Anak Genius : You Are Mine

Anak Genius : You Are Mine
Balik Negara T


__ADS_3

Lian dan Roland beserta kedua Bocah laki-laki itu sedang Asik berada di dalam mobil dengan kegiatan mereka masing-masing, Lian yang sibuk dengan Handphone nya dan Rayon yang Sedang tidur, Rayen Hanya terus menatap layar laptop nya sambil tangan yang Bergerak di atas Cebort Berwarna Hitam itu entah apa yang di lakukan bocah itu, Dan Roland yang sibuk menyetir


" Ck Sial*n " Ucap Rayen Pelan


Lian yang mendengar hal itu seketika menatap anaknya bahkan Roland yang sedari tadi diam dan fokus ke depan malah memberhentikan mobilnya di pinggir jalan lalu menatap Rayen


" Rayen kau belajar dari mana kata itu ? " Tanya Lian dengan Menatap tajam Putranya


" Mommy aku pernah mendengar Daddy mengatakan nya " Ucap Rayen dengan Polosnya


seketika tatapan Lian tertuju kepada Roland dan membuat Pria itu membola dengan terkejut


" aku tidak pernah mengajarkan Bocah ini mengucap kan kata itu apalagi menyebut kata itu di depannya " Ujar Roland tidak terima


" Rayen kau berbohong " Lian kembali menatap putranya


" tidak Daddy yang berbohong bukan aku " Jawab Rayen dengan Ekspresi datar


dan berhasil membuat Roland kesal, entah kenapa bocah kecil ini menuduhnya


" Tuan anda ... " Lian menatap Roland dengan tajam


" bukan aku, Bocah ini yang berbohong " Roland menatap tajam ke arah Rayen dan Rayen menunjuk kan Smirk nya sehingga tambah membuat Roland kesal


" Kalian ini " Lian menjadi kesal


" sudah Cukup !! kalian ingin mencoba membohongi ku ?! " Lian menatap tajam kedua pria tersebut


" Tidak, sejak kapan aku pernah berbohong padamu ? " Ujar Roland


" Hhhh " Lian menghela nafas kasar


" Sudahlah Kalian hanya membuat ku naik darah saja, jika aku marah-marah terus bisa putus nyawaku " Ucap Lian


Keheningan pun terjadi


Roland kembali melajukan Mobilnya, di sepanjang perjalanan hanya terdengar beberapa suara saja


dan selebihnya tidak terdengar percakapan dari empat manusia itu


......................

__ADS_1


" Sepertinya Mommy akan menyita Segala barang elektronik mu itu terutama laptop kesayangan mu itu " Ujar Lian ketika sedang duduk di sebuah kursi


mendengar perkataan mommy nya membuat Rayen membola dengan ekspresi tidak terima


" mom! " pekik Rayen tertahan


" tidak ada penolakan, ini hukuman untuk mu karena sudah berkata-kata kotor " Rayen pun mendengus pasrah dan wajahnya kini murung dan terlihat gelap


" tidak usah membuat wajah seperti itu mommy tidak akan luluh " Lian berjalan masuk kedalam


" Eh, Tuan Di mana kamarku ? " Lian terhenti dan berpaling menatap Roland


" Kau tidur denganku " Ujar Roland dengan wajah datar nya, Alis Lian tertaut


" kenapa saya harus tidur di kamar anda " Lian kembali berucap dengan ucapan Formal


" nggak usah pake saya anda, kaku banget " Cibir Roland dengan ekspresi masih datar hingga membuat Lian Cengoh saja di tempatnya tidak mengerti dengan tingkah pria itu


" Tuan, anda tidak cocok sekali bercanda dengan wajah datar itu " Lian menggeleng pelan


Roland hanya diam saja dan memilih berjalan menuju ke lantai atas, di ikuti oleh dua Bocil di belakang nya


Lian hanya bisa mendengus Pelan saja dan memilih mengikuti Roland


setelah itu dia membawa Calon istrinya ke kamar tidur milik wanita itu sendiri yang sudah Roland sediakan, sebenarnya Roland hanya bercanda dengan mengatakan jika Lian akan tidur dengannya mereka berdua kan belum memiliki status jadi agak tidak pantas jika tidur bersama


" Tuan anda bilang jika saya akan tidur dengan anda, ternyata anda mencoba membohongi saya " Lian melirik sinis ke arah Roland


Alis Roland terangkat sebelah " Oh jadi kau ingin tidur denganku ? kalau begitu ayo dengan senang hati aku akan menerimanya, lagipula tempat tidur ku sangat luas " Roland berucap dengan panjang lebar


" Tentu tidak Tuan saya tidak ingin tidur dengan anda "


" oh lalu kenapa tadi kau kelihatan tidak terima saat tauh jika kamu mempunyai kamar sendiri ? "


" Tentu tidak Tuan saya benar-benar sangat berterimakasih karena anda dengan murah hatinya memberikan saya kamar, jadi anda bisa keluar saya ingin Mandi " Dengan cepat Lian masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu


Roland hanya bisa terkekeh kecil saja melihat sikap Lian yang menurutnya sangat lucu, ingat menurut Roland aku gak tauh kalo menurut para pembaca 😆


...****************...


1 Bulan Kemudian

__ADS_1


Tidak terasa Mereka berempat telah menempati Negara N ini sekitar 1 Bulan, jadi Roland berencana kembali ke Negara T, karena semua masalah di Cabang perusahaan nya yang ini sudah teratasi dan kembali stabil


Pukul 20.00


" Tuan kita akan kembali ? "


" Ya atau kau ingin berlama-lama di sini ? "


" Tidak Tuan sebaiknya kita kembali "


Oh ia Lian pernah mengerjai Roland kan dengan memberikan makanan super pedas ? Sebenarnya Waktu dia Tinggal di Negara S waktu dia Hamil entah kenapa dia mengidam ingin melihat Negara N jadi Al hasil dia pernah pergi dengan Rula ke Negara N dan untuk biaya ke sana pun itu di tanggung oleh Rula walaupun Lian tidak mau karena mengingat perekonomian mereka yang agak sedikit tidak memadai tapi Rula memaksa karena ini keinginan Bayi yang ada di dalam perut Lian Al hasil Mereka berdua beneran pergi deh walau hanya Seminggu saja sih jadi selama seminggu itu pun dia berkeliling ke Negara N pergi ke toko-toko yang ada di negara itu bahkan Rumah makan jadi makanya dia bisa tauh Perihal Rumah makan yang menyediakan menu Super pedas itu


......................


sesampainya di Negara T tempat lahirnya Lian dan tempat dimana segala masa lalu yang suram Yang pernah Lian alami


Roland sempat mengantar Ketiga orang tersayang nya kembali ke rumah mereka sebelum dia kembali ke Rumahnya sendiri


" Akhirnya " Lian merebahkan tubuhnya di kasur Miliknya


" Oh iya Rula kemana yah? udah lama dia tidak Pulang " Gumam Lian


Saat dia mengingat Rula tiba-tiba perempuan itu malah beneran muncul di Daun pintu kamar nya


" Nona maafkan aku karena baru pulang " Rula Memunculkan sedikit kepalanya


" Gak papa Rula aku mengerti kau pasti memiliki sedikit masalah kan? kalo ada Masalah cerita yah sama aku " Ujar Lian dengan tersenyum


Rula pun membalas dengan tersenyum


" Iya Nona Kau tenang saja jika aku ada masalah aku akan cerita, kalo begitu Silakan istirahat Nona aku tidak akan menganggu lagi " Lian hanya mengangguk dan kemudian Rula menutup pintu kamar Lian


Setelah kepergian Rula, Lian kemudian Melirik ke arah jam di dinding ternyata ini sudah jam 1 perjalanan Pulang ternyata memakan waktu 5 Jam Terlalu cepat pikir Lian apa mungkin pesawat pribadi milik Roland bertenaga Super sehingga Terbangnya bisa secepat itu ? entahlah sebaiknya dia tidur karena besok harus bangun pagi, wanita ini pun kemudian memejamkan matanya dan tertidur


.


.


.


.

__ADS_1


Happy Reading ❤️


oh iya Merry Christmas 🎉 bagi yang merayakan 🙏🏻✨


__ADS_2