
" ehem kok gue ngerasa ada yang diam² perhatian nih ", Ujar Hana yang membuatku langsung tersadar.
" Enggak siapa yang lagi perhatian sama Leon ", Jawabku kesal.
" Gue tadi gk nyebut nama Leon lo ", Ujar Hana.
" Udah diem ", Jawabku.
" Eh Hana Keli, kalian berdua disini ", sapa Dodi yang tiba² datang.
" iyh, gue kesini mau nemuin lo ", Ujar Hana sambil malu.
" iyah { tersenyum manis }, kalau Keli ", Tanya Dodi.
" Gu..gue kesini cuman mau temenin Hana ", Jawabku agak kagok.
" hmmm nemenin apa nemuin ", Sahut Dodi
" iyah kok cuman nemenin ", Jawabku.
" Oke² ", Ujar Dodi.
" Dod gue boleh nanya, tuh temen lo kenapa berdiri disana sendirian ", Tanyaku ke Dodi.
" Oh si Leon, dia lagi ngelatih lemparan jarak jauhnya, yah dari dulu dia emang pengen banget buat nguasain ini, yah walaupun sulit tapi menurut gue ini sih tentang keberuntungan, karna susah buat ngelempar sebuah bola basket dengan jarak yang sejauh itu untuk langsung masuk ke dalam Ring ", Jawab Dodi.
" Oh ", Kataku yang terus memandang ke arah Leon.
{ Tak lama kemudian, perbincangan kami terhenti saat pelatih basket membunyikan peluitnya < priiit > }
__ADS_1
" Gue balik dulu yah, mau latihan lagi " Ujar Dodi.
" Iyh, hati² yah ", Sahut Hana.
{ Dodi menjawab Hana dengan senyumannya }
< Leon beneran gak papa, tapi dari wajahnya >
" Kel, kita balik ke kelas yuk ", Ajak Hana.
" Iyah ayo ", Jawabku.
Waktu terus berlalu hingga bel pulang berbunyi { Kriiiinggg..... }
" Ah akhirnya pulang juga, mama udah di depan gak yah ", Ujar ku sambil berjalan menuju gerbang depan sekolah.
{ Aku terus berjalan hingga langkah ku terhenti di tempat lapangan basket, dan lagi² disana aku melihat Leon yang sedang berdiri sendirian dengan bola basketnya }
" Dia...masih belum nyerah yah ", Ujar ku yang khawatir melihat Leon.
< Aku bisa melihat dari wajahnya kalau dia memang berlatih sungguh - sungguh demi turnamen ini >
" Tapiii..... Ah udahlah ", Kataku.
{ Aku memutuskan untuk langsung meninggalkan Leon, dan pergi kedepan pintu gerbang sekolah karna aku tidak mau membuat mama menunggu lama }
Di depan pintu gerbang sekolah.......
Disana sudah ada mama ku yang menungguku jadi aku langsung menghampirinya lalu masuk kemobil dan pulang kerumah......
( Sesampainya dirumah Keli..... )
__ADS_1
" Keli kamu kenapa, kok dari tadi kayak gak mood gitu ", tanya Mama Keli.
" Keli cuma lagi kecapean kok ma, jadi Keli mau istirahat kekamar dulu aja ", Jawabku.
" Oh yaudah, kalau ada apa² bilang ke mama yah, jangan di simpen sendiri ", Ujar mama Keli.
" iyah ma ", Jawabku, yang lalu naik keatas menuju ke kamarku.
( Dalam kamar Keli )
" Leon...., dia kenapa yah, kok dari tadi kayak sedih gitu gak kayak biasanya yang selalu ganggu orang, aku.....jadi kasihan ngelihatnya ", Ujar ku yang terus memikirkan Leon.
" Ah Keli, udah gak usah ngasihani dia { tiba² kesal sendiri }, tapi..... dia udah baik sama aku, jadi aku harus balas kebaikannya itu dengan cara buat dia senyum lagi,
Oke Leon tunggu aja besok si pendek ini bakalan kembaliin senyuman di bibir lo itu ", { Bersemangat }
Keesokan harinya, Keli bangun lebih awal karna dia sudah berencana kalau dia akan membuatkan bekal untuk Leon.
( Didapur )
{ Sreng...srengg...sreng.. } suara penggorengan.
" Hore nasi gorengnya udah jadi, sekarang tinggal ditaruh di wadah bekalnya aja, dan mudah mudahan Leon suka ", Kata ku yang sambil tersenyum senang.
" Loh Keli, pagi banget kamu bangunnya ", Ujar mama Keli menghampiri sambil mengusap - usap matanya.
" Iyah ma, Keli lagi pengen buat bekal ", Jawabku.
" hah buat bekal, ngapain kamu gk minta tolong mama aja ", kata Mama Keli.
" Enggak ma, gak papa kok, lagian Keli juga lagi pengen nyoba masak sendiri ", Jawabku.
__ADS_1
" Wah anak mama udah besar, yaudah sekarang kamu siap² sana, biar mama yang urus sisanya ", Ujar mama Keli.
" Oke ma ", Jawabku yang lalu pergi untuk bersiap - siap.