
"Hah, sebaiknya gue keluar cari udara segar dulu aja," Gumam Leon.
(Mengambil jaket dan kunci motor)
Turun kebawah...
"Den Leon mau kemana, malem-malem begini?" Tanya Bibi.
"Leon mau keluar bentar kok bi, mau cari angin," Jawab Leon.
"Owh, mau bibi panggilin nyonya dulu," Ujar bibi.
"Enggak usah deh bi, kalau bunda nanya sama bibi jawab aja Leon keluar bentar mau cari angin," Ujar Leon.
"Yaudah, hati-hati ya den," Ujar Bibi.
"Iyah bi," Jawab Leon.
////////////////////////
Akhirnya Leon pergi keluar dengan menaiki sepeda motor ninja merah miliknya...
Batin Leon.
"Hah apa'an tuh," Ujar Leon.
Leon melihat disebuah lapangan luas, terdapat beberapa remaja yang sedang saling lempar tepung ke teman mereka, dan salah satu teman mereka membawa sebuah kue ulang tahun yang berhiaskan lilin diatasnya.
"Acara ulang tahun yah," Gumam Leon.
"Gue jadi keinget sama Keli, Aaaahh enggak-enggak tujuan gue buat keluar ini cuma untuk nenangin pikiran," Ujar Leon.
Leon terus mengendarai sepeda motornya hingga tak sengaja melewati depan sekolahnya (SMA Taruna Jaya).
batin Leon kaget.
kamu ini seorang kapten Leon... (Tiba-tiba teringat kembali kata-kata pelatih)
(Ciiittttt) mengerem...
(membuka kaca helm)
__ADS_1
"Hah...hah...hah, enggak-enggak, gue kesini buat nenangin pikiran, kenapa...kenapa malah jadi kayak gini," Ujar Leon yang berhenti di pinggir jalan.
"Keli....basket, mana yang harus gue pilih," sambung Leon yang mulai frustasi.
"Sebaiknya gue pulang, daripada nanti ada apa-apa," Ujar Leon yang memutuskan untuk pulang.
(Brrrmmm..bbrrmm...bbrrmmm) menyalakan kembali sepeda motor.
Leon habis ini ulang tahunku, kamu bisa dateng kan....
"Keli, enggak Leon fokus,"
Kamu ini seorang kapten Leon...
"Pelatih, AAAHHH LO SEMUA PERGI DARI PIKIRAN GUE,"
(Terus menginjak gas)
Leon terus menambah kecepatannya
Sedangkan dari arah berlawanan, terdapat sebuah truk yang sama cepatnya.
Tiiitttt....ttiiitt (bunyi klakson truk)
Batin Leon kaget.
Leon hendak menghindar, tapi apadaya akhirnya kecelakaan besarpun terjadi.
sang pengemudi truk hanya mengalami cedera ringan.
Dan sedangkan Leon terpental jauh dari sepeda motornya, Kepala Leon terbentur pembatas jalan dan mengeluarkan darah dengan luka lecet di sekujur tubuhnya.
"To...tolong," Rintih Leon (perlahan menutup mata).
Sedangkan dari kejauhan...
__ADS_1
"haahh akhirnya dapet juga baksonya, habisnya mami sih malem-malem pengen bakso ada-ada aja," Ujar Hana dengan mengendarai sepeda kayuhnya.
"Ngapain truk segede gitu berhenti ditengah jalan, dan motor itu (menyipitkan mata) warna merah kayak punyanya, ASTAGA LEON,"
Hana mengayuh sepedanya secepat-cepatnya menuju ke tempat kejadian.
"YA ALLAH LEON," (membanting sepeda)
Hana Melihat Leon yang sudah terkapar tak sadarkan diri.
"Leon, bangun Leon (melepaskan helm) astagfirullah kepalanya berdarah," Ujar Hana panik.
(Menelpon Dodi)
(Mengangkat...)
📞"Hallo sayang," (Dodi)
📞"Sayang-sayang pala lo, cepetan kesini," (Hana)
📞"Pa'an sih, heboh banget," (Dodi)
📞"Dod Leon....KECELAKAAN," (Hana)
📞"APA, oke gue kesana sekarang, dimana lu sekarang," (Dodi)
📞"Datang aja ke (memberitahukan tempat kejadian)," (Hana)
📞"Oke gue kesana tunggu yah," (Dodi)
(Menutup telepon)
"Leon, Leon (menepuk pipi) bangun napa, jangan tidur di jalan, ini lagi pake darah-darahan," Ujar Hana tambah panik.
"Oh yah Ambulans, gue harus telpon Ambulans," Ujar Hana.
(Menelpon Ambulans)
Tak lama kemudian Dodi pun datang disusul dengan mobil Ambulans, dibelakangnya.
Dodi dan Hana membantu Para petugas untuk membawa masuk Leon kedalam mobil Ambulans.
__ADS_1