Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 27: Bukan ma!!!


__ADS_3

Keesokan harinya, saat upacara selesai kepala sekolah kami mengumumkan dengan bangganya bahwa tim basket kami, sekali lagi mengharumkan nama SMA Taruna Jaya.


Semua murid dan para guru bertepuk dan bersorak dengan riangnya, dan begitupun juga dengan diriku.


{ Di kantin }


"Akhirnya gue bisa makan puas hari ini", Ujarku yang membeli makanan cukup banyak.


"Kel lo kenapa sih, kok tumben beli makanannya banyak banget", Tanya Hana.


"Ya iyalah sekarang itu kantin lagi lumayan sepi, dan makanan juga masih banyak. Jarang² tahu gue dapet kesempatan ini, biasanya kan harus rebutan dulu",


"Hmmmm rebutan sama siapa nih yeee", Goda Hana.


< Kumat nya kambuh lagi >


"Han suasana hati gue lagi seneng, jadi jangan diganggu oke", Ujarku sedikit kesal.


"Iyah - iyah", Jawab Hana.


{ Saat kami sedang asyik mengobrol, Dodi dan Leon datang menghampiri, dan duduk bersama kami }


"Hai Hana Keli", Sapa Dodi.


"Hai juga", Jawab Hana.


< Lagi² mereka berdua, hadehhh >


"Wah Keli kayaknya nafsu makannya lagi baik nih, banyak banget yang dibeli", Ujar Dodi.


"Kalau udah tahu, jadi tolong jangan buat nafsu makan gue hilang", Sahut ku.


"Eh Leon, kenapa sekarang masuk sekolah, bukannya luka lo masih belum sembuh", Tanya Hana.


"Gak papa kok, habis di kasih semangat mana mungkin luka gue gk bisa sembuh", Jawab Leon sambil melihat ke arah ku.


"Hmp", sontak diriku langsung tersedak.


"Kel, lo gak papa", Tanya Hana.


"Gak papa....gue gak papa",


< Waktu sakit wajahnya melas gitu, waktu udah sembuh kumat lagi, dasar tangan panjang, pencuri gorengan >


"Dod ikut gue yuk", Ajak Hana.


"Han lo mau kemana lagi", Tanya ku.


< Jangan bilang lo mau ninggalin gue lagi berdua sama Leon >


"Pergi bentar kok, lo disini aja sama Leon dulu, ayo Dod",


{ Pergi cepet kayak angin }


Krikkk....krikkk....krikkk


"Kok diem mulu sih, didepan lo ini ada orang loh", Ujar Leon.

__ADS_1


"Kata mama gue, kalau lagi makan itu gak boleh ngomong", Sahutku.


"Tapi juga, kata mama gue kalau lagi makan itu gk boleh sampe belepotan", Ujar Leon sambil mengusap sisa makanan dipipiku.


{ Deg...deg...deg }


"Singkirin nih tangan, kita ini di kantin tahu", Sahutku kesal.


"Oke²", Jawab Leon.


{ Kriiinggg...... } Bel masuk berbunyi.


"Hah masuk nih, yaudah gue balik dulu yah", Kata Leon sambil mengacak - acak rambutku.


"Hm iyah", Malu.


Waktu pelajaran terus berlalu, hingga bel pulang pun berbunyi { Kringgg🔔...... }


{ Di depan pintu gerbang sekolah }


"Haduh mama mana sih, kok gak dateng²", Ujar ku yang sudah lama menunggu jemputan.


"Lo belum di jemput", Sahut Leon yang sontak membuatku kaget.


"Astagfirullah, Lo buat orang kaget aja, jantung gue mau copot tahu gak",


"Habisnya lo ngelamun aja sih",


"Gue lagi nunggu jemputan kok, gak ngelamun", Jawabku kesal.


"Tapi kayaknya gk bakal dateng sih",


"Siapa yang lagi do'a in lo, coba lihat tinggal lo sendiri aja disini, udah ayo naik", Ajak Leon.


{ Melihat sekeliling }


< Iyah sih emang sekarang cuman tinggal gue aja, daritadi angkot sama ojek juga kagak ada yang lewat, apa gue bareng dia aja yah, tapiiii >


"Gue hitung sampek 3 yah, 1....


< Gimana yah >


"3",


"yah yah gue ikut gue ikut", sahut ku.


"Yaudah, ayo naik",


{ Naik ke atas sepeda motor dengan terpaksa }


< Habis satu kok tiba² 3, gimana sih pasti waktu mapel matematika tidur mulu >


"Udah ayo jalan", Ujarku.


"Lo lupa yah buat pegangan", Sahut Leon


< Tuhkan apa gue bilang, yah ini nih yang buat gue ogah di bonceng sama dia, "Hadehh" Lebih baik gue turutin dulu daripada entar gk nyampe² >

__ADS_1


"Mau gue ajarin lagi",


{ Langsung pegangan }


"Nah gini dong, ayo berangkat", Ujar Leon.


{ Sesampainya dirumah Keli }


Turun dari sepeda motor.......


"Gak mau mampir dulu", Ajakku.


"Enggak dulu deh, gue anter lo sampek pintu aja gimana", Jawab Leon.


"Hmmm oke deh", Jawabku.


{ Sesampainya di depan pintu }


Tok...tok...tok...


Krreekkk { pintu terbuka }


"Eh Keli udah pulang, maap yah mama lupa", Ujar mama Keli.


"Iyah ma gak papa, eh iyah ma kenalin ini teman Keli namanya Leon",


"Halo te", sapa Leon.


"Eh iyah nak Leon, kamu yah habis nganter Keli, makasih yah ganteng", Sahut mama Keli.


"Iyah tante sama²", Jawab Leon sopan.


"Eh nak Leon kamu ikut ekstra apa kok tinggi banget, ganteng lagi", Tanya mama Keli.


< Yah gue dikacangin >


"Saya ikut ekstra basket te", Jawab Leon.


"Wah ikut ekstra basket, kalau bisa Keli ajarin juga yah dia dari dulu pendek terus", mama yang terlalu jujur.


"Iyah tante, kalau gitu Leon pulang dulu yah", Ujar Leon.


"Gak masuk dulu",


"Kapan² aja tante, kalau kesini lagi", Jawab Leon.


"Oh iyah, hati² yah nak ganteng",


"Iya, saya permisi dulu", Jawab Leon yang lalu pergi.


"Eh Keli, dia itu ganteng banget loh tinggi lagi, pasti pacar kamu yah", Goda mama Keli.


"Bukan kok ma, cuman temen aja", Jawabku.


"Hmmm bener",


"Udahlah ma Keli capek", Jawabku lalu masuk ke dalam rumah

__ADS_1


"Hmmm malu nih ya, memang asmara remaja, adaaaa aja pakek malu² segala",


__ADS_2