ALLISYA L'D

ALLISYA L'D
Satu


__ADS_3

Jerman


Pagi hari didalam Mension megah terdapat gadis cantik yang sedang duduk didepan kembaranya, kembaranya itu selalu mengikuti gerakan gadis cantik itu, Matanya berbinar lalu berucap.


"Pantesan semua orang liatin sa--"


Tok tok tok


" Sa." panggil wanita paruh baya.


Tok tok tok


Diluar kamar terdengar suara teriak seorang wanita paruh baya yang sedang memanggil nama gadis cantik dan yang memotong ucapan gadis itu. "Sasa bangun sayang" panggil wanita paruh baya itu lagi.


Ya, nama gadis cantik itu Sasa lebih tepatnya Auristela Allisya Lesham sering dipanggil Sasa bukan micin yah.😂 Dan yang didepan Sasa 'kembaranya' itu adalah 'Cermin' yang selalu mengikuti gerakan Sasa.


Author : yang baca juga pernahkan ngomong sendiri ke cermin sambil gaya gaya.


Kalo bener sama dong kaya author.😙


Lanjut


"Iya Mom Sasa udah bangun, masuk aja Sasa ga kunci pintunya!" Seru Sasa.


yupz Benar wanita paruh baya itu Mommy Sasa namanya Karina Galechka Lesham sifatnya lemah lembut, keibuan, menyayangi anak anaknya terutama princess Sasa selalu dimanja olehnya, apapun yang Sasa inginkan pasti dituruti tapi cerewet nya itu loh ga bisa di rem.😁


Klik


Pintu terbuka dan masuklah Mommy Karina. "Ya ampun princess bilang dong kalo udah bangun jadikan Mommy ga usah teriak teriak bangunin princess, itu lagi kalo pintu ga dikunci bilang sayang kasian tangan Mommy jadi merah merah gara gara ketuk pintu kamu, emang ga sakit apa" gerutu Mommy kesal.


Tuh kan bener apa Sasa bilang Mommy itu cerewet...


Sasa pun menengok ke belakang sambil mengerjapkan matanya dua kali saat melihat Mommynya marah marah. "Hehe iya iya maaf Mom." ucap Sasa sambil memiringkan kepalanya ke samping karena bingung Mommynya ngomel (ciri khas Sasa kalo bingung).


Mommy pun mendekat lalu mengusap kepala Sasa lembut. "gapapa princess, sekarang kita kebawah ya? sarapan dulu" ujar Mommy.


"Oke Mom. Tapi Mommy duluan aja nanti Sasa nyusul soalnya Sasa belum gosok gigi." ujar Sasa sambil nyengir menggemaskan.


Mommy yang merasa anaknya sangat menggemaskan langsung mencubit kedua pipi Sasa. "Aw aw Mommy sakittttt iihh" ringis Sasa manja.


"Maaf sayang abis Mommy gemes banget sama kamu, Yaudah Mommy tunggu di meja makan princess." Setelah itu Sasa langsung ke kamar mandi untuk melakukan ritualnya, Setelah selesai dia turun kebawah untuk sarapan.


"Good morning Mommy, Bibi." sapa Sasa riang.


"Morning to princess" balas Mom


"Pagi juga non." serempak pelayan.


"Makan dulu sayang, nanti ada yang mau Mommy bicarakan sama kamu" ucap Mom lagi.

__ADS_1


"Oke Mom!"


Hanya ada dentingan sendok dan garpu yang terdengar karena di keluarga Lesham dilarang berbicara saat makan.


Ruang keluarga


"Owh iyah mowmi tadhi mawu ngwomwong apha? " Tanya Sasa sambil memakan cemilan dengan mulut penuh. Mommy karina yang melihat pipi Sasa mengembang terkekeh geleng-geleng kepala.


"Kalo mau ngomong telen dulu princess."


"Hehe.. iya mom, itu tadi mommy mau ngomong apa sama Sasa? " ulang Sasa.


"Oh tadi Daddy telpon Mommy-- "


"BENERAN MOM KO DADDY GA TELPON SASA SIH!" seru Sasa sambil teriak. Mommy Karina tersentak kaget mendengar teriakan putrinya.


"Apa Daddy ga sayang lagi sama Sasa?" lanjut Sasa lagi cemberut tapi ga teriak kaya tadi kan kasian sama Mommynya. Saat Mommy karina akan menjawab--


"Permisi Bu, non. ini minumannya." ucap Bibi sambil menyimpan minuman tersebut ke meja.


"Iya bi makasih" Mom.


"Sama sama Bu" Bibi. Mommy melanjutkan omongan yang sempet ke tunda tadi.


"Princess, Daddy pasti sayang ko sama kamu tadi Dad telpon Mommy suruh kita pindah ke Indonesia" ucap mom menjelaskan.


"BENERAN MOM!" teriak Sasa lagi sambil matanya berbinar.


Saat Sasa ingin menjawab. "JANGAN TERIAK LAGI NANTI KUPING MOMMY SAKIT." potong Mom cepat karena melihat sasa akan teriak lagi.


sasa melongo. "Hehehe.. iya Mom maaf. tapi tadi Mom juga teriak loh, eh tapi mom ko tumben ya Daddy nyuruh kita ke indonesia bukannya kalo Sasa mau ke indonesia selalu ga boleh? Ko sekarang malah di suruh pindah." ujar Sasa memiringkan kepalanya bingung.


"Mungkin aja Daddy lagi ada urusan pekerjaan disana princess."


"Bukan Mom, apa jangan jangan Deddy... " ucap Sasa dengan muka seserius mungkin.


"Jangan jangan apa princess?" tanya mommy dengan muka serius juga.


"Jangan jangan... DEDDY RINDU SAMA SASA hahahaha" ujar Sasa sambil tertawa terpingkal pingkal.


"Princess kamu bikin Mommy kaget aja deh" Mommy sambil tertawa.


"Peace mom." Sasa sambil mengangkat dua jarinya. "Kapan berangkatnya Mom?"


"Mungkin nanti malam. oh iya princess Mommy hari ini mau keluar nanti kamu jangan lupa prepare apa aja yang mau dibawa princess." ucap mommy mengingatkan, setelah itu pergi.


"siap mom" ujar sasa sambil terus memperhatikan punggung Mommynya sampai menghilang, lalu Sasa pergi menuju kamarnya.


••••••

__ADS_1


Matahari sudah berganti bulan. Saat ini Sasa sedang siap siap dan memilih barang yang penting saja. Seperti telephone, laptop, dompet, kartu kartu dan jangan lupa bonekanya yang lucu.


Merasa sudah siap, Sasa turun kebawah membawa tas ranselnya. Kenapa tidak membawa koper? Karena Sasa yakin di Indonesia Daddy nya sudah menyiapkan keperluannya.


"l'm ready princess?" tanya Mom.


"Yes Mom."


"Ayo.. Bibi. Karin sama Sasa ke Indonesia dulu tolong jaga mansion, jaga kesehatan bibi juga jangan cape cape Karin ga mau kalau kesini lagi Bibi sakit, dan kayanya kita bakal lama di Indonesia." ucap Mom perhatian.


"Bener itu terus Bibi juga jangan kangen sasa ya, eh boleh deh kangen nanti kita telpon telpon Bi." Sasa sambil nyengir.


"Iya iya Bu. Bibi bakal jaga kesehatan ko. Yah lama dong Bibi ga yakin bisa nahan kangen ke non Sasa yang cantiknya pake banget." ujar Bibi menggoda Sasa.


"Aduhh emang ya Sasa itu orangnya ngangenin terus can-- " ucapan Sasa dipotong.


"Udah Bi jangan gitu nanti dia besar kepala lagi." ucap Mom ketawa tanpa melihat anaknya yang sedang memegang kepalanya cemberut karena ucapan nya selalu dipotong mommynya. "yaudah Bi kita berangkat dulu."


"Perasaan kepala Sasa ga besar deh" gumam Sasa bingung


"Oh iya Bu, non. hati hati dijalan."


Sesudah pamitan dengan Bibi dan para pekerja di mansion Mom Karina dan Sasa langsung menuju ke bandara ***************


*Skip*


INDONESIA


Bandara Soekarno Hatta 13 : 11


Sasa dan Mommy Karina keluar dari jet pribadi dan dikawal puluhan bodyguard. Banyak pasang mata yang melihat mereka dengan pandangan kagum, mempesona, iri, sinis, dll. Tapi mereka tidak memperdulikannya.


Wah itu siapa ya cantik banget.


Aaaa ada bidadari.


Cantikan juga gue.


Itu kakaknya ya mba cantik banget.


Paling operasi itu.


Kayanya mereka orang terpandang deh liat aja dikawal bodyguard nya bejibun.


Ih gemes deh pengen nyubit sama yang kecil.


Itulah teriakan teriakan +62 😂


Saat ditengah jalan Sasa melihat pria paruh baya yang sedang bersandar disamping mobil tersenyum melihat dirinya dan Mommynya dan merentangkan tangannya.

__ADS_1


Sasa berlari kearah pria paruh baya itu dan memeluknya dengan sangat erat.


__ADS_2