
Karena Lelah Menunggu Akhirnya Lian Tertidur bersama kedua Putranya di Sofa dengan posisi duduk, Jika ada yang melihat Posisi tidur mereka bertiga pasti Hanya bisa tersenyum karena Keharmonisan Ibu dan kedua anak Kecil itu
Roland yang masih sibuk dengan beberapa Dokumen berupa kertas dengan Tulisan yang panjang, bagi yang melihat isi kertas itu pastinya akan Puyeng/pusing karena sudah tercampur dengan beberapa Tulisan Aneh
Roland pun mengalihkan pandangan nya, Mendongak ke atas dan menatap ketiga manusia yang tengah tertidur sangat Pulas itu, dia beranjak dari kursi kebesarannya dan meninggalkan Pekerjaan nya untuk sementara waktu dan pergi menghampiri Mereka bertiga, Saat sudah ada di hadapan Tiga manusia itu Roland pun tersenyum lembut, Selembut Sutra 😁 bagi kaum hawa yang melihat senyumnya pasti akan meleleh atau pun mimisan keluar dari hidung mereka bagaikan Sebuah keran air yang mengalir deras airnya begitu pun yang akan keluar dari Hidung mereka
Roland menatap intens mimik wajah tertidur dari wanita yang beberapa Minggu mungkin terhitung hari yang sudah menganggu hidupnya, hatinya bahkan waktunya, membelai lembut wajah Nan mulus Milik wanita cantik itu sambil terus tersenyum bahkan sesekali Tertawa saat mengingat wajah yang di belainya itu Menjadi merah karena malu atau marah, Roland sangat suka menganggu Wanita kecilnya Alasannya sangat simpel karena dia merasa wajah wanita kecilnya ini sangat menyenangkan untuk di lihat apalagi ketika menjadi merah bagaikan tomat yang sudah matang, sangat menyenangkan untuk di ganggu atau di jahili jadi jangan heran jika di beberapa Eps Di hiasi oleh kejailan nya 😊
Merasa terusik Tidurnya Karena ada yang tengah menyentuhnya membuat wanita yang masih menutup mata itu pun menjadi terganggu, dia pun mengerutkan Keningnya, melihat hal itu membuat Roland hanya bisa Menahan tawanya dan sesegara mungkin ide jahil kembali Masuk kedalam otak nya itu, dia kembali menganggu Wanita kecilnya dengan menyentuh Pipi, Alis, lalu Mata, kemudian hidung mancung Lian, Setelah itu Roland Menyentuh bibir Lian menekan - nekan Lembut bibir yang Sudah menjadi candu nya ingin rasanya Roland Me****t bibir Merah muda Itu, tapi dia mencoba menahan hasrat itu sedalam - dalam Nya kayak Neraka yang tempatnya dalam banget~
Roland Masih menatap intens Bibir Wanita kecilnya entah kenapa perasaannya mulai panas dingin, Segala pikiran yang liar, dan fantasi tentang nya dan Wanita di depannya ini menjalar memenuhi otak dan pikirannya
Roland mengepalkan tangannya sembari memejamkan matanya erat" Guna menetralkan Fantasi liarnya itu, dia Menghembuskan lalu mengeluarkan nafas nya dan kembali ke tempat kursi kebesarannya berada
1 Jam kemudian
Lian pun terbangun dari tidurnya yang nyenyak itu dengan Perlahan membuka matanya yang cantik, samar - samar dia melihat seorang pria yang terlihat tengah serius dia pikir hanyalah mimpi belaka atau imajinasinya tapi setelah dia mengerjap - ngerjap berapa kali Untuk menyesuaikan pandangan matanya yang sedikit kabur itu
" Kau sudah Bangun ? " tanya Seorang Pria
Lian seketika langsung sadar mendengar pertanyaan dari Pria yang dia pikir itu sebelumnya hanya sebuah imajinasi saja
" Ehmm.... Yah Sudah " Jawab Lian
" Ok " Jawab Pria itu singkat
Keheningan pun terjadi di antara kedua manusia yang hidup itu, yah memang mereka Manusia yang hidup kalo bukan manusia yang hidup mana mungkin mereka bisa bernafas yah kan 🙃
" Ehmm... T.. tuan " panggil Lian
__ADS_1
" Iya kenapa ? apa kau menginginkan sesuatu ? atau kau bosan ? " beberapa pertanyaan keluar dari mulut Pria itu
dengan Sedikit ragu - ragu Lian pun menjawab walaupun dia masih sedikit Takut karena mengingat apa yang telah di lakukan nya beberapa waktu yang lalu " Itu Maafkan aku " Ucap Lian Cepat dan menutup matanya erat - erat
Pria itu sedikit kaget saat mendengar perkataan dari wanita kecilnya itu dia pun berahli dan menatap wanita kecilnya yang tengah menutup mata dengan erat menurutnya ekspresi yang sedang di buat wanita kecilnya itu sangat lucuu seperti seekor kucing yang sudah menjadi jinak, sebelum nya saat pertama kali bertemu dengan wanita kecilnya itu dia seperti seekor kucing yang tidak tersentuh dan sekarang lihat ekspresi dari wanita kecilnya ini wah sedikit mengejutkan menurutnya dan kemudian, dia pun tersenyum simpul dan Mendekati Lian
" Maaf ? " tanya Roland, Lian pun menganggukkan kepalanya
" Untuk apa ? " tanya Roland lagi , Lian pun membuka matanya dan terkejut dengan jarak di antara dia dan Bos nya ini
" I..itu M..maaf untuk ehmm.... Karena sudah Mengatai Tuan ! " Jawab Lian
" Mengatai aku ? "
" i..iya "
Lian pun jadi Bingung mendengar pertanyaan Tersebut " Ehm... Tuan tidak mungkin anda bisa lupa bukan ? " Tanya Lian dengan Pelan dan hati - hati
" Pftt.... kenapa Wajahmu jadi seperti itu apa sekarang aku Semenakutkan itu ? " Tanya Roland
" Kenapa dia tertawa apa dia pikir ini hal yang lucu apa ?!! " Kesal Lian dalam Benaknya
" T... Tentu saja tidak tuan, mana mungkin wajah anda ini terlihat menakutkan " Jawab Lian sembari tersenyum semanis mungkin
" Oh " Mengangkat sebelah alisnya " Benarkah ? Tapi kenapa wajahmu terlihat ketakutan seperti itu ? " Ujar Roland
" Ihh pria ini benar - benar menyebalkan Apa Aku pukul aja Mukanya itu yah agar tidak terlihat tampan dan indah lagi " Batin Lian dengan ekspresi wajah Tersenyum
Pletak
__ADS_1
" ah!! ... Tuan apa yang anda lakukan ?! " Lian menyentuh dahinya yang terasa sedikit perih akibat Pukulan dari jemari Pria di depannya itu
" Kenapa kau tersenyum Aneh seperti itu ? " Tanya Roland
" Saya tidak tersenyum aneh, Mana mungkin senyum saya aneh tuan "
" Yah senyum mu sangat aneh dan jelek " Ejek Roland " Tapi senyum itu juga yang berhasil membuatku merasa bahagia " Ujar nya membatin
Mendengar perkataan itu membuat Lian menjadi Kesal dan marah, masa pria ini mengatakan jika senyumnya jelek dan aneh !? Memangnya ada yah senyum di dunia ini yang terlihat jelek bahkan aneh ?! bukankah Jika manusia tersenyum itu akan terlihat Manis dan Lucu, lalu kenapa pria ini Mengatakan jika senyumnya nya jelek ?!!
" Maaf yah kalo senyum saya jelek dan aneh, saya pastikan tidak akan tersenyum lagi di depan anda TUAN " Lian begitu kesal sekarang
" Oh Jika kamu tidak tersenyum maka itu akan membuat mu tambah terlihat Jelek kau tauh " Roland mencoba menahan senyumnya dan sebaik mungkin menjaga agar dia tidak tersenyum
" jika saya jelek kenapa anda mau mempekerjakan orang jelek seperti saya tuan " Lian menatap tajam ke arah Roland yang dia panggil tuan itu
" Karena simpel aja sih, Kamu itu adalah ibu dari anak - anakku " Jawab Roland dan menatap lembut ke arah Lian
dengan Mata yang membola karena terkejut, barusan dia mendengar sesuatu yang sangat mengejutkan dirinya Apa telinganya sekarang yang sudah bermasalah dan perlu di periksa ke dokter telinga atau otak pria di depannya ini yang bermasalah dan perlu di Pukul dengan Tongkat bisbol baru kembali seperti semula ?!!!
.
.
.
.
jangan lian kasian CALON SUAMI masa depanmu itu, jika kepalanya di pukuli dengan tongkat bisbol bisa - bisa makin menjadi - jadi dah dia 🤣🤣😅
__ADS_1