AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU

AKU,KAMU,SAHABATKU,DAN ORANG BARU
Lelaki Asing


__ADS_3

Lelaki dengan kemeja kotak-kotak berwarna agak lusuh berdiri menghadap kearah gunung yang tidak begitu tinggi dan tidak jauh dari tempat pemukiman warga.Ia penyuka segala hal yang tidak disukai kebanyakan orang .Ia sering terlihat asing Dimata orang lain yang baru mengenalnya.Ia sering berdiri sendiri atau berjalan kaki sendiri ditepi pantai ini.Kali ini pun begitu.Ia melakukan hal yang sama,menikmati udara menjelang senja yang di bawa angin dari pepohonan.Sudah hampir tiga puluh menit ia berdiri di taman gunung ini.Merasakan Kencangnya Angin,menatap pepohonan dan pemandangan yang begitu indah.


Beberapa meter dari tempat ia berdiri,terlihat beberapa orang berjalan kaki.Seperti sire-sore biasanya,pantai ini selalu ramai didatangi.Disisi lain,Langit mulai melukis diri dengan warna-warna petang hari.


Ia menatap begitu dalam pada apa pun yang di tawarkan bentangan laut dihadapannya.Seperti biasa,tidak ada yang ia hiraukan.Tidak juga orang-orang yang melihat aneh kepadanya.


Sesekali ia membidik langit yang mulai kuning kelabu dengan kamera yang ada ditangannya.Ia penyuka senja dan segala misteri tentang senja.Baginya,senja tidak sekadar fase waktu dalam sehari berlaku.Baginga,senja adalah fase waktu yang membuatnya pernah melalui hal-hal besar dalam hidupnya.Hal-hal yang manis,juga pahit.Senja pernah membuatnya tersenyum.Senja pernah membuatnya hampir kehabisan air mata.


Lensa kamera mengarah ke sudut Pegunungan,pada jajaran batu-batu yang disusun menjorok ke arah Pemandangan tebing.Tempat oranv-oranb bisa duduk menikmati embusan angin dari pohon pegunungan.Lelaki itu mencoba menggambar wajah senja yang jatuh disana dengan kensa kamera.Beberapa jepretan mengabadikan warna-warna terbakar.sebelun beberapa saat kemudian,matanya tertuju pada seseorang perempuan yang berada diatas bidang batu-batu yang disusun menjorok ke pemandangan tebing itu .Perempuan yang diam-diam sangat menarik menjadi objek fotonya.Beberapa kali ia menjepretkan kamera,mencuri momen,menangkap bayangkan perempuan itu.

__ADS_1


"Hei,jangan sembarangan motret,dong!"Yang ditangkap gambar dirinya itu sadar,ia sedang menjadi objek lelaki asing beberapa meter dari tempat ia berdiri.Protes!


Dihampirinya lelaki tiu."Kamu tidak sopan.Jangan ambil foto orang sembarangan.Harusnya kamu minta izin dulu,"ucapnya dengan nada meninggi.


Lelaki itu justru meninggalkannya tanpa banyak bicara."maaf saya lagi nggaj mau berdebat sama orang yang sedang patah hati.Saya nggak mau jadi imbas dari rasa sakit anda."Ia oergu meninggalkan Lisda.


"Kamu mungkin nggak tahu;nggak ada orang patah hati yang benar-benar bisa menyembunyikan patah hatinya,"jawab lelaki itu dingin.Sambil mengemasi kamera yang ia pegang.memasukkan perlahan ke dalam tas.


Mengingat Lisda pun memiliki keahlian dalam memotret dan mengambil gambar.Ia pun memiliki beberapa kamera dirumah yang kini tidak begitu terawat sebab ia sangat berlarut dalam kesedihannya.

__ADS_1


"Jangan semakin kurang ajar.Kamh tidak mengenal saya.Jangan mudah menyimpulkan hal yang tidak kamu kenali."


"Saya tidak sok tahu,Nona yang sedang patah hati.Lagian,Anak bau kencur seperti kamu ini juga tidak paham,bagaimana pemahaman saya.Saya hanya mengatakan apa yang saya lihat.Permisi."


Kemudia lelaki itu segera pergi.


"Hey!Mau kemana kamu?"


Pertanyaan Lisda tidak ia hiraukan,ia pergi begitu saja memunggungi Lisda.

__ADS_1


__ADS_2