Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 15: Kelakuan Leon membuatku malu


__ADS_3

" aaawww sakit ", kesakitan.


" udah keras kepalanya, (melihat ke arah kaki Keli), kaki lo kayaknya terkilir deh ", ujar leon.


" udah tahu pakek nanya lagi ", jawabku.


" huuuhhh, yaudah deh ", ujar Leon, dia tidak pikir panjang dan langsung menggendongku.


" eehh lo ngapain, turunin gk ", jawabku kesal.


" enggak ", jawab Leon, dia langsung pergi membawaku ke Ruang UKS, dalam perjalanan aku hanya bisa menutup mataku, karna aku malu kalau ada yang ngelihat.


sesampainya di UKS......


Leon menidurkanku di kasur UKS dan menaruh barang² yang ku bawa tadi di meja.


" sini lihat kakinya ", suruh Leon.


" lo lo mau ngapain, lo gk bakalan jahatin gue kan ", kataku ketakutan.


" lo kok malah takut sih, emang gue di mata lo kayak preman yah ", ujar Leon.


hmp... lebih dari preman


Leon langsung memegang kakiku.


" aaww sakit tahu ", kataku.


" kalau sakit makanya harus diobatin biar gak sakit, dan lo mendingan diem ", ujar Leon.


Lalu Leon membuka sepatuku, aku hanya bisa diam seperti tadi yang disuruh Leon, aku tidak tahu kenapa tiba² hati ini menurut apa yang dikatakannya, aku memperhatikan wajahnya, aku tidak tahu bahwa disamping sifatnya yang cuek, angkuh, keras kepala, ternyata ada sisi perhatian didalam dirinya.

__ADS_1


Saat aku terdiam dalam lamunan tiba² " Kletekk" bunyi suara kakiku dan aku berteriak sangat keras.


" aaahhhh ", teriakku.


" sakit yah ", tanya Leon.


aku hanya bisa mengangguk.


" lagian kalau bawa barang itu jangan banyak², gini kan jadinya emangnya gk ada yang bantuin lo ", tanya Leon.


" tadi sih ada tapi dianya pergi duluan karna ada urusan, lagian juga hari ini bukan jadwal gue ", ujarku.


" kalau bukan jadwal lo, terus jadwalnya siapa ", tanya Leon.


" sekarang itu sebenernya jadwalnya Hana, cuman dia lagi sibuk sama kencan pertamanya ", jawabku.


" kencan pertama, emang ada yang mau sama dia ", ujar Leon.


" Apa, maksut lo dia jadian ama Dodi ", kata Leon kaget.


" Lo baru tahu yah, kirain aja udah tahu ", jawabku.


" Yaudah deh gue mau balik ke kelas, sama makasih udah mau nolongin tadi ", ujarku dengan sedikit malu.


" lo yakin mau balik ke kelas, gak pulang aja, kaki lo masih sakit ", menasehati.


" enggak, kaki gue udah sembuh kok ", jawabku, lalu aku mencoba turun dari kasur untuk berdiri tetapi saat aku pijakkan kakiku dilantai, kakiku tidak bisa menopang tubuhku hingga aku mau jatuh dan langsung disambut oleh Leon.


" tuh kan apa gue bilang, mending lo pulang aja ", kata Leon.


" tapi....", jawabku.

__ADS_1


" tapi apa, tunggu disini biar gue yang urus surat izin lo ", kata Leon lalu pergi meninggalkan.


" Dia kok tiba² perhatian banget yah sama aku, apa jangan²........., ah enggak, mungkin aja hari ini suasana hati dia lagi seneng makanya jadi baik banget ", kataku bergumam sendiri.


Pintu UKS terbuka......


" gue udah ngurus surat izin lo, sekarang lo udah boleh pulang ", ujar Leon.


" iyh, makasih yah ", jawabku dengan malu.


Saat mau keluar dari ruang UKS aja, harus dituntun sama Leon, rasanya sih agak aneh dan hatiku rasanya berdegup kencang banget.


Waktu sudah diluar ruangan, Hana datang menghampiriku sambil berlari berteriak namaku dan membawakan tasku.


" Keeliiii ", teriak Hana.


" ada apa Han ", menanyakan.


" maafin gue yah Kel, gue udah lalai dan malah lo yang kena imbasnya ", kata Hana merasa bersalah sambil memelukku.


" iyah gak papa ", jawabku.


" nih tas loh ", memberikan.


" makasih yah ", menerima.


" Lo jadi daritadi sama Leon, mmmmm oh gue paham gue paham ", ujar Hana sambil tersenyum.


" paham apaan ", tanyaku.


" ah gak tahu deh, gue pergi dulu nanti takut jadi nyamuk, dada ", kata Hana lalu pergi meninggalkan.

__ADS_1


# Assalamualaykum, makasih kak sudah mau membaca ceritanya sampai habis, jangan lupa like dan coment supaya menambah semangat saya dalam membuat episod selanjutnya #


__ADS_2