
" Nona " Panggil Seorang Wanita
Lian pun berbalik dan menengok Mencoba mengenali suara yang menurutnya familiar itu, saat berbalik Lian cukup di kejutkan dengan Apa yang wanita itu lakukan
" Rula " Ujar Lian mengenali Wanita yang tadi menyapanya
" Kenapa Kau di sini dan Untuk apa Koper di tangan mu itu ? " Tanya Lian sembari menatap Heran Koper yang di seret wanita berkuncir kuda itu
" Heheheh " Rula Hanya Menjawab dengan Cengir - Cengir nggak jelas
" Aku nggak mau tinggal di Kediaman itu jika nggak ada Nona " Ujar Rula
" Tapi "
" Nggak papa Nona , Nona nggak akan membuatku kesusahan " Rula segera memotong terlebih dahulu ucapan Lian karena telah mengetahui apa yang akan Nonanya ini ucapkan
Lian Hanya bisa menghebuskan nafasnya pasrah karena kekerasan kepala Rula, Entah kekerasan kepala wanita di depannya ini mengikuti siapa
Di sebrang
Achuuu ( Anggap aja suara bersin )
" siapa yang membicarakanku ? " Batin Seorang wanita paruh baya
" Sayang Kamu nggak papa ? " Tanya seorang Pria paruh baya sembari menatap khawatir ke arah wanita paruh baya itu
Wanita paruh baya itu pun menengok dan berbalik lalu tersenyum
" Nggak papa sayang kamu terlalu menghawatirkanku " jawab Wanita paruh baya itu
Pria paruh baya itu pun Menghembuskan nafas legah mendengar jawaban yang di berikan istrinya
...........
Kembali lagi ke Lian dan Rula
" Sekarang Aku akan pergi ke mana ? " Batin Lian resah, Berjalan dan berjalan tidak tauh ke mana kakinya sekarang melangkah
" Nona " Panggil Rula
Lian Pun menengok
" Ada apa ? " Tanya Lian
Sebelum menjawab Rula Mengulas senyum terlebih dahulu
" Bagaimana Jika kita pergi ke negara Lain ? " tanya Rula
Lian pun tertegun sejenak mendengar penuturan kata Rula
" Tapi Aku tak punya cukup uang, karena ibu tak pernah sekalipun memberi ku uang .. aku hanya punya beberapa Ratus Saja itu pun hasil dari Kerja sembilan ku " Jawab Lian dengan sorotan mata yang sedih
Rula sekali lagi tersenyum
__ADS_1
" Nona tenang saja Aku punya Cukup Uang untuk Kita Naik pesawat dan pergi ke Negara lain " Ujar Rula
Lian Sedikit terkejut, pasalnya kenapa Seorang pelayan bisa mempunyai banyak uang bukankah untuk naik pesawat membutuhkan Uang yang banyak dan dari mana uang itu Rula dapatkan
" Kau yakin ? " Tanya Lian memastikan lagi
Rula Hanya menganggukan kepalanya saja sambil tersenyum Manis Menatap Lian
Lian Hanya diam menanggapi saja
" Baiklah " Ujar Lian
Seketika Raut wajah Rula menjadi berseri - seri mendengarnya
" Ok Nona Kita akan ke Negara S " Ucap Rula
" Negara S ? " Lian menatap Lian dengan Sorotan mata Heran dan Bingung
" Yah " Jawab singkat Wanita dengan rambut yang di kuncir kuda itu
Lian Hanya terbengong ria saja Menanggapi perkataan Rula
Dan Tanpa aba - aba Rula menarik lembut batang tangan Lian dan itu berhasil membuat Lian Mengikuti Langkah Kaki Rula
...........
kedua wanita itu pun segera pergi ke Bandara Internasional Negara T dan memesan Tiket Menuju ke Negara S
...✈✈✈✈...
" Nona Kenapa ? " Tanya Rula karena melihat Raut wajah Lian Yang sedikit terlihat Resah Itu
Lian Pun menggeleng - gelengkan kepalanya pertanda bahwa dia tidak apa apa
Rula pun Segera mengerti Isyarat yang Wanita di depannya ini berikan, Rula Pun tersenyum
( Kita skip Aja yah )
Akhirnya setelah perjalanan Panjang Mereka sampai di Negara S, Lian berjalan dengan sesekali memijat - Mijat Bahunya yang kaku akibat duduk Cukup lama
" Nona Kenapa ? " Tanya Rula Khawatir
" Nggak papa ..hanya Bahu ku Kaku akibat mungkin Duduk terlalu lama " Jawab Lian
" Oh " Rula hanya ber "oh" ria saja menanggapi ucapan Lian
.......
Di Pusat Kota Negara S
Lian pun Menarik nafasnya dan menghembuskan nya kembali dia telah memutuskan untuk memulainya kembali dari awal Dan Mungkin Dia akan tinggal di negara ini Cukup Lama sehingga pikiran dan hatinya bisa jernih kembali
Lian ingin melupakan kejadian Menyakitkan yang di berikan oleh Keluarganya dan dia berharap keputusannya untuk Pergi ke Negara S adalah benar
__ADS_1
...*****...
Waktu pun terus berputar tak terasa Lian telah Tinggal Di Negara S, Selama 10 Bulan Dan Dia juga Terkejut Jika ternyata Dirinya tengah mengandung dan Bahkan Ada 2 Janin dalam perutnya
setelah melakukan kegiatan Panas dengan seorang pria asing membuat Lian ternyata tengah berbadan dua, Lian pikir Jika hanya melakukan sekali tidak Akan membuat nya nya Hamil tapi pemikirannya salah penuh
9 bulan yang lalu saat kedatangannya di Negara S, Setiap Pagi hari Lian selalu bahkan hampir setiap Pagi bolak balik ke kamar mandi dan mengeluarkan isi perutnya, Lian Pikir Mungkin dirinya masuk Angin Tapi Kejadian itu terus terulang - ulang dan membuat Rula menjadi Curiga dengan kondisi Lian
Dan akhirnya mereka memutuskan membeli Test Pack menguji apa Kecurigaan mereka memang benar, dan ternyata benar jika Lian memang tengah mengandung
Melihat hasil dari Alat Test Pack itu perasaan pertama yang Lian rasakan sebenarnya Sangat kaget dan terkejut tapi Dia juga sedikit merasa senang jika ternyata dalam perutnya ada sebuah janin
Rula dan Lian pun Berinisyatif untuk pergi ke Dokter kandungan memastikan kembali, dan memang benar Ternyata Lian saat itu Tengah berbadan Dua dan bahkan Ada 2 Janin dalam perutnya
Lian Pikir apa ini Anugrah atau sesuatu yang lain tapi Dia memutuskan untuk mempertahankan Kedua janin di dalam perutnya karena pikirnya untuk apa menggugurkan jika kedua janin dalam perutnya ini tidak bersalah
Jika di menggugurkan Nya pasti akan menambah dosa nya saja jadi lebih baik pertahankan saja dari pada Di gugurkan benar bukan keputusannya ini
( Para Readers setuju nggak 😊😊😁)
******
" Nona " Panggil Seseorang
Lian Pun berbalik dan tersenyum
" Ada apa Rula ? " Tanya Lian
" Nona sebaiknya Nona Istirahat saja ..nona kan tengah berbadan Dua nggak baik untuk ibu Hamil melakukan aktifitas yang berat itu pasti akan mempengaruhi janin dalam perut Nona nanti saya saja yang kerjakan " Tutur Rula
Lian pun tersenyum
" Rula nggak papa kok lagi pula apa yang aku kerjakan tidak terlalu berat hanya Merangkai beberapa bunga saja..kau terlalu mencemaskanku " Ujar Lian Sambil sesekali Mengusap - Ngusap Lembut Perut nya yang sudah besar itu
" Tapi "
" Rula ..Tidak apa apa " Lian segera memotong ucapan Rula
Lian merasa aneh dengan Rula dirinya yang tengah mengandung tapi Rula yang sibuk dan makin Cerewet, Rula bahkan hampir seperti seorang ibu yang memarahi anaknya yang tak boleh melakukan ini dan itu
bahkan terkadang Lian suka Bosan karena kerjaannya hanya duduk dan melihat saja tanpa melakukan apapun itu membuatnya Sangat sterss karena tak menggerakan tubuhnya
karena Rula pasti akan memarahinya dan Berkata " Nona Kenapa Nona bergerak tidak baik nanti jika terjadi apa - apa dengan janin yang ada di perut nona ..lebih baik aku saja yang kerjakan, Nona cukup duduk dan Lihat saja ok " Itu yang pasti akan Rula ucapkan jika Lian melakukan sesuatu yang membuat tubuhnya bergerak
.
.
.
Penasaran ???
Jangan Lupa Tinggalkan jejak kalian Like,Komen,hadiah, dan Vote untuk karya ini agar Tambah semangat dan Makin Fress otak Athor nantinya 🥰🥰😘🙏🙏😁😁
__ADS_1
See You In The Next Episode 👋👉