Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 23: Hari yang dinanti & Rencana busuk


__ADS_3

................


Mereka terus berlatih berusaha untuk menunjukkan yang terbaik, hingga hari yang dinantikan pun datang......


( Hari pertandingan )


Kami satu sekolah SMA Taruna Jaya pergi untuk ikut melihat turnamen basket, serta untuk memberi semangat kepada mereka.


( Di tempat Turnamen )


" Baiklah semuanya selamat datang di Turnamen basket kali ini, sepertinya hari ini kita akan melihat sebuah pertandingan yang sangat seru, karna juara bertahan kita, tim basket yang tidak pernah pulang dengan tangan kosong atau selalu² membawa sebuah piala kemenangan yang berasal dari sekolah SMA Taruna Jaya ", Ujar presenter bola basket.


" Wuuuhhhhh....."


" SMA Taruna jaya pasti menang "


" Semangat..... ", Riuh suara penonton.


" Dan yang menjadi lawannya Tim basket yang selalu menjadi saingan sengit dari SMA Taruna Jaya dan juga selalu hampir membawa pulang sebuah kemenangan, ini dia SMA Pandawa ", Ujar presenter bola basket.


" SMA Pandawa kali ini pasti menang "


" Semangat, kalahkan mereka "


" Semangat...... " Riuh suara penonton.


( Kedua tim memasuki lapangan basket )


" Wow ini dia kedua tim basket yang selalu dinanti - nantikan, tatapan mereka sungguh tajam seperti menunjukkan sebuah peringatan, INI PASTI AKAN SANGAT SERU ", ujar presenter bola basket.


" Han, mereka natapnya kok sinis banget sih, kayak gak saling suka gitu ", Tanya ku ke Hana.


" Yah namanya juga musuh Kel, sekolah kita ini udah dari dulu saingan sama SMA Pandawa, apalagi kalau soal basket, kok lo baru tahu sih ", Ujar Hana.


" Yah namanya juga gue gak suka nonton basket ", Jawabku.


" Terus kenapa sekarang ikut kesini ", Tanya Hana lagi.


" Yah karna......gue harus nyemangatin mereka lah, supaya menang ", Jawabku.

__ADS_1


" Hmmm bener mereka, apa....salah satunya ", Ujar Hana menggoda.


" Hana ", Kata ku kesal.


" Iyah² maap ", Jawab Hana.


( Sedangkan suasana di dalam lapangan basket )


Mereka saling bertatapan tajam satu sama lain.


" Eh SMA Taruna Jaya, mending lo pulang sono dari pada entar malu - maluin kalau kalian kalah ", Ujar Key ( Kapten basket ) yang berasal dari SMA Pandawa.


" Heh, kalian emang gak tahu malu yah, yang sebenernya pantas pulang itu kalian ", Jawab Rendi dari SMA Taruna Jaya.


" Oh yah, Kapten Leon suruh anak buah lo pergi gih ", Ujar Key dengan sok nya.


" Ngapain kita harus pergi, kalau tuh piala udah tahu siapa tuannya ", Jawab Leon dengan melipat kedua tangannya.


( Key hanya bisa diam dengan menggertakkan giginya )


" Eh lo semua jangan sok kalau belum tanding, kita lihat aja entar lo semua bakal pulang dengan bawa rasa malu ", Sahut Mike dari SMA Pandawa.


" Eh denger bro, perbanyak skillmu kurangi bacotmu, jadi jangan banyak omong jadi orang ", Ujar Dodi.


" Mike jangan buang tenaga, kita simpan untuk nanti, dan lo semua bakalan bayar mahal omongan barusan ", Ujar Key dengan tatapan tajam.


( Wasit datang mengatakan bahwa pertandingan akan segera dimulai dan menyuruh kedua tim untuk segera mengambil posisi )


Dalam posisi terdepan terdapat Key dan Leon, mereka berdua menatapa tajam satu sama lain.


< Lihat aja Leon, Kemenangan hari ini adalah milik SMA Pandawa >


< Key...Key, Sampai kapanpun juga SMA Taruna Jaya lah yang bakalan menang >


< Priiitttt > peluit dibunyikan, bola dilemparkan ke atas, Leon dan Key melompat berusaha menggapai bola basket tersebut.


" Dod tangkep ", Teriak Leon ke Dodi sambil melemparkan bola basket.


Dodi menangkap bola tersebut dan memainkannya seperti yang sudah ia latih sebelumnya, SMA Taruna Jaya memainkannya dengan gesit dan taktik yang lincah, mereka tidak memberi kesempatan sedikitpun untuk SMA Pandawa.

__ADS_1


" Wow, pemandangan apa ini, ini masih menit ke 15 dan SMA Taruna Jaya sudah mencetak banyak sekali angka, dan SMA Pandawa masih tertinggal jauh, apakah ini hari kemenangan untuk SMA Taruna Jaya lagi ", Ujar presenter bola basket. SMA Taruna Jaya terus mencetak banyak skor, sedangkan SMA Pandawa tertinggal.


< Priiitttt > peluit wasit berbunyi yang artinya istirahat 10 menit.


" Gimana nih key, kita udah ketinggal banyak, kalau gini terus bisa² kita bakalan kalah ", Ujar Mike yang khawatir.


< Benar, kalau gini terus SMA Pandawa bakalan kalah, kalau dilihat - lihat Leon adalah Pion terkuat mereka, kalau seumpama Leon keluar, pasti SMA Taruna Jaya bakalan kalah >


" Mike gue punya rencana ", Ujar Key yang membisikkan sesuatu di telinga Mike.


Mike sontak terkejut mendengar rencana Key.


" Gila lu Key, emang gak papa kayak gitu ", Tanya Mike yang terkejut.


" Ini adalah jalan satu - satunya ", Jawab Key dengan tersenyum jahat.


< Priiitttt > Wasit kembali membunyikan peluitnya yang berarti pertandingan dimulai kembali.


Dodi mengoper bola basket tersebut ke Rendi yang kemudian Rendi berlari sambil memantulkan bola basket yang akan dioper ke Leon.


" Leon ", Teriak Rendi.


Leon langsung menerima bola basket tersebut Leon menuju Ring basket.


" Lihatlah si kapten dari SMA Taruna Jaya yang akan mencetak skor sekali lagi untuk sekolahnya, apakah dia akan berhasil ", Ujar Presenter bola basket.


Leon menuju ke ring basket dia melompat melakukan gerakan lay up shot.........


{ Deg...deg....deg....}


Key langsung memberi kode ke Mike untuk melancarkan rencana busuknya.


{ Grep } Mike langsung menarik kaos Leon yang bertuliskan angka 05 tersebut sehingga Leon terjatuh { gedebuk } bola basket tersebut terlempar jauh.


" Leon ", aku berteriak keras, tak percaya pemandangan apa yang kulihat.


< Priiiittt > wasit langsung menghentikan pertandingan tersebut.


Seluruh penonton menyoraki.

__ADS_1


" Leon....Leon, apa lo gak papa ", Tanya Dodi yang khawatir melihat Leon


Leon tidak menjawab sepatah katapun, dia terus memegangi pinggangnya yang kesakitan hingga pandangannya perlahan - lahan menghitam.


__ADS_2