Alicia Hanya Ingin Hidup Santai Sebagai Manusia

Alicia Hanya Ingin Hidup Santai Sebagai Manusia
Sejarah yang Sebenarnya Diceritakan


__ADS_3

“Yah,...... Aku juga penasaran tentang itu. Bagaimana itu terjadi?”


“Ee, Bagaimana mau memulai, hmmm...... Aku tidak yakin bisa memberikan detailnya dengan benar, jadi bagaimana kalau kita bertanya saja pada pelaku utamanya, lagipula dia sepertinya juga ingin bertemu dengan Tuan.”


“Dia, ya..... Yah, meski menyebalkan, mau bagaimana lagi. Jika dia otaknya, mungkin sekali ini saja aku bertanya dengannya.”


“Oke, diputuskan. Saya yang akan mengantarmu.”


“Hm, tolong.”


Setelah itu, sebuah pusaran hitam ungu terbentuk dan berputar membentuk kombinasi spiral gelap menembus dinding.


“Silakan lewat sini, Tuan.”


“Ohh, kau sudah bisa menggunakan gerbang teleportasi, sekarang. Mengagumkan.”


“Ah, tidak. Ini masih belum sehebat punya tuan, juga masih ada batasan dalam memotong ruang. Jadi tidak bisa transfer di luar jarak batas.”


“Meski, begitu itu sudah hebat.”


“I, iya, hahahaha.....Ki, kita langsung berangkat saja, Tuan.” Sambil tersenyum malu atas pujian tiba-tiba, dia segera mengalihkan topik ke pokok utama.


Dengan begitu, dua orang dengan santainya memasuki sebuah pusaran kegelapan yang menakutkan. Hanya kedua orang ini saja yang berani memasuki sebuah lubang hitam dengan santainya, meski begitu ini hanya sudut pandang orang lain.


***


“Alah, Kukira siapa yang datang....”


Menyambut dua orang yang masuk ke ruangan gelapnya, seorang wanita setengah telanjang duduk di sofa merah sambil bersila kaki.


Dia sendirian di tengah ruangan yang cukup luas untuk sekiranya 10 orang tinggal. Perabotan gantung klasik menghiasi atap-atap dengan pencahayaan dari lilin dan lampu berdaya rendah.


Bagian tengah adalah bagian yang longgar, yang hanya berisi karpet merah yang lembut dengan pola lingkaran sihir khas menghiasinya.


Terletak sedikit ke pojok, terdapat kursi dan meja kerja, yang bertumpuk-tumpuk di atasnya beberapa dokumen, bahkan beberapa ada yang diletakkan di dalam kotak bawah meja. di belakang meja kerja tersebut, terdapat satu lemari dengan dua pintu ganda berukuran 3x4 meter.


Berhadapan dengan meja tersebut, pintu ganda dengan engsel emas berdiri di dinding depannya, dan terukir dua ular naga membingkai tepi pintu.


Seorang gadis remaja berambut kelabu bermata merah yang baru saja tiba menatap lamat-lamat ke wanita dewasa setengah telanjang yang tidak memiliki rasa malu.


“Sama seperti biasa, seleramu buruk juga, bukan. Vignett.”


“Aku tidak mau dengar dari orang tua berpenampilan anak kecil.”


Ini adalah sebuah pertemuan setelah sekian lama antara kedua leluhur sejati. Alicia Vampiiria dan Vignette Satania.


***


“Jadi, kau datang-datang kesini untuk mengetahui detail sejarah? Itu salahmu sendiri menghilang dari sejarah, bukan?”


“Yah, meski kau tak memberitahu, tak masalah. Aku juga tak peduli dengan sejarah, sih.”


“Kejam, kau rupanya tega melupakan keturunanmu sendiri, bukan?”


“Tidak, lagipula meski mereka keturunanku, kami tidak berbagi darah. Dan mereka juga sama-sama tidak peduli denganku. Jadi buat apa aku mengkhawatirkan mereka.”


“Dasar, itulah kenapa mereka menyebutmu ‘Vampir Penyendiri’.”


“Dan mereka juga menyebutmu, ‘Petapa Tua yang Terasingkan’, bukan? Meski dulu kau adalah Raja Iblis yang dihormati. Aku tak menyangka dari Raja Iblis menjadi penasihat raja lalu menjadi panatua dan akhirnya menjadi terasingkan, bukankah benar?”

__ADS_1


“Cih, itulah mengapa aku tak suka denganmu. Tapi meski begitu kau adalah gadis tipeku.”


“Menjijikkan......”


Saat ini dalam ruangan luas ini, terjadi ungkit-mengungkit masa lalu dari dua pasangan yang lama tak bertemu. Saling menyahut dan membalas sindiran. Tak pernah melambat, menyebabkan suasana perlahan mencekam.


Satu orang yang bertugas sebagai pengantar, hanya bisa berdiri diam membeku. Menunggu pertengkaran nostalgia yang sudah lama tak terlihat ini mereda. Seperti sudah terbiasa dengan sikap mereka berdua.


Tapi tetap saja meski berlama-lama, dia tetap tak berani menyela atau memasuki perdebatan sengit mereka. Dia tahu batasannya, jadi dia sendiri memilih untuk tidak menyebrangi jurang yang lebarnya tak berhingga ini.


Saat itulah, datang pemberani yang berani, atau bukan? Datang menyelam ke dalam jurang ini.


TOK TOK TOK


“Permisi,.....”


““HAH.......!!!””


Gangguan ini saja sudah menguapkan air yang sudah mendidih. Terlebih menyebarkan uap panas.


“Hiiiii.............”


Orang yang datang tiba-tiba itu langsung membeku akibat cengkraman luapan tekanan dari dua orang ini.


‘...Bodoh, Apakah dia tidak bisa membaca suasana?’ Orang ketiga yang tadi terus diam berkomentar dalam senyap ketika melihat aksi si pemberani itu yang mau repot-repot terjun ke jurang tak berhingga itu.


“I,itu. A,anu. A-ada... hal yang harus disampaikan....”


“Apa itu? Cepat katakan!” Seperti mengerti hal penting datang, wanita setengah telanjang angkat bicara untuk mengizinkan wanita pelayan yang datang itu berbicara. Tapi tetap harus cepat, karena dia sedang sedikit kesal.


“I,itu. Dari Pimpinan Eston dari cabang Inggris katanya ingin bertemu dengan Nyonya Vignett.”


“Apa!? Apa yang diinginkan tiba-tiba dari pria botak itu?”


“Itu saja? Kalau begitu, kembalilah.”


“Baik. Mohon permisi.”


Dengan begitu, pelayan yang datang kembali menutup pintu dan pergi kabur dengan cepat.


“Eston, siapa?....” Alicia bertanya dengan wajah bingungnya.


“Tuan, dia sebenarnya sama-sama anak didik dari Master, satu angkatan denganku. Dia sekarang ditugaskan di Inggris untuk memimpin cabang perusahaan ‘Magical Girls Corp’ seperti ini.”


“Aku kurang paham pada bagian itu. Untuk itulah aku datang kesini. Untuk mengetahui sejarah. Mengenai mengapa ras gelap hilang? Mengapa manusia tak mengetahui sihir lagi? Dan mengapa penyihir menjadi gadis penyihir, itu? Aku hanya penasaran.”


“Hehe. Oke, aku akan memberitahumu sejarahnya. Jadi dengarkan baik-baik, oke.”


Tiba-tiba, dari diam hingga memunculkan senyum misterius, wanita yang duduk di sofa, Vignett, tersenyum memberikan jawaban mengenai sejarah yang tidak Alicia tahu.


“Oke, bagaimana aku harus memulai, hmm....... Ini bermula sejak terjadinya perang besar antara ras manusia yang dipimpin oleh pahlawan dan dari ras iblis yang dulu di pimpin oleh raja iblis saat itu, yang entah aku lupa atau tak tahu namanya.”


Kemudian sejarah yang dikatakan oleh Vignett si leluhur iblis ini adalah sebagai berikut.


Perang terakhir antar dua ras, saat itu adalah perang terbesar yang pernah ada.


Saat itu, ras gelap dipimpin oleh Raja Iblis saat itu dengan bodohnya berencana untuk menaklukan manusia dan menjadi ras paling berkuasa di dunia. Dengan itu manusia akan diperbudak oleh ras gelap karena jumlahnya dan tingkat perkembangbiakkannya tinggi. Sehingga terpikir mereka akan menjadi budak yang bagus dan gratis. Ras gelap adalah ras yang unggul dalam hal sihir, setiap individu dari mereka pastinya mempunyai bakat sihir. Jadi rasa percaya diri muncul dalam ras iblis jika peperangan sudah pasti dimenangkan oleh pihak mereka, mengingat catatan kemenangan perang-perang sebelumnya.


Tapi menanggapi invasi dari ras gelap, sisi manusia juga tidak bisa hanya tinggal diam saja. Dengan pakta kedamaian sementara, semua negara bersatu untuk melawan invasi dari ras gelap besar-besaran ini. Berlatar di sebuah kekaisaran, yang saat itu adalah negara terluas dan paling dekat dengan wilayah dari ras gelap, peperangan sebagian besar terjadi disana.

__ADS_1


Dipimpin oleh sang Pahlawan Diva, seorang yang memiliki berkat cahaya lebih dari siapapun, mendapatkan penguasaan sihir cahaya lebih hebat dari siapapun di dunia saat itu. Hal inilah yang merupakan sihir andalan untuk mengalahkan ras gelap. Dengan jumlah yang mencapai puluhan kali dari jumlah pasukan ras gelap. Manusia menghadang invasi ras gelap dan menerima peperangan. Meski tak sebanyak jumlah dari ras gelap, sisi manusia juga memiliki penyihir andalannya yang sudah terlatih. Dan karena jumlah penduduk manusia yang jauh lebih banyak dari ras gelap. Jumlah penyihir manusia sudah melebihi setengah dari ras gelap itu sendiri.


Dan seperti itulah peperangan terjadi. Ras gelap yang hanya mengandalkan kekuatan melawan pasukan manusia yang mengandalkan jumlah dan strategi.


Pada akhirnya, dengan mempersingkat sejarah, peperangan terjadi kurang lebih selama lima tahun. Dan di akhir itu, sang Pahlawan Diva dan teman-temannya berhasil mengalahkan Raja Iblis saat itu sehingga kemenangan jatuh di tangan manusia.


Kedua belah pihak sama-sama kehilangan banyak pasukan, tapi karena jumlah pasukan ras gelap sudah sangat sedikit di awalnya, ras gelap hampir kehilangan seluruh populasinya, dengan kata lain kepunahan. Meski begitu masih ada beberapa ras gelap yang selamat, yang berhasil melarikan diri. Dan perlu diketahui juga, ada juga beberapa dari ras gelap yang tidak mengikuti perang bodoh ini. Mereka adalah hamba yang setia dengan para leluhur mereka, yang saat ini masih melayani leluhur mereka di suatu tempat tertentu.


Sisi manusia juga mengalami banyak kehilangan, tapi meski begitu pesta kemenangan tetap diadakan di seluruh dunia.


“Dan setelah perang berakhir, aku memutuskan untuk mengambil sisa-sisa dari ras gelap di bawah perlindunganku. Dan kemudian menyembunyikannya hingga semua manusia berpikir bahwa ras gelap sudah musnah. Hingga beberapa ratus tahun kemudian setelah ingatan mengenai ras gelap memudar, aku tinggal memanipulasi ingatan mereka bahwa sebenarnya tidak ada ras gelap di dunia ini.”


“Tunggu, sebelumnya kenapa kau tidak ikut perang membela ras gelap?”


“Buat apa aku mengikuti orang-orang bodoh itu yang termakan akan kekuatan.”


“Sudah kuduga, memang seperti ini seharusnya. Hmm, kemudian kenapa pengetahuan sihir juga hilang jika kau hanya menghilangkan ingatan mengenai ras gelap saja?”


“Karena itu dengarkan penjelasan sampai akhir, dasar. Mengenai itu, seperti yang kau tahu, sihir pada dasarnya sulit dipelajari oleh umat manusia. Jadi setelah masa perdamaian datang di umat manusia, tak ada lagi pertempuran besar di antara mereka. Sejak itulah pengetahuan sihir perlahan luntur seiring bergantinya generasi. Dan ketika mencapai beberapa ratus tahun, sihir juga seperti dilupakan ketika pengetahuan dan teknologi sains semakin maju. Maka aku memutuskan untuk menghilangkan ingatan mengenai pengetahuan sihir juga, saat itu. Sehingga manusia terus maju tanpa adanya sihir lagi.”


Sebelum melanjutkan ceritanya, wanita itu menghela nafas sebentar.


“Dan sejak itulah, ketika masa perdamaian terjadi, beberapa ras gelap yang masih bertahan hidup hingga saat itu mulai bisa hidup berdampingan dengan manusia. Tentunya perlu untuk meningkatkan tingkatan mereka dulu supaya karakteristik khusus ras gelap mereka seperti tanduk dan ekor untuk iblis dan haus darah dan taring panjang untuk vampir bisa dihilangkan sehingga wujud mereka sudah sepenuhnya menyamai manusia, meski ada beberapa sisa ciri khas mereka yang tertinggal seperti mata merah dan kulit pucat untuk vampir dan warna kulit gelap untuk iblis. Tapi karena pengetahuan manusia dihilangkan, tidak ada kecurigaan yang timbul dan manusia cerdas hanya mengira itu adalah karena keberagaman spesies.”


“Dan seperti itulah, mereka perlahan juga jatuh cinta dengan manusia dan menghasilkan keturunan campuran. Tapi karena, mereka pada dasarnya adalah tingkat tinggi yang tentunya memiliki umur jauh lebih panjang daripada manusia biasa. Mereka aku perintahkan untuk kembali secara berkala dan tidak terlalu sering menunjukkan diri ke publik. Misalnya untuk pura-pura mati atau berganti tubuh untuk menghindari kecurigaan bagi mereka yang sudah berkeluarga. Tentunya mereka juga aku perintahkan untuk bersikap seperti manusia biasa, tidak menunjukkan kekuatan mereka ke publik, atau aku bunuh mereka jika mereka melanggar peraturan. Begitulah aku ancam.”


Setelah penjelasan panjang, sang wanita mengambil gelas wine di mejanya dan mengisapnya sedikit-demi sedikit.


“Hmm, jadi begitukah adanya, penyebab munculnya ras campuran. Dan mereka yang dari ras campuranlah yang akan bisa menyadari sihir dan belajar sihir, bukan?”


“Yah, begitulah..”


“Tapi kenapa tak ada penyihir laki-laki yang aku lihat dari ‘magical girls’ itu?”


“Yah, karena aku tidak suka laki-laki.”


“Hah?...”


“‘Magical Girls’ adalah ideku mengumpulkan keturunan campuran yang bisa melihat kenyataan sihir untuk melawan para monster.”


“Dan kenapa tak ada penyihir laki-laki?”


“Sudah kubilang, aku hanya tertarik dengan para gadis. Aku suka melihat para gadis berceria, berjuang, berusaha, dan menangis sedih atau bahagia. Semua itu adalah hal terbaik yang aku lihat, hah...hah....” Dengan wajah mesumnya, dia mengatakan sesuatu yang menjijikkan dengan santainya.


“Heh, dasar tak pernah beruba-.”


“Karena itulah, setelah aku mengatakan semua ini. Bergabunglah dengan gadis penyihirk-.”


“Ditolak...” Sudah kuduga dia sangat menyebalkan.


“Cih,... Padahal kau adalah gadis cantik tipeku, akan menyenangkan jika ada gadis baru di jajaran haremku yang ‘overpower’. Bukankah itu menarik?”


“...., Ngomong-ngomong, daripada itu, bagaimana jika ada lelaki yang mengetahui dia bisa menggunakan sihir? Karena ras campuran pasti bisa merasakan sihir dan keberadaan monster, bukan?”


“Ah, tentang itu. Aku segel sumber energi sihir di dalam tubuh mereka, jadi dipastikan akan aman dan aku juga sudah menyebarkan sejarah buatan yang sekarang masih beredar di antara para gadis penyihir. Jadi dengan sejarah palsu di otak mereka, mereka bisa terus berkembang lebih lanjut.”


“Begitu.....”


“Tapi, akhir-akhir ini membosankan kau tahu. Tak ada hal menarik yang muncul. Jadi aku berharap kau mau bergabung denganku. Lagipula kau masih belum memiliki identitas resmi, kan?”

__ADS_1


“Aku menolak yang pertama, tapi mengenai bagaimana aku bisa mendapatkan identitas, katakan padaku bagaimana aku bisa mendapatkannya?”


***


__ADS_2