Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 22: Suapin!!!


__ADS_3

" Eh iyah ", Jawabku dengan anggukan.


< Apa, gue duduk berdua sama Leon, nanti dikirain orang apa >


" Kenapa bekalnya gk dimakan ", Tanya Leon.


" Eeehhh anu ", Jawabku dengan keringat dingin yang bercucuran baknya hujan.


" anu², udah cepet dimakan gih, nanti keburu bel masuk lagi, dan lo gak bakal sempet makan ", Ujar Leon.


< Dia...dia lagi khawatir sama aku >


" Sebenernya...., ini bekal gue buatin buat lo ", Jawabku sedikit malu.


< Apa buat gue > tersenyum


" Yaudah kalau gitu sini buka, biar gue yang makan ", Ujar Leon tersenyum


" Oh iyah, ini ", Jawabku yang memberikan bekal itu ke Leon.


" tapi......, enggak mau deh ", Kata Leon menolak.


" Loh kenapa ", Jawabku.


" Suapin gue ", Ujar Leon.


" Apa suapin, tapi lo kan udah gede, bukan bayi lagi ", Jawabku terheran - heran.


" Tapi lo kan udah bawain bekal ini buat gue, jadi lo juga yang harus bawa masuk makanan ini kemulut gue dengan cara nyuapin ", Ujar Leon.

__ADS_1


< Nih bocah, dikasih hati malah minta jantung, tapi gak papa deh gue nurutin dia sekali ini aja, asalkan dia sekarang seneng >


" Aaaaaaaa ", Kata Leon yang membuka mulutnya lebar².


{ Puft.... Dia lucu banget sih }


{ Aku mengambilkan sesendok nasi lalu memasukkannya ke mulut Leon }


" hmmm Enak, lo buat sendiri ", Tanya Leon dengan mulut penuh.


" Iyah, tapi habisin dulu itu ", Jawabku.


" Emang Kenapa lo tiba² masakin bekal buat gue, apa jangan²..... lo khawatir sama gue yah ", Ujar Leon.


< Akhirnya, Leon yang aku kenal balik lagi >


" Yah gue khawatir sama lo, lagian lo juga dari kemaren muka lo kusut terus, gak ada senyum - senyumnya, jadi makanya gue buatin bekal buat lo, agar lo bisa senyum lagi. Dan juga sambil balas semua kebaikan yang lo lakuin ke gue selama ini ", Jawab ku.


" Makasih yah, udah perhatian sama gue ", Ujar Leon sambil mengelus kepalaku.


{ Deg..deg..deg }


" Ah, singkirin nih tangan, malu tahu dilihat orang ", Kataku separuh senang dan separuhnya kesal.


" Iyah² ", Jawab Leon tersenyum manis.


" Lo gak makan juga ", Tanya Leon.


" Enggak, gue udah kenyang kok ", Jawabku.

__ADS_1


" Udah ayo buka mulut ", Suruh Leon.


" Buat apa ", Tanyaku kaget, Saat aku menanyakan ke Leon, dia langsung menyuapi ku.


" Hm ", menguyah.


" Gue tahu lo laper, jadi gue suapin yah, dan lo jangan sampai sakit cuman gara² gk makan, masa anak PMR sakit, kalau lo sakit siapa yang bakal ngobatin gue nanti ", Ujar Leon.


" Berhenti ngegombal ", Jawabku ke kesal.


" Iyah² ", Jawab Leon.


" Tapi lo harus banyak makan biar gak sakit, oke ", Ujar Leon.


{ Aku sangat malu hingga ke habisan kata² dan hanya bisa menjawab dengan anggukan }


Seketika bincangan kami berhenti saat, < Priiitttt > bunyi peluit, yang artinya latihan dimulai kembali.


" Yaudah pendek , gue pergi latihan dulu yah ", Ujar Leon sambil berdiri.


" Iyah, oh tunggu ", kataku menahan.


" Hm ", Jawab Leon.


" Semangat yah ", Ujar ku.


" Iyah, gue pasti semangat kok, karna energi gue udah penuh karna makanan lo, Yaudah gue pergi dulu yah, dah.... ", Jawab Leon yang lalu berlari bergabung dengan yang lainnya.


" iyah dah ", Jawabku yang sangat senang.

__ADS_1


< Tunggu tadi dia nyebut gue apa " Pendek " tuh orang kalau udah kumat ada aja, tapi untuk kali ini gue maafin deh, yang penting dia bisa senyum lagi, yahhh walaupun nyebelin " hehehe " >


__ADS_2