Anak Genius : You Are Mine

Anak Genius : You Are Mine
Wanita ini benar - benar membalasku


__ADS_3

Eh sebelum Fuyu lanjut ke ceritanya Fuyu pengen nanya sesuatu nih.. menurut Kalian Karya Fuyu ini Bagus nggak?, Soalnya kadang Fuyu suka minder dengan Karya Fuyu sendiri karena banyak Novel - novel yang pada bagus semua Fuyu jadi sedikit kurang percaya diri dengan karya Fuyu sendiri entah apa yang merasuki Pikiran Fuyu


tapi Fuyu tetap bersyukur karena Kalian masih senantiasa nunggu ni cerita walaupun Fuyu suka telat update nya πŸ™‡β€β™€οΈπŸ€¦β€β™€οΈπŸ˜…πŸ˜’


Soalnya Fuyu Jujur nih nggak Bohong, di kehidupan nyata Fuyu Itu sibuk banget, karena ortu Fuyu udah kasih Fuyu untuk les sana sini, les itu lah dan les ini lah jadi kadang Jika ada waktu Luang Baru Fuyu Lanjutkan ni cerita jadi maap yah jika Fuyu suka telat Update πŸ˜­πŸ˜’πŸ˜“πŸ™‡β€β™€οΈ


ok deh Fuyu udah gak mau basa - basih nanti Readers pada bosan lagi Baca Curhatan Fuyu πŸ˜… wikwikwikwik 🀣🀣🀣


............


Lian pov on


Kesal hanya ada satu kata di benakku, pasal nya pria di sampingku ini benar - benar Jahil dan menyebalkan aku pasti akan membalas nya


" Tuan " Panggilku Pada pria ini


dia pun berbalik dan menatap ku


" Aku lapar " Ujar ku padanya


dia pun melirik ku sekilas dan kembali Menatap ke depan sembari mengerutkan dahi nya


" Baiklah kita akan pergi ke Res.. " Sebelum pria ini menjawab dengan cepat aku memotong perkataan nya


" Tidak Tuan hari ini nanti saya yang pilihkan di rumah makan mana kita akan Singgah dan Bukan RESTORAN MEWAH " ujar ku dan menekankan kata " Restoran Mewah "


Pria ini hanya Diam saja menanggapi ucapan ku entah apa yang ada di benak dan isi kepalanya itu, Tapi sudah ada tersebit ide jahil di kepalaku dan aku tauh bagaimana membalas perbuatan jahil nya tadi


25 Menit kemudian


Akhirnya setelah perjalan yang Lumayan panjang kami bereempat turun di sebuah Rumah makan yang sangat sederhana dan bahkan terlihat sedikit kotor


sebenarnya aku sengaja memilih tempat ini karena ingin melihat Reaksi Pria ini dan seperti dugaanku pria ini tampak terlihat kurang nyaman dengan kondisi Rumah makan ini


" Ada apa Tuan " tanya ku padanya


" Tidak apa - apa " Jawabnya dengan masih senantiasa membuat kerutan di Dahinya


sebenarnya aku ingin tertawa melihat wajahnya sekarang tapi lebih baik Aku tahan sebentar jika tidak dia akan tauh jika diriku sedang mengerjai nya


Roland Pov On


aku tauh jika wanita ini pasti sedang mengerjai ku tapi tidak apa - apa aku ikuti saja permainannya anggap saja sedang memberikan kesenangan sementara untuknya


Lian pov on


Kami bereempat pun masuk dan dengan sengaja aku memesan sebauh makanan dengan tingkat kepedasan yang paling super karena ingin melihat Reaksi pria ini pasti akan menghibur


Beberapa menit kemudian Cukup lama kami menunggu dan makanan yang telah aku pesan sudah berada di meja makan restoran ini

__ADS_1


Achuuu


Aku pun menatap Pria yang sempat bersin tadi


" Kau memesan Makanan apa sampai terlihat merah seperti itu kau ingin memberiku Racun yah " Kesal nya


" Tuan..makanan ini sebuah makanan bukan Racun " Ujarku


" Tapi kenapa Warnanya Sangat merah seperti itu " Gerutu Pria ini


" jika anda tidak mau makan yah sudah " Jawabku


Roland pov on


" Wanita ini dia benar - benar ingin membuat ku mati dengan memakan Makanan berwarna merah pekat itu dan lihat dia, bahkan tak ada reaksi apapun Apa Benar tidak apa - apa memakan Makanan merah pekat ini " Batinku


kali ini Wanita ini berhasil mengerjai ku sepenuhnya entah apa yang akan di lakukan selanjutnya


Fuyu pov on 😁


Lian dengan sekuat tenaga berusaha untuk menahan tawa yang akan segera keluar karena melihat wajah Pria di depannya ini


dan untuk Kedua putranya mereka hanya diam dan menyantap makanan khusus yang telah Lian sediakan karena wanita ini tidak ingin putra - putranya mengalami diare akibat memakan makanan yang berwarna merah pekat ini


" Tuan anda yakin tidak akan makan " Tanya Lian


" Iya mana mungkin aku makan makanan berwarna merah pekat ini bisa - bisa aku mati karena bolak - balik ke kamar kecil " Gerutu Roland Lian hanya bisa tertawa kecil saja mendengar penuturan kata Roland


5 Menit kemudian


Kruyukk


Lian pun mendongak dan menatap Roland pria ini hanya bisa diam membatu, seulas senyum jahil terbit di sudut bibir Lian


" Tuan anda yakin tidak akan makan suara perut anda kayaknya ingin di berikan asupan " Ujar Lian


" Tidak kau.. mungkin salah dengar " Pria ini mengelak


Kruyukkk


Lagi - lagi suara perut Pria ini berbunyi dan membuatnya malu setengah mati, kenapa di saat genting seperti ini perutnya tidak ingin di ajak Bekerja sama


Kruyukk


" Tuan anda yakin tidak akan makan.. soalnya perut anda sudah berbunyi 3 kali loh " Ujar Lian


Roland hanya diam saja dan tidak menanggapi ucapan Lian dan masih senantiasa menutup matanya dengan tangan yang di lipat di dada


" Atau begini saja.. Saya akan menyuapi anda bagaimana " Ujar Lian

__ADS_1


Pria ini pun membuka matanya dan menatap Lian


" Benarkah " Tanya Roland


" Apa saya kelihatan bercanda Tuan " Jawab Lian


Terdiam sejenak Pria ini menatap manik mata Lian mencari kebenaran dari mata itu


" Ok baiklah " Ujar Roland


Lian tersenyum gembira dia ingin mengerjai Pria ini


" Eh tapi tidak dengan Makanan Warna merah pekat itu ok " Ujar Roland


" Eh Kenapa " Tanya Lian


" Dasar wanita ini " Batin Roland


" Jangan banyak Tanya, lagi pula bagaimana bisa coba ada manusia yang mau makan Makanan seperti itu yang adanya bikin Diare lagi " Ujar Roland


" Lah Lalu saya bukan manusia Tuan.. bukannya tadi Saya biasa saja makan Makanan ini " Timpal Lian


" Iya kamu Manusia memangnya kapan aku bilang kamu bukan manusia..Nah kalo kamu bukan Manusia Lalu Alien "


" Tuan sendiri Yang bilang Jika tidak akan ada manusia yang mau makan makanan seperti itu "


Roland hanya bisa menghembuskan nafas dengan kasar karena wanita ini pasti hanya ingin membuatnya Naik darah


" Iya aku memang mengatakan itu.. maka Kamu Manusia tapi Mempunyai selera yang aneh " Ujar Roland


" Seleraku Aneh di bagian mana Tuan " Tanya Lian


Roland sepenuhnya di buat Kesal oleh Lian ingin rasanya dia Me****t bibir berwarna Pink alami itu


" Tuan kenapa anda diam "


" Kau Pikir saja sendiri kenapa seleramu bisa Aneh " Ujar Roland


" Lah Tuan saya mana bisa tauh.. kan yang bilang selera saya Aneh itu anda bukan saya.. lalu bagaimana saya bisa tauh jika Selera saya Aneh... seharusnya anda yang Tauh karena anda yang mengatakannya sendiri " Ujar Lian panjang Lebar


Roland hanya bisa memijit pelipisnya untuk menahan Kesal dan Untuk Kedua pria kecil ini mereka hanya bisa menahan tawa dengan perdebatan Mommy dan daddy mereka


.


.


.


.

__ADS_1


Maaf yah Baru Up Soalnya Fuyu baru abis sembuh dari sakit dan fuyu masih harus les sana sini lagi, jadi Waktu untuk up terpotong... maaf yah πŸ˜­πŸ˜­πŸ™πŸ™πŸ™πŸ₯ΊπŸ™‡β€β™€οΈπŸ™‡β€β™€οΈ


__ADS_2