Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 2: benjolan


__ADS_3

" iyah ", jawabku.


Kami berduapun masuk kedalam sekolah, dalam perjalanan sambil berbagi cerita mengenai pengalaman pribadi, hingga perbincangan kami berhenti di tempat lapangan basket.


Disana ada 2 cowok yang lagi main Basket, aku juga gk tahu sama jalan pemikiran mereka.


Pagi-pagi udah mainin tuh bola gak bisa diem apa tuh tangan.


" Eh Kel berhenti dulu, lihat tuh disana ada pangeranku ", Kata Hana sambil menunjuk cowok itu.


" Pangeran apa ", menengok.


" Oh si Dodi, Pangeran dari mana dia aja gak punya istana, mak ama bapaknya juga bukan ratu ama raja gimana bisa disebut pangeran ", jawab ku.


" keeelll maksudnya bukan pangeran Istana, tapi pangeran dihatiku ", kata Hana.


Hana terus memperhatikan Dodi hingga Dodi menyadari dan memberikan senyumannya ke Hana.


" Kel, Kel si Dodi habis ngasih senyumannya Kel ", Lebay.


" Aku kayaknya mau pingsan Kel ", tambah gak karuan.


" Han, Han eh jangan gini, udah ayo kekelas lama-lama lo bisa jadi gila kalau disini terus ", jawab ku kesal.


" Dod, lempar bolanya ", pinta Leon.


" Oke ", melempar.


Dia Leon, cowok yang paling famous di sekolah ini banyak cewek yang ngejar-ngejar dia buat jadi pacarnya.


Leon berlari menuju ring Basket dan melemparkan bola Basket dan bola tersebut.......


" aduuuhhh ", terkena kepalaku 😑.


" Kel, lo gak pa-pa ", tanya Hana.


" gak pa-pa ", kataku.


" Syukurlah ", lega.

__ADS_1


" Ya sakitlah, namanya kena bola segede gini ", jawabku kesal.


" iya, iya ", kata Hana.


" heeehhh, ayo ngaku siapa yang lempar bola basket ini ", menanyakan.


" gue, maaf ya ", mengulurkan tangan.


(menepis tangan tersebut).


" lo, denger ya gak usah sok baik sama gue, lihat nih kepala gue sampek benjol gara-gara bola lo ", Marah.


" Oh benjol, sini ", mengelus kepalaku.


" iihh, singkirin nih tangan, nih gue kembaliin bola lo ", sambil mengembalikan bola.


" Ayo Han kita pergi ", menarik tangan Hana.


" Tapi ", tidak mau.


" ayo ", memaksa.


" iyah ", jawab Dodi.


" Heh, dasar cewek gila dibaikin malah dimarahi, gue kan udah minta maaf ", kata Leon dengan kesal.


" Udahla bro, namanya juga cewek mungkin dia lagi kesel sama lo ", sahut Dodi.


" Lo tau dari mana kalau dia lagi kesel sama gue ", jawan Leon.


" Ya tau aja, udahlah ayo balik ke kelas ", ajak Dodi.


" hmmm, iyah ayo ", sahut Leon.


Dalam perjalanan aku terus-menerus mengelus kepalaku.


" Kel, ngapain tadi lo ngajak gue pergi, itukan kesempatan gue buat ketemu ama Dodi ", kata Hana sambil memainkan jarinya.


" udah stop ya Han, lihat nih kepala gue lagi sakit dan sempet-sempetnya lo masih mikirin si Dodi, lo ini sahabat gue apa bukan sih ", kataku sambil terus-menerus mengelus kepala.

__ADS_1


" iya sih, lo emang sahabat gue, tapi si Dodi kan pangeran hati gue ", menambah amarah.


" oke fine, gue pergi ke kelas duluan dan lo silahkan balik kesana lagi ", kataku.


" iya, iya Kel jangan ngambek dong ", memohon.


" Enggak gue gak ngambek ", kesal.


" Bohong ", kata Hana.


" gue enggak ngambek Hana😊 ", berkata dengan lembut.


" ya udah, ayo ke kelas ", ajakku.


" gitu dong, ayok ", jawab Hana.


Sesampainya dikelas.


gue dan Hana duduk sebangku dibaris ke 2.


" eh, Kel sekarang waktunya apa sih, kok mereka semua serius banget ngeliatin buku mereka masing-masing ", tanya Hana penasaran.


" lo lupa ya, sekarang kan waktunya IPA ", jawabku.


" apa Ipa ", kaget.


" kok kaget sih ", tanyaku.


" gue bawa gak yah bukunya ", memeriksa kedalam tas.


" hah syukurlah bawa ", lega.


Bel berbunyi yang artinya pelajaran akan segera dimulai........


" assalamualaykum anak-anak ", guru memasuki kelas.


" waalaykumussalam pak", jawab murid-murid


Dia pak Lukman, guru Ipa dikelas gue, gurunya tegas, suka ceramah, suka ngasih ulangan dadakan dan selalu tidak mau kalau diajak salaman sama muris perempuan.

__ADS_1


Kalau lo mau salaman ke pak Lukman otomatis lo akan dikasih salam ala pak Lukman yaitu salam satukan dua telapak tangan πŸ™.


__ADS_2