit,senja punya banyak wajah.Ia percaya,disisi lain senja akan bermakna bahagia.


Meski selama ini yang ia tahu senja adalah rasa sedih yang menutup kisah dengan cara sendiri.Senja ibarat perpisahan yang di lakukan dengan warna warni.Perpisahan yang di rayakan dengan membakar langit.Memburaikan bias cahaya berwarna di gumpalan langit.Memburaikan bias cahaya berwarna digumpalan awan.Cahaya berwarna yang akhirnya saling melepaskan,saling meninggalkan .Senja adalah bagian dari perpisahan yang manis juga dramatis.Meski sebenarnya perpisahan tetap memisahkan,dan yang terpisah pasti selalu diiringi sedih Diakui atau tidak begitu adanya.


Dulu Adit dan Anila suka menikmati senja di pegunungan dan pantai ini.Sejak Anila pergi selamanya ,ia harus menikmati senja bersama kenangan.Bersama luka .sesekali bersama air mata yang ia tahan agar tak tumpah dipelopak mata.Air mata yang jatuh ke dalam dirinya.Membenamkan rasa sedih yang sudah di relung batin.

__ADS_1


Disetiap tempat yang pernah didatangi dengan seseorang yang berarti.Tempat itu akan selalu menyimpan banyak arti.Adit terkadang merasa dia masih melihat Anila berlari dengan wajah senang.Mengejarnya dengan kelelahan lalu kemudian cemberut.Adegan-adegan yang meski tidak terekam lensa kamera,tetapi direkam oleh ingatan sepenuh jiwa.


Rasa rindunya ia abadikan dalam sepi jepretan yang ia ambil.Membayangkan selalu ada Anila dalam setiap foto senja yg ia rekam.Meski tidak ada yang bisa melihatnya.Hanya Adit yang bisa memaknai.Ia bahkan sesekali memejamkan mata untuk memotret langit dan membayangkan raut wajah Anila.


Hal hal semacam itu tak pernah di duga Adit.Ia juga tak terlalu banyak berharap orang-orang akan sedemikian antusias dengan hasil jepretannya.Bagi Adit,Anila adalah alasan kenapa ia masih sering mengunjungi senja dipantai itu,kenapa ia masih sering memotret di sana.


Setelah oerpisahan,selalu ada kemungkinan kisah baru yang datang lebih indah.Kadang kita hanya tidak melapangkan dada menerima semuanya.Ada hal-hal justru tidak terlihat,tetapi ia begitu nyata.Selepas kehilangan,akan selalu ada kedatangan yang lebih indah,atau lebih buruk.Kita tetaplah orang yang berhak memilih jalan seperti apa yang ingin kita tempuh setelah itu.

__ADS_1


"Dia perempuan yang pernah kutemukan disini.untuk apa pertemuan itu sesungguhnya?"Adit membatin,bertanya pada ingatan yang melintas di pikiran.Ingatan perihal pertama kali bertemu Lisda.Pertemuan yang tak begitu indah,tetapi cukup berkesan baginya.


"Sepertinya dia lucu juga." Adit Tersenyum.


Sejenak mengingat Lisda.Tiba-tiba pikirannya kembali pada Anila.Ada perasaan sedikit aneh,kali ini ia tidak merasakan sedih seperti biasanya saat mengingat perempuan itu.Entah kenapa ia mulai merasakan sesuatu yang berbeda saat ingatan tentang Anila dan Lisda datang secara bersamaan.


Senja yang terbakar itu sudah usai.Ia masih ingin disana untuk beberapa saat lagi.Untuk menikmati perasaan perasaan baru yang merasuki perasaanya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2