
" iyh ma, ini juga sudah banyak loh ", kata papa Keli.
" haduuhh, yaudah kalian istirahat dulu aja sana, mama mau keliling sendiri ", kata mama Keli.
Akhirnya aku dan papa pergi mencari tempat makan sebentar untuk istirahat dan mengisi perut.
" hah akhirnya bisa istirahat ", kataku sambil menaruh semua barang belanjaan mama.
" iyh Kel akhirnya yah ", kata papa Keli.
" lagian sih, ngapain papa iyain apa yang mama mau, ginikan jadinya ", kataku.
" yah kamu juga harus ngerti papa Kel, kalau enggak nurutin nanti papa tidur di sofa lagi 😑", kata papa Keli.
"ddrrtt...drrtttt" getar hp papa Keli.
" bentar ya kel, papa angkat telepon dulu ", Kata papa Keli.
" iyh pa ", jawabku.
Aku meletakkan kepalaku diatas meja agar sedikit lebih tenang.
" Pendek", kata Leon sambil duduk di kursi
Aku kaget mendengar suaranya hingga kepalaku ku angkat dan melihat ke arahnya.
" maaf yah nama gue bukan pendek, tapi Keli dan lo ngapain duduk disitu pindah sana ", kataku.
" emang kenapa kalau gue duduk disini, lagian nih tempat kan bukan punya lo, (melihat ke arah belanjaan) lo habis belanja yah, banyak banget ", kata Leon
" iihhh bisa diem gak ", kataku kesal.
" enggak, gue kan punya mulut ", kata Leon.
__ADS_1
" lo ya, gak di sekolah gak disini sama aja ngeselin tahu gak ", kataku.
" oh gitu yaudah deh gue pindah, lagian kalau disini sama lo nanti kita dikira pacaran lagi ", kata Leon.
Aku langsung menendang meja, dan mengenai lutut Leon.
" aaww sakit ", kata Leon sambil memegangi lututnya.
" denger yah gue gak akan sudi punya pacar kayak lo, panjang tangan ", kataku kesal.
" beneran gak sudi, nanti kalau mau gimana ", kata Leon.
" dieemmm", kataku.
" hah yaudah deh gue pergi, dah pendek ", kata Leon sambil melambaikan tangan.
" Sekali lagi yah, gue gak pendek ", kata ku.
" Lo emang suka yah jadi pusat perhatian semua orang ", kata Leon.
" Diem", kataku.
" Dah ", kata Leon pergi meninggalkan.
" huh Astaga, kenapa aku selalu ketemu sama dia ", kataku bergumam.
" Kel ", panggil papaku.
" Keli ", panggil papaku lagi.
" oh iyh, apa pa ", kataku tersadar dari lamunan.
" Kamu kenapa, kok cemberut gitu ", menanyakan.
__ADS_1
" Keli...Keli gak papa kok ", jawab ku.
" oh, Kel kamu denger gak tadi ada orang teriak² kamu denger kan ", tanya papa Keli.
" eng...enggak Keli gak denger tuh ", jawab ku.
Waduh kok papa bisa denger sih, emangnya suaraku keras banget yah 😵.
" oh, Kamu gak denger sih suaranya itu teriak ² kayak orang gk jelas gitu ", kata papa Keli.
" oh..gitu yah pa", kataku.
Papa papa orang yang papa jelek-jelekin itu anak papa sendiri lagian ini semua gak bakalan terjadi kalau gak gara² pencuri gorengan itu.
" yaudah balik ke mama ayo, mama kamu udah telpon tadi katanya udah dibawah ", mengajak.
" iyah pa ", kataku.
Kamipun pergi untuk bertemu dengan mama.
" Akhirnya, ayo cepet pulang dan ini ayo bantu bawain ", kata mama Keli.
" Astagfirullah ma, ini udah banyak loh masa harus ditambah lagi ", kata ku.
" udah jangan gitu, ayo bawa ", suruh mamaku.
Kami pun pergi menuju mobil, dan pulang kerumah.
" Akhirnya sampai dirumah ", kataku.
" Ayo, Kel pa bantuin mama masukin ini semua kedalam ", suruh mama Keli.
" Kita lagi haduuhh ", kataku dan papa bersamaan.
__ADS_1