Alicia Hanya Ingin Hidup Santai Sebagai Manusia

Alicia Hanya Ingin Hidup Santai Sebagai Manusia
Kemunculan (Magical Girl VS Monster) 2


__ADS_3

“SERAANGGG!!!”


Ups, aku terlalu jenuh dalam pikiran.


Pertarungan sudah dimulai.


Meski ini dunia isolasi, tata letak semua benda dan bangunan di dunia sebelumnya tetap dipertahankan. Hanya saja keberadaan makhluk hidup dikecualikan. Hanya pembuat dan yang diberi izin yang ada di dalamnya.


Kalau aku? Aku hanya sedikit menyelinap.


Setelah terlahir sempurna, monster humanoid berlumpur itu mendarat di atap bangunan tingkat tinggi. Ukurannya dua kali manusia dewasa. Selain warna hitam, hanya ada dua titik putih di wajahnya, yang mungkin bertindak sebagai mata.


Penampilannya yang menjijikkan membuatnya terkesan seperti makhluk asing perusak kota.


“Aku akan mengalihkan perhatian, Kana kau serang dari kiri. Dan Siria serang dari kanan.”


“Dimengerti, Rena.


“Wouke.”


Dari percakapan ini sepertinya aku jadi tahu nama mereka, gadis pink mungkin Rena dan dia sepertinya bertindak sebagai leader. Kemudian, Kana adalah gadis formal yang memakai gaun putih hitam. Terakhir adalah Siria, sang gadis periang yang memakai setelan biru.


Sambil terbang, dimulai dari Rena, yang menyerang dari depan dan dua sisanya akan menyerang dari sisi berlainan.


Terbang?


Manusia tak bisa terbang bukan? Mungkin itulah yang orang normal pikirkan.


Tetapi ingat mereka penyihir. Tidak. Karena sebelumnya sudah ada pengakuan, mereka disebut Magical Girl. Sekarang di zaman baru, ganti istilah penyihir menjadi ‘Magical Girl’.


Tapi memang benar, karena terbang adalah kemampuan yang membutuhkan manipulasi sihir tingkat tinggi. Jadi penyihir rata-rata tidak akan mungkin terbang. Jadi pertanyaannya, bagaimana cara mereka terbang.


Jawabannya ada pada sepatunya, sepertinya sepatu mereka adalah alat sihir. Jika diperhatikan, ada reaksi energi sihir yang bekerja pada sepatunya. Jadi pasti berkat sepatu itu, yang membuatnya bisa terbang.


Hal ini hanya menambah rasa penasaranku tentang siapa yang menciptakan alat-alat sihir tingkat tinggi ini. Sebelumnya juga, saat pemindahan ruang untuk mengisolasikan monster juga menggunakan alat sihir. Dan hanya penyihir tingkat tinggi atau yang lebih tinggi yang bisa membuatnya.


Aku penasaran siapa dia, tapi untuk saat ini aku abaikan saja. Lagipula aku merasa hal merepotkan akan datang jika aku menemuinya.


Ingat, aku datang hanya untuk mengamati, bukan untuk menyelidiki.


Jadi kembali ke tiga gadis-gadis imut itu.


Dengan sepatu itu, mereka bertiga terbang seperti meluncur di udara dan bisa bergerak bebas atau bermanuver tanpa khawatir hambatan udara.


Kemudian, menyerangnya dari berbagai arah karena musuh hanya mempunyai dua alat penyerang, yaitu dua tangannya yang mirip tentakel panjang.


Monster humanoid berlumpur, tidak. Untuk saat ini karena terlalu susah, mari sebut saja Bolumpur.


Bolumpur setelah melihat Rena maju dari depan, mengarahkan kedua tentakelnya sekaligus seperti melihat mangsa empuk.


“Eitss” Sayang sekali, dengan gesit Rena menghindar. “SEKARANG!!! Kana! Siria!”


“Bahkan tak perlu diberitahu... [Fire ball]”


“Ini DIAAAA!!!” Siria juga menggunakan [Fire ball] tetapi tidak menyuarakannya.


Disaat tangan Bolumpur sibuk, tubuhnya benar-benar tak punya pertahanan.


SROOOM


Dari sisi kiri dan kanannya, datang dua bola api besar, yang sangat panas.


GRRAAAAHH


Akibat panas tak tertahankan, Bolumpur menggeliat karena panas menguapkan cairan di tubuhnya.


“Sudah kuduga, api sangat berpengaruh untuk lumpur.”

__ADS_1


“Hahahaha, meski aku suka air, mengeluarkan sihir api tak masalah juga.”


“Yah, kalau kau mengeluarkan air. Aku akan membakarmu sekalian.”


“Tenang saja, Kana. Aku sudah mengerti rencananya kok.”


“Kerja bagus kalian berdua.”


“Kamu juga Rena, kerja bagus.”


“Wuahahaha, tentu saja, dong.”


Setelah serangan pertama berhasil, mereka berkumpul kembali mengobrol ringan sementara Bolumpur masih mengepul dengan banyak uap akibat terbakar, tapi.


GUAAAHHHH


“Tapi sepertinya ini belum berakhir.”


“Benar, sekarang dia berganti tipe dari lumpur ke tanah. Itulah sebabnya aku benci tipe abnormal”


“Hahahaha, maka ini berarti giliran Siria tampil.”


“Tidak Siria, meski sihir airmu akan ampuh terhadap tanah. Aku punya rencana yang lebih bagus.”


“Ehhhhh.....Tapi Siria ingin segera tampil menonjol.”


“Siria, dengarkan dulu. Rena pemimpin kita, jadi ikuti rencananya, jangan bertindak sembrono.”


“Yeeessss.~” Dengan nada sedihnya, Siria menjawab dengan lesu.


“Tenang saja Siria, aku akan menyerahan panggung padamu juga.”


“Benarkah?”


“Tentu saja.”


“Ahhh, Siria sayang Rena.” Dengan cerianya Siria memeluk Rena.


“Oke-oke, Kana selalu saja serius. Hmp.”


“Oke, dengarkan rencananya, Siria akan melancarkan serangan serius, sihir tingkat tinggi Es, bisakan Siria?”


“Serahkan saja padaku, hehe”


“Selanjutnya, aku dan Kana akan melancarkan sihir gabungan api. Sehingga meningkatkan panas.”


“Terakhir, bersama-sama kita bekukan monster itu dengan gabungan sihir es kita. Jadi operasi ini akan menjadi operasi ‘Dinginkan~Panaskan~Dinginkan’, oke?”


“Siap.”


“Hmm, seperti biasa leader tidak baik dalam memberikan nama operasi.”


“Diamlah, apa ada yang keberatan?”


“Tidak masalah.”


“Asalkan Siria bisa tampil, Siria baik-baik saja.”


“Oke, kalau begitu kita mulai. Siria!”


Kemudian setelah diskusi berakhir, Gadis berambut biru yang disebut Siria maju terlebih dahulu.


“Ini, dia!!! [Ultra Frezee]”


[Ultra Frezee] adalah sihir lanjutan dari sihir es [Frezee], yang memiliki kecepatan pembekuan tiga kali dari sihir es [Frezee] normal.


Setelah itu, badai dingin datang seperti tornado menyelimuti Bolumpur, memerangkapnya dalam neraka pembekuan. Dengan cepat, pergerakan Bolumpur semakin melambat dan tubuhnya mulai membeku. Selimut es pada akhirnya membungkus Bolumpur dan menghentikan pergerakannya.

__ADS_1


“Fiuhh, Selesai.”


“Terima kasih Siria. Sekarang, ayo Kana.”


“Siap”


“”Double [Flame Pillar]””


Setelah mengatakan itu, dua lingkaran sihir muncul dari bawah dan atas Bolumpur yang telah membeku. Kemudian dari dua sisi tersebut, lingkaran sihir menyemburkan pilar api, menyebabkan kerusakan berganda akibat panas.


[Flame Pillar] sendiri adalah sihir api tunggal yang menyembur tinggi setelah lingkaran sihir dibuat. Tapi karena sekarang ada dua pengguna, Rena dan Kana, yang menyerang dari dua sisi, atas dan bawah, membuat titik lidah api bertemu di pusat Bolumpur tersebut.


Bolumpur beku tersebut akhirnya menyerap panas dua kali lipat, sehingga cepat berlalu es yang menyelimutinya berubah menjadi nyala api membara.


Perubahan suhu yang tiba-tiba dan nyala api yang masih membara, membuat tubuhnya mengalami keretakan.


“Ayo, sekarang bersama-sama. Langkah terakhir.”


“Okey”


“Baik”


“””[Frozen Storm]”””


[Frozen Storm] adalah sihir es tipe luas yang memungkinkan terjadinya efek medan, seperti badai salju. Badai salju berpusat pada Bolumpur, yang terkena kerusakan pembekuan [Frozen Storm] tiga kali lebih cepat berkat gabungan dari mereka bertiga.


KRETEK KRETEK


Suara retak mulai terdengan dari tubuh Bolumpur yang sudah membeku.


“Hiyaaaa!!!!”


Siria dengan gemilang menembakan [Ice Lance] ke Bolumpur.


BYAARR


Dengan cepat akibat benturan es dari Siria, bolumpur yang sudah membeku retak parah dan hancur menjadi kepingan.


Setelah efek pembekuan dihilangkan, kepingan-kepingan itu menjadi debu dan kabur terbawa angin menyisakan satu kepingan batu hitam berbentuk prisma seperti permata hitam.


“Sekarang, kita sudah mendapatkan batu sihir ini sebagai bukti, mari kita pulang.”


“Oke”


“Siria ingin segera mandi, pertarungan tadi membuat tubuh kotor.”


Kemudian ruang isolasi dihilangkan dan kami kembali ke dunia awal. Dan ketiga gadis itu pergi tanpa menyapa manusia di bawah.


Aku yang mengamati dari gedung jauh, juga keluar.


“Jadi seperti ini. Memang menarik, sih. Oke, aku sudah mendapat informasi bagus. Kalau begitu, aku sebaiknya pulang juga.”


Melihat hari, disini sepertinya sudah mulai gelap.


Meloncat dari tempat tinggi, aku terbang menuju kegelapan sehingga tidak ada yang melihat.


........


Kemudian, sementara Alicia sang vampir pulang. Di suatu ruangan gelap, terdapat satu sosok keberadaan humanoid yang tampak sibuk dengan pekerjaannya.


Dia duduk di sofa merah sambil tersenyum, seorang wanita seksi setengah telanjang.


Dia bergumam.


“Reaksi sihir ini....Bukankah ini..... Fufu, jadi akhirnya kau bangun. Dasar loli baba penyendiri. Aku jadi tak sabar dengan reuni kita.”


Mengatakan demikian, dia mengambil gelas yang ada di atas meja depannya dan menyesap isinya, yang entah tak tahu apa itu isinya.

__ADS_1


Kembali ke pekerjaannya, dia menikmati suasana hatinya yang baik sendirian.


********


__ADS_2