Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 19: Enaknya dianterin mama


__ADS_3

Keesokan harinya.......


" Keli, ayo makan dulu ", Ujar mama Keli yang masuk kedalam kamar Keli sambil membawa segelas susu hangat dan roti bakar.


< Saat mama Keli masuk kedalam kamar Keli, Beliau sudah melihat diriku yang sudah siap untuk berangkat kesekolah >


" Loh kamu kok sudah siap, kakinya kan masih sakit, mending izin gk masuk sehari saja yah ", Kata mama Keli yang meletakkan sarapanku di atas meja.


" Kaki Keli udah sembuh kok ma, udah gk sakit lagi ", Jawab Keli sambil berjalan agar mamanya percaya bahwa kakinya sudah sembuh.


" Beneran udah sembuh, kamu gak bohong kan ", Ujar mama Keli khawatir.


" iyah ma, Kaki Keli udah sembuh kok, nih lihat yah { Melompat - lompat } tuh kan Keli gak jatuh, mama gk usah khawatir, Keli kan kuat ", Jawab ku.


" Kuat², kalau orang kuat itu, walaupun di urutin gitu aja gk bakalan teriak², lah kamu teriak² sampai kuping mama nyut - nyutan ", Ujar mama Keli.


" ih mama, kalau itu kan memang sakit banget, jadi Keli gk bisa kalau gk teriak ", Jawab ku dengan memasang wajah cemberut.


" iyah² gak usah cemberut juga kali, sekarang mama anterin kamu saja yah, karna mama masih gk percaya kalau kaki kamu sudah sembuh ", Ujar mama Keli.


" Beneran ma, yeeeyyyy ", Jawab ku kesenengan.


< Akhirnya, gk usah pegel - pegel buat jalan kaki lagi, kalau cuma gara² kaki terkilir aja bisa enak begini, ngapa gk dari dulu aja, hihihi >


" Udah ayo berangkat, nanti kamu telat lagi ", Ujar mama Keli.


" Oke ma ", Jawab ku yang tersenyum lebar.


Kamipun berangkat menuju sekolah.....


Hingga tak lama kemudian, akhirnya kamipun sampai.

__ADS_1


{ Turun dari mobil }


" mama, Keli masuk dulu yah ", Ujar ku.


" Iyah hati² yah, jangan sampai jatuh lagi ", Jawab Mama Keli dari dalam mobil.


" Siap ma ", Kata ku.


" Yaudah mama pulang dulu, dadah ", Ujar mama Keli, yang lalu pergi meninggalkan.


" iyah ma, dadah ", Jawabku sambil melambaikan tangan.


" Keli ", Sahut Hana mengejutkanku.


" eh ayam², iiihhh Hana, jantung gue mau copot tahu ", Ujar ku kesal.


" hehehe, iyah² maap, lo tumben dianter ", tanya Hana.


" iyah nih, karna kejadian yang kemarin mama gue jadi gk percaya kalau kaki gue ini sudah sembuh, makanya ngotot pengen nganterin ", Jawabku.


" hmmm bener juga sih, ternyata dianterin itu enak banget yah ", Jawab ku.


" Yaudah ayo masuk, nanti keburu bunyi bel lagi ", Ujar Hana.


" Oke ", Jawabku.


Akhirnya, kami masuk kedalam sekolah dan menuju kekelas.


Bel jam pertama berbunyi { kriingg..... }


Waktu pelajaran jam pertama terus berlalu hingga bel istirahat berbunyi......

__ADS_1


" Han, lo mau kemana ", tanyaku ke Hana.


" Oh gue, gue mau nemuin Dodi di lapangan basket ", Jawab Hana.


" Oh.... ", Jawabku.


" Mau ikut ", Ujar Hana mengajak.


" mmmm..... ", Jawabku yang masih mempertimbangkan.


< Kalau gue ikut Hana buat nemuin Dodi... Berarti gue juga harus ketemu sama si pencuri gorengan itu dong, tapi kalau gue di kelas, gue sendirian, jadi harus gimana >


{ Saat aku masih mempertimbangkan, Hana langsung menarik tanganku untuk pergi dengannya }


" eehhh Han, gue kan belum jawab mau apa nggak " Ujar ku ke Hana.


" Keli, dengan lo diam gitu berarti lo itu sudah jawab iyah, lo tahu gk bahwa diam itu juga termasuk sebuah jawaban loh ", Jawab Hana.


< Akhirnya aku terpaksa mengikuti Hana ke lapangan Basket, Sesampainya disana aku hanya melihat Leon yang sedang berdiri sendirian di lapangan basket >


( Lapangan Basket )


" Gue bisa gk yah ngelempar bola basket ini dengan jarak sejauh ini dan langsung masuk kedalam ring, Karna ini termasuk cara yang terbaik kalau gue lagi terdesak ataupun mau kehabisan waktu, ah jangan negatif thinking dulu, lagian kan belum di coba ", Ujar Leon yang berusaha untuk menyakinkan dirinya.


{ Leon mengambil nafas, dan meluncurkan tembakannya tersebut }


" Buk " bunyi bola basket jatuh.


{ Tapi sayangnya, tembakannya tersebut melenceng dan tidak masuk kedalam ring }


< Hah, mungkin gue harus berlatih lebih keras lagi >

__ADS_1


" Lemparannya gak masuk yah, Leon dia kenapa sih kok wajahnya gk kayak biasanya ", Gumamku yang khawatir melihat Leon.


# Assalamualaykum kak, makasih udah mau mampir jangan lupa like and coment dan mampir ke ceritaku lainnya bila berkenan, Teriama kasih #.


__ADS_2