Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 16: Pegangan


__ADS_3


" Yaudah jangan pikirin itu, sekarang gue mau tanya, lo pulang naik apa ", tanya Leon.


" Naik, yah gue kalau pulang pergi yah jalan kaki, tapi kalau keadaannya begini yah mendingan gue naik angkot kalau gak ojek ", jawabku.


" yakin ", tanya Leon.


" y...iyalah ", jawabku.


" yaudah, biar gue anterin lo sampai gerbang ", mengajak.


" ah, gak usah gak usah, gue bisa jalan sendiri kok ", ujarku.


" Keli bisa enggak, gak keras kepala sehari aja, kalau gue gk anterin lo sampek gerbang terus lo mau ngesot dari sini sampek gerbang sana ", jawab Leon.


Hah ngesot, tapi bener juga sih masalahnya aku gak enak kalau diliat orang.


" yaudah deh ", jawabku malu.


Akhirnya Leon mengantarkanku sampai depan gerbang sekolah.


" lo yakin mau nunggu ", tanya Leon.


" ya iya yakin, emangnya mau gimana lagi ", jawabku.


" yaudah gue masuk dulu ", ujar Leon.


" oke, tapi tunggu sekali lagi terima kasih yah ", ujarku


Leon hanya bisa tersenyum dan pergi kedalam.


Aku menunggu lama tapi gak kelihatan angkot ataupun ojek satupun juga.

__ADS_1


" haduh kok gak ada angkot sih, terus aku pulangnya gimana ", kataku mengeluh


lalu disampingku ada bunyi suara sepeda motor yang menghampiriku , ternyata dia adalah Leon.


" Ayo naik ", mengajak.


" enggak ", jawabku.


" lo mau nunggu sampai kapan, angkot sama ojek gak bakalan ada kalau belum waktunya pulang ", Ujar Leon.


gitu yah, tapi bener juga sih.


" udah ayo naik ", ajak Leon.


Aku hanya bisa mengangguk......


Akhirnya aku menuruti ajakan Leon untuk naik motornya.


Aku meraih helm tersebut dan memakainya.


" sudah, ayo jalan ", ujarku.


tetap diam ditempat......


" kok malah diem sih, kalau diem terus sampeknya kapan ", ujarku lagi.


" gue gak bakalan jalan, kalau lo belum pegangan ", jawab Leon.


" Apa pegangan ", kataku kaget.


" iyah pegangan, dalam berkendara itu walaupun harus pakai helm tapi juga harus pegangan biar gak jatuh, ayo pegangan ", suruh Leon.


dasar nih cowok, gue gak bakalan nurutin apa yang dia mau.

__ADS_1


" lo gak tahu caranya pegangan yah, oke (Leon langsung menyambut tanganku dari belakang dan menaruh tanganku di perutnya) nah pegangan itu kayak gini, biar gak jatuh ", ujar Leon.


" yaudah, cepetan jalan ", kataku kesal.


Kebanyakan tingkah, harus pakek pegangan segala lagi, kalau enggak karna kaki ku sakit nih, udah gue tonjok tuh muka dari tadi.


" oke kita berangkat ", ujar Leon.


Dalam perjalanan aku hanya bisa menutup mataku, bukannya takut sih, cumaa...yah rasanya aneh aja.


Nih anak, ngapain pake tutup mata segala ( melihat Keli dari kaca spionnya ), emangnya dia takut yah, hahaha... Kel Kel ternyata dibalik sifat lo yang keras kepala dan suka marah² ternyata ada sisi penakut juga yah, lucu banget sih ( tersenyum kecil ).


" Ngapain pakek tutup mata segala, udah buka aja, tenang gue gak bakalan ngebut kok ", ujar Leon.


Lalu aku perlahan-lahan membuka mata.


" nah gitu dong ", kata Leon.


Banyak omong, gumamku dalam hati


" Rumah lo dimana " bertanya.


" tinggal lurus aja terus belok kiri ada rumah pagar hitam, itu rumah gue ", jawabku.


" oh, oke ", ujar Leon.


Sesampainya di rumahku.....


Aku turun dari motor Leon, dan memberikan helmnya.


.............


Assamualaykum kak, makasih udah baca ceritanya sampai habis, jangan lupa like and coment yah kak, supaya menambah semangat saya dalam membuata eps selamjutnya

__ADS_1


__ADS_2