AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU

AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU
Benci


__ADS_3

Hari demi hari ia terus berusaha menahan diri.Mencoba menghibur dirinya.Rasa benci pun kini muncul seketika dengan apa yang kini ia dapatkan.Rasa benci kian menggunung.Menimbulkan rasa sesak di dada yang perlahan semakin menyakitkan.Rasa sakit yang sungguh tidak dapat ia tahan karena melihat masa lalunya bersama sahabatnya dan yang kini ia harapkan untuk menghapus masa lalu itu juga melukainya. Bercampur aduk menjadi tetesan-tetesan bening yang mangaliri pipinya.Hatinya sakit.Jiwa itu rapuh.Lelaki yang baru muncul di hidupnya pun tidak menjaga apa yang ia titipkan.Tidak lagi memeluk hati yang ia dekapkan.Lelaki itu mengepingkan harapannya.Mengcampakkan impiannya.


Direbahkan tubuhnya diatas kasur.Ingatan tentang masalalu dan lelaki itu masih saja membuat dada sesak.Ia pun tak habis pikir kepada lelaki di masa lalunya itu.Bukankah cinta yang ia berikan pada lelaki itu selama ini adalah cinta terbaik yang ia miliki?perasaan yang ia curahkan adalah perasaan paling indah yang ia punya.Semua kesungguhan dengan sungguh ia tunjukan.Perjuangaan apa lagi yang bisa membuat lelaki itu meragukannya?walaupun sebelum itu ia sempat mengecewakan lelaki itu.tapi bukankah semua akan menjadi lebih baik jika ingin berubah.Bahkan,dibeberapa kesempatan,ia mementingkan lelaki itu melebihi dirinya sendiri.


"...Nggak akan ada yang mampu mencintaimu seperti aku,"ucapnya.


Dadanya semakin sesak oleh emosi yang semakin tak terkendali.Air matanya terus mengaliri lekuk pipi.Ada ribuan ketidak percayaan yang menggambar disana.Pertanyaan yang sampai saat inipun masih menyiksa dadanya.


KENAPA KAMU LAKUKAN ITU PADAKU?Ia masih belum bisa memercayai kenyataan;Lelaki masalalu bahkan lelaki yang baru saja datang di hidupku pun itu tega membuatku sakit.

__ADS_1


Tubuhnya lelah,Hatinya patah.Wajah yang biasanya teduh,kini membiaskan gerimis-gerimis kesedihan.Ia terlentangkan tubuh ramping itu.Terasa semakin lemah tak berdaya.Ia ingin tertidur.Mencoba melepaskan diri dari segala rasa sakit untuk sejenak.


"Lisda,Aku harus menjelaskan ini.Rey ...."


"Udah,diam!Cukup,Rey!".Lisda terpaksa menghardik saat Rey mencoba menjelaskan apa yang terjadi.Hati terlanjur sakit membuat ia tidak bisa mengendalikan dirinya.Ia tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri saat ia belum terluka.Ia mengeluarkan suara keras,Suara menolak rasasakit itu,sekaligus menolak terlihat rapuh dihadapan lelaki yang membuat sesak dan ngilu.


orang-orang disekitar,yang melihat adegan pertengkaran mereka hanya bisa berisik-bisik dunia.Entah apa yang ada di benak mereka.Pertengkaran seorang kekasih memang selalu menjadi tontonan yang menarik,meski bukan tontonan yang bagus untuk di tonton.


Rey

__ADS_1


Rey terus meyakinkan Lisda atas segala hal yang telah ia lakukan.Semua hal yang membuat berantakan,hancur.


"Aku khilaf,sayang".


"Nggak usah panggil Sayang!Kamu bilang kamu Khilaf?Khilaf itu satu kali.Melebihi dari itu kamu sengaja.


"Lelaki itu tidak habis akal".


Rey bersimpuh didepan Lisda.Memegang jemari perempuan itu.Menundukkan kepala.Mencoba lagi meminta maaf.Perempuan yang jiwa mudanya terlalu lemah untuk menahan godaan yang lain.

__ADS_1


"Cukup, Rey!Aku pikir semuanya sudah berakhir.Aku nggak mau ngebiarin hatiku sakit lagi.aku nggak mau mati karena mencintaimu.Kamu harus tau,Hati perempuan ini sudah menjadi batu sejak kebohongan mu yang berkali kali itu.Pergi,Rey!Pergi dari Hidupku!".Ia mengalihkan pandangan dari lelaki itu.Meski pada saat yang sama.Luka datang lebih sakit tak terkira.Andai perasaanya tidak sesakit ini ,Inga ingin memeluk lelaki itu.Menumpahkan sesak dengan air mata.Tetaoi jiwanya yang terlalu dalam kecewa,menolak hal demikian.


__ADS_2