AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU

AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU
Kenangan


__ADS_3

"Heh..Jangan sembarangan,ya!"


"Pulanglah!Kamu itu nggak cocok sama senja.Senja itu menyakitkan untuk orang -orang patah hati sepertimu.Kalau kamu nggak mau merasa sakit,Pulanglah!"


Suara itu terdengar samar dari jauh.Suara hang dibawa rambatan angin dari lelaki yang semakin menjauhkan langkah.


"Lisda kemudian hanya menggerutu sendiri.Sial,siapa dia?Seenaknya sajaa menghakimiku seperti itu.


Beberapa saat berlalu,Lisda berpikir.Ia menyadari ada benarnya yang dikatakan lelaki itu.Ia datang kesana untuk menangkan perasaannya.Hak yang dia dapatkan ternyata tidak ada perasaan yang benar-benar tenang.Dalam dadanya terasa masih berkecamuk.Ia menatap langit senja yang mulai gelap seketika ingatan tentang Rey kembali hadir.


"Dai benar,Senja ini menyakitkan,"gumamnya.


Lisda berbalik badan.Ia segera beranjak berjalan menuju pulang.Rasa yang tiba-tiba menusuk jantung harus ia minimalisir agar tidak menjadi air mata lagi.


"Rey,selamat menikmati kebahagiaanmu.Aku akan berusaha untuk tetap tegar menjalani hari-hariku .Meski tanpamu lagi.Ternyata ini rasanya mencintai seseorang yang tidak menghargai kita .Sakit,sangat sakit," batin Lisda.


Ia lagi-lagi didatangi hal yang dengan keras sedang ia lupakan.Ia mencoba menolak dengan lebih keras perasaan dan ingatan itu.Hal yang tidak dia sadari;usaha semacam itu hanya akan membuatnya semakin lelah.

__ADS_1


Pagi jatuh lagi dikampung ini,Kampung yang lmambat bertumbuh.Akan tetapi,kehidupan manusia berjalan begitu cepat.Hidup manusia dan perkembangan kampung kadang tidak seimbang.Kamoung sering memperlambat perjalanan tumbuh manusia.Atay disisi berbeda manusia sering memperlambat pertumbuhan kampung itu.


Sisa hujan semalam perlahan hilang di jalanan.Hiruk pikuk bunyi pepohonan dan hewan mulai memecahkan keheningan pagi.Jalan Kampungbaru di kota Sinjai ini terlihat beberapa orang pergi bekerja,selebihnya adanhanya sekadar berjalan-jalan pagi.Beberala remaja dan orang dewasa muda terlihat Lalu lalang berkendara.Mereka mungkin ingin kesekolah atau entah ke mana.Hal yang pasti dari suasan itu,mereka semuanya terlihat terburu- buru.


Langit tampak cerah.Hujan yang jatuh semalmam benar-benae sudah tidak tersisa.Awan-awan tipis mengabut dilangit terlihat menikmati hangatnya cahaya matahari.Disudut rumah Lisda berdirii memakai baju daster berwarna hijau.Ia memegang ponsel ditelapak tangan.Mengecek sesuatu diponsel itu.Mungkin membuka media sosial atau mungkin membaca pesan singkat.Beberapa bulan kemarin ia lulus sekolah dan kini ia hanya memutuskan untuk dirumah membantu ibunya dan menemani adiknya .Ia tidak memutuskan lanjut dibangku kuliah karna mengingat keuangan keluarganya.


Pagi itu,ia tidak ingin berlarut dalam kesedihan.Meski perasaannya masih belum sepenuhnya membaik .Ia sadar.bagaimanapun hidup harus berjalan.Ia paham,segala hal yang bisa dia jalani selama ini tidak akan sama lagi mulai hari itu.Ia harus membiasakan diri tanpa Rey dan mengikhlaskan Masa lalu nya yang sempat direbut oleh sahabatnya.


"Aku harus bisa sendiri,"ucapnya dalam hati.


Lisda menarik napas.Lalu membatin, "Hari ini semua akan di mulai lagi.Ini hari pertama untuk kehidupan baru.Aku harus lebih baik dari hari sebelumnya.Rey kamu harus tau,aku bukan perempuan lemah yang bisa terus kamu bohongi.


Lelaki itu menatap gambar perempuan yang tak sengaja ia foto senja kemarin.Lelakj dengan rambut berombak agak panjang itu terlihat asyik memerhatikan sosok yang ada di kameranya.


"Perempuan yang aneh." ucapnya "Kenapa kebanyakan perempuan yang patah hati.hampir selalu mengasingkan diri saat senja digunung itu.Apa mereka nggak mikir.kalau suasana deburang angin,embusan angin digunung hanya akan mempermudah ingatan untuk kembali pada masa lalu.Dan itu hanya akan menambah rasa sakit."Batinnya.Gregetan ia sering melihat perempuan dengan pola yang sama di gunung yang sama.Perempuan-perempuan yang dilepas paksa lelaki-lelaki yang pernah mereka puja dengan kesungguhan jiwa.


Ia menatap wajahnya di cermin yang menggantung di salah satu sisi dinding.Ruangan tidak begitu besar.Tetapi cukup membuatnya merasa nyaman.Meskipun di setiap sudut dikamar terlihat berantakan.Tumpukan buku-buku,gitar,baju kotor.Kotal-kotak entah apa itu dan dua pasang sepatu ditepi dinding sementara,dimeja yang seharusnya dipenuhi oleh buku kuliah hanya ditempati gelas kosong.Gelas berisi ampas kopi yang sudah mulai mengering.sisa minuman semalam.Dan di kamar hanya ada kasur yang terletak di lantai.Menempel ke salah satu sisi dinding kamar.selain itu,di kasur masih terlihat bantai selimut yang berantakan ia bahkan sudah lupa.kapan terakhir kali ia membereskan tempat tidurnya.

__ADS_1


tiba-tiba saja ingatannya menuju seseorang perempuan yang dulu cerewet kalah dirinya tampak tidak terurus seperti sekarang.Perempuan yang dulu berhasil membuatnya menjadi lelaki super rapi.Yang memberikan parfum,pomade,dan hal-hal yang suka diabaikannya.perempuan yang ia cintai sepenuh hati.Bahkan rela mengubah penampilan dan kebiasaan demi perempuan itu.


Jatuh hati kadang memang mengubah segalanya.Termasuk kebiasaan yang sudah sangat dibiasakan sekalipun.Di akui atau tidak.Nyatanya pada banyak bagian hidup.cinta memang mampu mengubah apa pun.


Lelaki itu menyandarkan diri di punggung kursi kerja sekaligus kursi yang di gunakan untuk belajar.Ia seorang pelajar disalah satu kampus di kota Sinjai.Htinya remuk,raut wajah perempuan itu kembali mengingatkannya pada peristiwa dimasa lampau.Kejadian-kejadian yang tidak pernah ia inginkan terjadi.


perempuan yang bertandang ke ingatannya itu bernama Anila.Kekasih yang di cintai nya.Perempuan itu kini tak pernah lagi memperhatikannya.Tidak akan pernah memeluk tubuhnya.Sejak dua tahu lalu,mereka begitu sangat ingin liburan di perjalanan menuju liburan tersebut mereka kecelakaan.Kecelakaan tersebut menghancurkan badan motor yang ia kendarai.saat ia dan Anila menikmati sore diatas motor mereka.Kecelakaan tersebut merenggut perempuan yang ia cintai.


Kecelakaan tersebut juga meremukkan dadanya.


sebulan ia terlihat orang gila.Bahkan ibunya sangat khawatir.Butuh waktu satu tahun baginya untuk bisa datang ke kampus lagi.Terlalu banyak kenangan bersama Anila yang tidak bisa dilakukan dan yang paling menyakitkan ia harus melihat dengan mata kepala sendiri.perempuan uang ia cintai pergi di jemput ajal.


Ia melihat Anila terjepit motor yang ia kendarai.beberapa saat setelah kecelakaan itu memisahkan mereka.Lelaki itu terlempar ke bagian yang lebih aman.Sementara kekasihnya terhempit motor yang membuat perempuan itu tidak bisa bertahan lama.punggung Anila dihimpit patahan motor.jemarinya mencoba menggapai lelaki itu .tetapi malang,sudah tidak bisa terhindarkan.kejadian itu dengan cepat merenggut satu hal paling berharga bagi lelaki itu.


"Anila aku merindukanmu..."ucapnya


ia merebahkan diri ke tempat tidur yang berantakan itu.Fotolisda mengingatkan dia pada seseorang di masa lalu.Ia mencoba mencari cara agar segera terlelap.memaksa diri memejamkan mata,kamera yang di dalamnya ada foto Lisda terletak diatas meja disebelah cangkir sisa kopinya.

__ADS_1


kenangan memang suka begitu.Datang melalui hal-hal yang serupa.lalu mengingatkan lagi bagaimana sakitnya terluka.melelahkan dan seringkali berakhir tidak menyenangkan.


__ADS_2