
bahkan Lian lebih merasa sedih karena Mendapati tatapan kecewa dari Ayahnya Kini Lian merasa jika dirinya begitu Menyedihkan, kenapa Tuhan tak pernah berpihak kepadanya kenapa Tuhan Selalu membuatnya tersudut apa tidak pantaskah dirinya mendapat Kebahagiaan
Apa Sesulit itukah Lian Meraih yang namanya Kebahagiaan, hatinya sekarang begitu Hancur sehancur hancurnya Karena Tak di percayai Oleh Siapapun bahkan Kekasihnya pria yang sangat di cintainya Terlihat Ragu dan seperti tak akan percaya dengan perkataannya
Lian Mencoba untuk Membuka mulutnya yang terkatup tapi sangat sulit, Bibir nya seperti telah Terkunci dan tak bisa di buka lagi bahkan suaranya Tak Ingin keluar
Dia Ingin berteriak dan mengatakan jika semua ini adalah jebakan kakanya tapi apakah perkataannya akan di percaya ? apakah pria yang di Cintainya ini akan percaya dengan perkataan Nya ? Dia pikir tidak Mungkin
Lian Pun mencoba untuk mengendalikan Diri agar bisa mengucapkan sesuatu
" Apakah kau akan percaya dengan apa yang aku katakan? " Tanya Lian sembari Menatap dalam Mata Dion
Dion terdiam sejenak mencoba mencerna perkataan yang di Lontarkan kekasihnya ini dan beberapa detik kemudian
" Aku akan mempercayaimu jika kau menjawab pertanyaanku dengan jawaban yang masuk di akal " Ucap Dion
Lian Terdiam sejenak dan tersenyum kecut kemudian dan berkata
" Aku pikir Jawabanku adalah jawaban yang mungkin tak akan masuk di akal " jawab Lian
Dion hanya diam saja menanggapi ucapan Lian dengan masih senantiasa menunggu jawaban Kekasihnya ini
" Aku memang Tidur dengan pria lain " Ujar Lian Jujur dan seketika jawaban itu membuat Dion bak di sambar petir
*J**edarr* !! ( Anggap aja suara petir )
" Kau benar benar tidur dengan pria Lain ? " Dion kembali memastikan Jawaban Lian Dan Lian menganggukkan kepalanya dan lagi lagi bak di sambar petir hati Dion begitu sakit mendengarnya
" Tapi .. Itu bukan atas kemauanku sendiri " Ucap Lian Dan Membuat Dion tertegun sejenak
" Apa maksudmu ? " Tanya Dion
" bagaimana jika aku mengatakan jika Kaka ku sendirilah yang menjebakku untuk tidur dengan pria Asing itu apa kau akan percaya dengan ucapanku ini ? " Lian berbalik bertanya Kepada Pria Yang tengah menatapnya itu
__ADS_1
Dion Terdiam Pria ini Kehilangan kata - kata apakah Dia harus percaya dengan ucapan Lian atau sebaliknya
Lian pun tersenyum Kecut dan berkata
" Diam mu...menjawab segalanya " Ujar Lian
" Aku yakin kau pasti tak akan percaya dengan Ucapanku kan " ucap Lian Kembali
Dia pun menatap Ayahnya menatap setiap Jengkal Tubuh ayahnya setiap Inci tubuh Ayahnya dan kembali menatap mata yang sudah tak Pernah Memberikan tatapan hangat lagi padanya semenjak 9 thn silam Lalu
" Ayah " Ucap Lian
Dan Tak ada sahutan dari bibir ayahnya, Ayahnya hanya menatap dia dengan tatapan kecewa Dan Marah
" Ayah Apa kau akan percaya dengan Ucapanku yang mengatakan jika kaka lah yang menjebakku ? Apa ayah akan percaya ? " Ujar Lian mencoba Untuk tersenyum kepada Ayahnya
Pria paruh baya itu pun Terdiam sejenak sebelum mengeluarkan Suaranya
" Lian Apa kau pikir Ayah akan percaya dengan Ucapan mu yang menuduh kakamu sembarangan !? " Pria paruh baya itu pun Sedikit Menaikkan seoktaf suaranya
" Aku tauh ayah akan lebih percaya dengan kaka dari pada aku kan..Dari dulu ayah tak pernah sekalipun Membela atau bahkan sekedar Memberikan kasih sayang Ayah..semenjak Ibu meninggal Ayah tak lagi memberikan kasih sayang Ayah seperti dulu lagi ..Apa ayah tauh aku sangat sedih dan kecewa dengan sikap ayah terhadapku aku mencoba untuk bertahan dengan Sikap ayah hanya karena Ibu dan Karena aku menghormati ayah, Tapi bukan berarti diam Ku adalah sesuatu hal yang Ayah anggap masah Bodoh ..aku Juga punya perasaan Ayah ..aku juga punya hati ..aku Juga bisa merasakan sakit...aku bukan Boneka atau Robot yang tak punya perasaan ...aku adalah manusia biasa yang bisa merasa senang,sedih,kecewa,marah, dan bahkan bahagia..Ayah aku Juga manusia Yang hidup dan bernafas tapi kenapa ..kenapa!!? .. kenapa ayah !? " Ucap Lian panjang Lebar menuangkan semua yang ada dalam pikiran dan hatinya semua Kegundahan Hatinya Di keluarkan olehnya melalu perkataan Itu
" Di sini " Ujar Lian dan Menunjuk dada nya sendiri
" Di sini Sangat tersakiti dengan sikap Ayah " ucap Lian
" Aku Sudah Cukup Lama menahan Semua Ini selama 9 Thn aku menahan sakit di Sini Sangat sulit Apa ayah Tauh ..menerima semua perlakuan buruk Ibu dan Kaka tiriku ..aku sudah Lelah Ingin rasanya aku ikut ibu saja dari pada di sini di Bumi dan Dunia Ini Di mana Kehadiranku tak diinginkan sama sekali ..Dan Ayah Harus tauh aku juga pernah ingin bunuh diri tapi karena teringat perkataan Ibu aku jadi Mengurungkan Niatku .. Aku ..Aku.. " Lian sudah tak bisa berkata apa - apa lagi Hatinya begitu sakit serasa seperti Di Tusuk Pedang bermata dua Sangattt sakit rasanya, air matanya telah Lama Keluar dari pelupuk matanya dan membanjiri pipi putih mulusnya sampai ada beberapa yang telah kering akibat banyak nya air bening itu jatuh
Pria paruh baya itu pun tak bisa berkata - Kata lagi Dia hanya diam mendengarkan Putri di depannya ini mengeluarkan semua Isi hati nya
dan untuk sila dan sela mereka hanya bisa diam saja mendengar Ocehan yang tak berguna menurut mereka
Hening beberapa detik dan Di Pecahkan oleh perkataan Seorang pria paruh baya yang mampu membuat Hati sela berbunga - Bunga mendengarnya
__ADS_1
" Kau Pergi Dari Rumah Ini !! " Teriak Pria paruh baya itu
bak di sambar petir Lian mendengar ucapan Ayahnya
" A...a..apa ? " ujar Lian terbata - bata
" Keluar Dari Rumah ini ayah tak mau melihat wajah mu lagi di rumah ini !! " Teriak pria paruh baya itu
Lian dengan segala kekecewaannya memilih mengikuti Perintah Ayahnya dengan segera Lian berlari meninggalkan Keempat Manusia yang masih berdiri itu dan pergi ke kamarnya mengemasi semua baju nya dan Angkat kaki dari Rumah yang pernah tapi itu dulu memberi Kenangan Indah Padanya
Dan tak ada satu pun yang menghalangi Lian untuk Keluar dari Rumah Itu bahkan pria yang di cintainya hanya diam Saja Dan bahkan berpaling dan tak mau melihat wajahnya
Lian hanya bisa tersenyum Kecut dan kecewa sebelum benar - benar angkat kaki dari Rumah Itu Lian mengucapkan sepatah kata kepada keempat manusia yang tengah berdiri itu
" Kaka Aku Jamin apa yang kau lakukan padaku suatu hari nanti aku pasti akan membalasnya berkali - kali lipat !!" Titah Lian dan menatap dengan Benci kepada kakanya
" Dan Kau Dion Jika suatu saat nanti bahkan walaupun kau bertekuk lutut dan menangis darah padaku jangan berharap aku akan Memaafkan Mu !! " Titah Lian Sambil menatap Dion dengan Kecewa
" Ayah Juga ..aku hanya berharap ayah tak akan menyesal dengan keputusan Ayah " Ucap Lian bergantian menatap Ayahnya
dan Lian Pun Bergantian kembali menatap sila ibu tirinya itu
" Dan Bahkan ibu suatu hari nanti ibu pasti akan mendapatkan karma dalam semua apa yang pernah ibu tabur dalam hidup Ibu ..Camkan kata - kata ku ini " Sarkas Lian dan lanjut mengangkat kaki dari Rumah Itu dan Entah kemana dirinya akan pergi setelah ini
dan mereka hanya diam seribu bahasa mendengar penuturan Lian yang begitu menusuk itu
.
.
.
Jangan Lupa Tinggalkan jejak Like,komen,hadiah, dan Vote yah agar athor tambah semangat Nulisnya 🙏🙏🙏😘😘🥰🥰🔥🔥
__ADS_1
See You in the Next Episode 🙏👋👉