Anak Basket VS Anak PMR

Anak Basket VS Anak PMR
Eps 29: Mantra Leon


__ADS_3

"Oh yah, ngomong-ngomong mama lo terobsesi banget yah sama CM tinggi badan lo," Ujar Leon


"Yaaahhh mama memang gitu orangnya, kalau udah ngomongin tentang tinggi badan tuh serius banget, bahkan sampek-sampek gue disuruh buat ikutan basket," Jawab Keli.


"Terus kenapa lo gak ikut aja," Tanya Leon.


"Gimana gue mau ikut, gue kan gk suka sama yang namanya basket, udah pegel, terus harus loncat-loncat lagi, hadeeeh enakkan juga ikut PMR, tapiii mama juga masih maksaaa aja," jawab Keli.


"Kalau lo emang gk suka sama basket, masih ada cara lain yang ampuh buat bikin lo tinggi kok," Ujar Leon sambil mengelus kepalaku.


"Beneran, gimana caranya," Sahutku yang sangat antusias.


"Gini, setiap hari lo bilang dalam hati,


( gue tinggi bukan pendek ) nah mantra itu lo ulang-ulang terus, pasti deh lo pasti bakalan ngerasa kalau lo itu tinggi," Ujar Leon.


"Enak aja, kalau gitu caranya sih gue lama-lama bisa stress tahu gak," Jawabku kesal.


"Kalau gitu...sekarang gue tanya, lo seneng gak selama ngelakuin ini semua," Tanya Leon lagi.


"Sebenarnya sih....gue gak seneng ngelakuin ini semua," Jawab ku.


"Terus kalau lo gak senang, kenapa lo masih ngelakuin," sambung Leon lagi.

__ADS_1


"Karna....gue gak mau buat mama gue kecewa," Jawabku lagi.


"Kalau selama lo ngelakuin ini semua dan gak merasa senang sedikitpun, maka berhenti aja, gak ada salahnya membuat sebuah keputusan, gue tahu lo sayang sama mama lo dan gak mau buat kecewa," Ujar Leon.


"Tapi selama lo gak senang selama berbuat maka berhenti aja, Kel...pendek itu gak masalah selama lo nyaman sama tubuh lo sendiri," Sambung Leon lagi.


"Terus...gimana caranya kalau gitu," Tanyaku.


"Cukup beri pengertian aja sama mama lo," Jawab Leon.


"Kalau gk berhasil," Sahutku.


"Coba aja dulu," Jawab Leon.


"Kalian ternyata disini, daritadi dicariin gak ketemu-ketemu ternyata pada berduaan disini," Ujar Hana.


"Hmmmm," gumamku.


"Kita kesini cuman buat lihat kembang api aja kok," Sahut Leon.


"Ooohhh," Ujar Hana tersenyum.


"kenapa senyum-senyum," Sahutku kesal.

__ADS_1


"Iyah-iyah, kalau gitu kita semua pulang yuk, udah malem juga," Ujar Hana.


{ Akhirnya kami semuapun pulang, aku sudah menelpon mama untuk segera menjemputku }


Keesokan harinya......


"Mamaaa, Keli berangkat dulu yah," Ujarku yang hendak berangkat ke sekolah.


"Habis kesambet apa kamu, pagi-pagi gini senyum-senyum sendiri, hmmm mama tahu, CM tinggi badan kamu makin meningkat kan," Ujar mama Keli.


"Enggak ma," jawab Keli.


"Terus....apa dong," Tanya mama Keli.


"Ma, Keli ini udah pendek dan gak bisa dipaksa buat tinggi, tapi walaupun begitu Keli tetap percaya diri kok, karna menurut Keli, walaupun Keli pendek tapi Keli bangga, kalau gitu Keli berangkat dulu ma," Jawab Keli yang lalu pergi berangkat kesekolah.


"dia pendek tapi dia bangga (tersenyum) yah mungkin aku harus berhenti buat maksa dia tinggi," Gumam mama Keli.


{ Keli berangkat kesekolah dengan jalan kaki lagi karna kakinya sudah sembuh, sesampainya disana seperti biasa dia bareng kekelas sama Hana }


Jam pelajaran pertama pun dimulai, hingga tak lama kemudian jam pertamapun berakhir dan bel istirahat pun berbunyi........


Aku dan Hana memutuskan untuk segera pergi kekantin, mengisi perut yang sudah kelaperan ini......

__ADS_1


__ADS_2