
< Heehhh >
*Wasit mengatakan bahwa pertandingan akan dimulai kembali, menyuruh untuk kedua tim segera mengambil posisi.
Lagi - lagi diposisi terdepan adalah kedua kapten tim basket*.
"Lo kira bisa menang dengan luka lo itu", Ujar Key mengangkat satu alisnya.
"Luka ataupun tidak SMA gue pasti akan menang", Jawab Leon.
"Gue saranin aja kalau khayal tuh jangan ketinggian, kalau jatuh bakalan sakit", Sahut Key.
"Saran yang bagus, tapi kayaknya itu lebih cocok buat kalian", Jawab Leon.
< Priittt > Peluit dibunyikan kembali, bola dilemparkan ke atas. Leon dan key melompat untuk meraih bola tersebut, tapi untuk yang sekarang Key lah yang berhasil merebut bola basket tersebut.
Permainan masih dikusai oleh SMA Pandawa, sedangkan SMA Taruna Jaya masih tertinggal, walaupun Leon sudah kembali bergabung tapi dia tidak bisa bermain dengan maksimal.
disaat Leon menguasai bola.
{Gedebuk} Key sengaja menyenggol Leon hingga terjatuh.
"Awh", Rintih Leon sambil memegang pinggangnya yang masih memar.
"ups sorry, gue gk lihat tadi", Ujar Key.
"Lo pasti sengaja kan", Sahut Leon kesal.
"Kalau gue emang sengaja terus kenapa, eh Leon sadar diri dong, dengan kembalinya lo di turnamen ini, malah nambah beban tim lo tahu nggak", Ujar Key yang lalu pergi begitu saja.
< Beban, apa iyah >
Saat Leon merenungkan omongan Key tadi.........
"Ayo bangun", Ujar Dodi mengulurkan tangan.
Leon menyambut tangan tersebut dan berdiri.
"Dod apa menurut lo, gue ini beban buat tim ini", Tanya Leon dengan raut wajah sendu.
"Enggak kok, lo itu kebanggaan buat tim ini", Jawab Dodi menepuk bahu Leon.
__ADS_1
"Udah sekarang kita harus semangat oke", Lanjut Dodi menyemangati.
"KALIAN SEMUA SEMANGAT, SMA TARUNA JAYA PASTI MENANG", Teriak ku memberi semangat bagai api yang berkobar.
< Keli >
"Tuh disemangatin", Goda Dodi.
"Iyah", Jawab Leon tersenyum.
"Kel lo ngapain", Tanya Hana.
"Ya ngasih semangat lah, emang lo gak mau", Jawabku.
"Oke, KALIAN HARUS MENANG", Sahut Hana berteriak keras menyemangati mereka.
"dikasih suport tuh", Goda Leon.
"Eehh iyah", Jawab Dodi malu.
< Kel, gue gak akan kecewain lo dan sekolah kita, itu janji >
Permainan dimulai lagi setelah ada insiden kecil, keajaiban itu datang, SMA Taruna Jaya kembali menguasai permainan, angka demi angka mereka cetak, dan segera menyusul ketertinggalan.
"Gimana nih Key, waktu bentar lagi udah mau habis, dan sedangkan kedudukan kita udah sama, SMA Taruna Jaya juga kaya mendapat keajaiban dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya, kalau gini terus kita pasti, ah", salah satu anggota pemain SMA Pandawa khawatir kalau mereka akan kalah lagi.
< Enggak, SMA Pandawa kali ini harus menang >
"Gue punya cara", Jawab Key.
"Cara apa", Tanya salah satu pemain.
"Walaupun Leon sekarang udah balik tanding tapi kekuatannya gk sehebat sebelumnya, jadi gue saranin, saat Leon yang bawa bola itu sendirian kita kepung dia", Ujar Key yang memberikan rencananya.
"Oke, kita setuju", Jawab mereka.
"Baiklah semuanya, waktu sebentar lagi akan habis, akan tetapi kedudukan antara SMA Taruna Jaya dan SMA Pandawa sama, apakah SMA Taruna Jaya akan tetap mempertahankan juaranya, atau SMA Pandawa akan menjadi juara baru pada turnamen kali ini, ayo kita saksikan", Ujar presenter bola basket.
"Leon lempar", Pinta Rendi untuk mengoper padanya.
Tapi seperti rencana Key tadi, Leon terkepung.
__ADS_1
"Enggak, Leon dikepung", Gumam Dodi.
"Sekarang lo mau kemana kapten Leon",
"Udah nyerah aja",
"Ini sudah waktunya kalian kalah",
< Gu....gue dikepung, gimana gimana nih, waktu sudah hampir habis, dan gue malah terkepung disini, apa yang harus gue lakuin >
"Wow sepertinya sang kapten Leon, sedang terkepung, dan sedangkan waktu akan habis, apa yang akan dia lakukan" Ujar presenter bola basket.
< Lemparan jarak jauh, iyah itu, tapi......sewaktu latihan gue selalu gagal, gua gk mungkin bisa { memandang kearah teman-temannya } Enggak gue pasti bisa, mereka udah berjuang sekuat tenaga, dan juga Keli dia juga, gue gak boleh kecewain mereka semua >
Suara riuh penonton
< Huh { menghela napas } Leon tenang, lo pasti bisa >
"Apa, Leon ngapain, apa jangan²", Ujar Keli tak percaya.
"Dia mau ngelakuin itu", Ujar Dodi kaget, dia takut kalau ini akan gagal.
{ Wushhhh } bola tersebut terlempar, melayang di udara menuju ke ring basket.
< apa akan masuk, apa mungkin bisa ( menutup mata ) >
{ Buk } bunyi jatuh bola basket.
"MASUK", ujar presenter bola basket.
Saat itulah waktu habis dan pertandingan usai yang dimenangkan oleh SMA Taruna Jaya.
"Wow hebat, di detik² terakhir sang kapten Leon mencetak skor yang tidak terduga, ternyata SMA Taruna Jaya adalah juara bertahan yang tak terkalahkan", Ujar presenter bola basket.
"Apa", Key hanya bisa tercengang melihat itu, begitupun juga dengan diriku, Dodi, Hana dan semua orang yang menyaksikan hal itu.
< Apa masuk >
Perasaan Leon sangat campur aduk, dia merasa tak sia² selama ini berlatih sebegitu kerasnya dan akhirnya mendapatkan sebuah keberhasilan yang begitu memuaskan.
Akhirnya SMA Taruna Jaya bisa pulang dengan rasa bangga membawa sebuah piala di tangannya, dan sedangkan SMA Pandawa hanya bisa pulang dengan membawa rasa malu.
__ADS_1
< Gue Leon, kapten basket SMA Taruna Jaya, dari turnamen ini gue dapat 1 pelajaran yang amat berharga yaitu.......
" Jika kalian memiliki sebuah mimpi maka kejarlah mimpi tersebut tanpa kenal lelah berlarilah dan tersenyumlah, selama masih ada orang yang mendukung kalian untuk bangkit maka itu bukanlah kata mustahil ".