Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 28: Ini malam yang indah


__ADS_3

{ Di dalam kamar Keli }


"Hah, bisa - bisanya mama bilang kalau aku pacarnya Leon.


Emang kelihatannya sedekat itu yah," Ujar Keli sambil merebahkan badannya diatas kasur, memikirkan apa yang terjadi tadi.


< Tapi waktu dibilang aku pacarnya Leon kok hati rasanya kayak seneng dan ademmm gitu yah >


"Enggak," Ujar Keli melempar bantalnya.


"Itu cuman kebetulan aja, lagian Leon juga ngapain suka sama aku, aku sukanya marah² gak jelas dan kemarin waktu ngasih bekal sama kasih semangat juga cuman kepaksa aja,"


Disaat Keli lagi ngomel - ngomel sendiri gk jelas, tiba - tiba hp Keli berdering, Keli mengangkat telepon tersebut. Ternyata itu dari Hana.


 


..........HanaBFF🌈........


 


"Hallo," Ujar ku.


"Hallo Kel, nanti malem lo ada acara gk," Tanya Hana dalam telpon.


"Gue, hmmmm kagak ada tuh," Jawabku.


"Oooh, kalau gitu bagus dong, nanti mau ikut gak ke pasar malam," Ajak Hana.


"Eeeh gimana yah", Jawabku ragu.


"kok gitu sih jawabnya, ikut yah," Ajak Hana lagi memaksa.


"Sama siapa aja dulu nih, nanti cuman lo sama Dodi aja lagi, dan gue cuman jadi nyamuk," Jawabku.


"Enggak kok, kita pergi kesananya berempat, gue, lo, Dodi sama Leon," Ujar Hana.


< Apa sama Leon, mmm ikut gk yah >


"Ada Leon loh, beneran gk ikut," sambung Hana menggoda ku.


"Hmmm, iyah deh gue ikut, lagian di rumah juga gk ngapa - ngapain", Jawabku.


"Yeyyy Keli ikut, oke oke kita kumpul di depan pintu masuknya pasar malam yah," Ujar Hana.


"Iyah deh, kalau gitu gue tutup dulu yah", Ujarku.


"Oke dah", Jawab Hana


{ Tut...tut..tut } Menutup telpon.


"Ke pasar malam yah, kalau dipikir - pikir lagiii Dodi gandengan sama Hana, lah aku berarti harus gandengan sama, WHAT," Ujarku ngomel² sendiri.


< Sama Leon >


Deg....deg....deg

__ADS_1


"Nih jantung kalau setiap inget Leon bawaannya deg - degan terus, lama² aku bawa kedokter juga nih", Ujarku yang kesal sendiri.


{ Waktu terus berlalu hingga malam pun tiba }


"Ma boleh anterin Keli gak," pinta ku ke mama.


"Boleh, kemana emangnya," Jawab mama Keli yang sedang sibuk nonton sinetron di tv.


"Ke...ke pasar malam," Jawabku sedikit malu.


< Aku jarang pergi kemanapun dan selalu betah dikamarku sendiri, jadiii ini pertama kalinya aku minta kayak gini >


"Apa, kamu mau ke pasar malam," Jawab mamaku kaget sambil menoleh ke arahku.


"Kok mama malah kaget sih, kalau gak boleh juga gak papa kok," Ujarku yang hendak kembali kembali ke kamar.


"Tunggu, emang siapa yang ngelarang kamu kesana, mama tahu kok kamu pasti ke pasar malam hari ini, mau kencan sama pacar kamu yang tadi nganterin kamu itu kaaannn," Sahut mama Keli.


"Enggak, dia itu bukan pacar Keli maaa, lagian juga yang ngajak Keli ke pasar malam itu Hana kok," Jawabku kesal.


"Iyah² mama percaya sama kamu kok, yaudah ayo berangkat mama anterin kamu," Ujar mama Keli.


{ Aku hanya bisa menjawab dengan anggukan }


Aku dan mamaku pun berangkat menuju ke pasar malam, sesampainya disana keadaannya itu rameee banget.


"Keli, yakin gk mau mama temenin dulu aja," Ujar mama Keli dari dalam mobil.


"Enggak kok ma gak papa, lagian Keli udah janjian buat kumpul disini sama Hana, jadi mama pulang aja," Jawabku.


"Oh yaudah, kalau udah mau pulang telpon mama yah," Ujar mama Keli.


{ Akhirnya mama pergi, aku menunggu di depan pintu masuk pasar malam seperti yang Hana janjikan padaku }


» Tak lama kemudian, aku melihat mereka datang «


"Wah Keli kayaknya semangat banget udah dateng duluan," Ujar Hana sambil menghampiriku yang dibelakangnya diikuti Leon dan Dodi.


"Eh...iyah," Jawabku sedikit malu.


< Dateng duluan salah, dateng telat salah emang aku serba salah >


"Ya udah ayo masuk," Ujar Hana yang langsung menarik tanganku masuk ke dalam pasar malam.


"Yah kita di tinggal lagi deh, ayo Leon," Ujar Dodi.


"Hm," Jawab Leon singkat.


"Lo kok lesu banget sih, kenapa, kan disini udah ada Keli," Ujar Dodi yang mulai menggoda Leon.


"Penyakit lo udah mulai parah, bawa ke dokter gih," Jawab Leon, lalu berjalan mendahului Dodi.


"Eh Leon jangan ngambek dong," Sahut Dodi berlari menyusul Leon.


"Eh Dodi lihat ada bianglala, kita naik yuk," Ujar Hana sambil menoleh ka arah Dodi.

__ADS_1


"Oke", Jawab Dodi sambil tersenyum.


"Eeehhh Han tapi lo udah," Sahutku berusaha menghentikan Hana.


< Tuh kan, apa gue bilang lagi² gini kan >


{ Akhirnya aku cuman bisa jalan berdua sama Leon, nasiiib - nasib, kalau Hana ngajak aku lagi, aku gk bakal mau }


Dalam perjalanan aku sama Leon cuma dieeemmm aja, gk ngomong apa².


"Ngomong kek, gue ini orang loh bukan angin," Ujar Leon.


"Gue juga tahu lo bukan angin, lagian gue kan juga gk deket sama lo, jadi mau ngomong apa, tentang basket aja gue gk ngerti," Jawabku.


"Emang harus ada hubungan yang spesial dulu biar lo bisa ngomong sama gue," Ujar Leon yang sontak membuatku kaget.


< Apa, hubungan spesial, pacar kah >


"Eng...enggak," Jawabku kagok.


< Keli...keli ( Tersenyum kecil )


"Yaudah ayo ikut gue," Ajak Leon sambil memegang tanganku.


"Eh kemana, gak usah pegangan juga kan," Sahutku malu.


< Emang mau kemana sih >


{ Akhirnya kami sampai di lapangan luas yang tempatnya gk lumayan jauh dari pasar malam tadi }


"Lo ngapain ngajak gue kesini," Tanyaku ke Leon.


"Lo akan tahu jawabannya sebentar lagi, sekarang lihat ke langit," Jawab Leon.


< Lihat ke langit >


{ Aku menuruti apa yang Leon katakan, dan tak lama kemudian "Duar...duar...duar" ribuan kembang api, menghiasi langit malam yang indah }


"Waaahhh indah banget,"


Mataku tebelalak, tak ingin terpejam walau sedetik saja, karna pemandangannya sungguh indah.


"Lo suka," Tanya Leon sambil menoleh ke arahku.


"Iyah, suka bangeettt," Jawabku tersenyum lebar.


"Kalau gitu, gue jadi pengen jadi kembang api," Ujar Leon.


"Ke...kenapa," tanyaku heran.


"Karna gue, juga pengen disukai sama lo," Jawab Leon, yang membuatku langsung menginjak kakinya.


"Awh, sakit tahu" Sahut Leon.


"Bisa berhenti ngegombal gk sih, ini nih momem bagus jadi jangan dirusak," Ujarku.

__ADS_1


"Iyah²," Jawab Leon.



__ADS_2