Anak Genius : You Are Mine

Anak Genius : You Are Mine
Ngambek


__ADS_3

Maaf karena udah lama ga up Maaf banget Hp Fuyu sempat rusak dan eror yah takancing lah bisa di bilang dan karena itu Lama banget baru jadi karena aku udah kesal lama banget jadi nya Tu Hp, Yah Fuyu beli yang baru deh 😅 dan ini baru Login di Aplikasi Noveltoon untung Fuyu gak lupa Akun yang Fuyu pake 😌


oh iya Dan pas udah Login kan di Aplikasi Noveltoon nya Fuyu udah sempat mikir mau Up tapi karena Mood Fuyu Lagi buruk saat itu dan di tambah dengan Tugas Yang menumpuk jadi Fuyu tunda deh Up nya sampe Hari ini ✨


BTW makasih yah Untuk yang udah Vote Makasih banyak 🙏🙏🙏🥺 Maaf yah karena udah lama ga up


...✨✨✨✨...


" Yaudah Mana sini Makanannya " Ujar seorang Pria


" Nah Gitu dong Tuan " Lian tersenyum senang mendengar Tuturan kata Pria di Sampingnya


Dengan Ragu - Ragu Roland Menyendokan Makanan Itu ke Mulutnya


" Uhuk ..Uhuk "


Dengan cekatan Lian mengambil segelas Air Putih untuk pria yang tengah Batuk Itu


" Tuan anda baik - baik saja " Sembari Mengusap - usap Lembut bagian belakang Tubuh Pria ini


" Ini !... Makanan Ini kenapa begitu Terasa membakar Mulut ..aku hampir mau mati karena memakan makanan ini " Kesal Roland


" Maaf Tuan " Ujar Lian dengan Wajah Tertunduk Karena merasa bersalah


Roland hanya Menarik nafasnya dalam - dalam dan menghembuskanya dengan kasar, Lian hanya bisa Diam saja dan tak berani berbicara karena Dia melihat wajah Kesal pria di sampingnya ini begitu Menyeramkan


mau Mengerjai Pria ini tapi di buat takut oleh pria ini Lian benar - benar Bingung


............


" Tuan " Panggil Lian


Kini mereka berempat telah berada di luar Restoran dan tengah berdiri Di samping pintu Mobil yang tertutup


" Ehm " Roland hanya ber " Ehm " Ria saja menanggapi panggilan dari wanita di sampingnya


" B..bisahkah aku.. " Dengan Ragu - Ragu Lian berusaha Berbicara


" Apa ? "


" Menyetir Mobil " Dengan cepat Lian Mengatakan nya


" Ha ?! " Roland begitu kaget dengan Perkataan Lian


" B..bisahkah aku menyetir mobil nya ? " Ujar Lian


" Tidak " Roland segera menolak


" Kenapa ?! " Tanya Lian

__ADS_1


" Memangnya kau tauh cara menyetir Mobil ? " Roland berbalik bertanya


" T..tentu saja " jawab Lian dengan percaya diri


" Nggak bisa di percaya " Ujar Roland


" Ih !... Tuan Ayolah " Lian mencoba membujuk Roland


" Nggak boleh ! " Tolak Roland dengan tegas


Lian merasa tidak puas dengan jawaban Roland dengan muka masam dia Masuk ke dalam Mobil, Roland hanya bisa menghembuskan nafas nya dan ikut masuk ke dalam Mobil


Di dalam Mobil


Lian Masih dengan Moodnya yang buruk dia hanya Terus Menatap keluar kaca mobil dan Tidak ingin menatap Roland, Pria ini hanya bersikap Bodoh amat


" Adik " Panggil Rayon sembari berbisik Ke telinga Rayen


" Ehm " dan masih sibuk dengan Laptopnya


" Cari cara dong Buat mommy dan Daddy baikan " Ujar Rayon


" Ish Nggak Tauh ah " Jawab Rayen


" Kau ini ..ayolah aku nggak suka liat Mommy dan Daddy bertengkar " Ujar Rayon


" Itu urusan orang dewasa Kita anak - anak nggak usah ikut campur lagi pula palingan Daddy akan membujuk Mommy " Jawab Rayen dengan santai


" Ish .. Gimana mau Bujuk, Daddy Lagi Nyetir Mobil Kok " Jawab Rayen


" aku tauh... tapi Mommy terlihat Sangat kesal dan Hanya Diam saja " Bisik Rayon


" ..... " Rayen Kembali Sibuk dengan Laptopnya dan tak memedulikan Perkataan Rayon


Rayon hanya bisa mendengus kesal Dengan Sikap saudaranya yang Dingin dan menyebalkan


Sepanjang perjalanan mereka Hanya Di penuhi dengan Kesunyian Tanpa Satu suara yang terdengar tekecuali Suara Mobil dan kendaraan yang Sedang melaju di jalanan dan Suara tangan yang tengah mengetik Keyboard Laptop


20 Menit Kemudian


Sesampainya Di Depan Sebuah Gedung XXX


Di balik kaca Mobil yang tertutup seorang wanita yang mendongak dan menatap Sebuah Bangunan yang amat sangat besar dengan Wajah Heran tapi juga Kagum, Tanpa ia sadari Pria itu Sudah membukakan Pintu Mobil Untuknya dan bahkan Pria ini menjulurkan Tangannya Bak seorang pangeran Yang tengah mau Mengajak Seorang Putri berdansa


tanpa pikir panjang Dia Menerima uluran tangan tersebut karena Dirinya yang masih Fokus menatap bangunan Besar itu, dengan seulas Senyum tipis Terlukis di wajah Tampan pria itu karena merasa senang uluran tangannya di terima


Dua Bocah kecil Yang melihat Orang Tua mereka udah Terlihat Baikkan pun merasa Senang terutama Rayon Pria kecil ini segera menghampiri Lian dan Meminta untuk di Gendong oleh Lian Tapi dengan Sekilas Roland mengambil Ahli Rayon dari gendongan Lian


Rayon Pun menatap Tajam Ke arah Roland, dan Sama hal nya dengan Pria besar itu

__ADS_1


" Daddy, aku ingin di gendong Mommy " Bisik Rayon


" Nanti aja Daddy lagi mau Pegang tangan Mommy mu " Ujar Roland


Dan Rayon Pun mengerti dengan ucapan Daddy nya yang menurut pria kecil ini kalo Roland sedang Cemburu terhadap Dirinya. Rayen Pun segera menjangkau tangan Lian yang tidak di gandeng Oleh Roland


maka mereka berempat Pun masuk kedalam gedung besar itu, seketika semua mata tertuju kepada mereka berempat pasalnya mereka Berempat terlihat seperti keluarga yang Harmonis dan Damai


" Hei, Hei Coba Lihat ternyata CEO kita Sudah punya anak dan istri " Bisik Karyawan 1


" Iya yah, Huhu 😭 aku sedikit kecewa melihat pemandangan ini " Ucap Karyawan 2


" Eh, eh, tapi mereka terlihat serasi Yah saat berjalan secara bersama - sama " Ucap Karyawan 5


" Iya bener banget, Aurah mereka terlihat Bercahaya dan indah " Jawab Karyawan 4


dan begitulah bisikan Orang - orang yang melihat mereka berempat, dan mereka berempat menjadi bahan gosip Se gedung tersebut


...👇👇👇👇...


Saat tiba Di sebuah ruangan dengan Nuansa Hitam Coklat, Ruangan yang terlihat bersih dan Rapi tanpa ada debu sedikit pun


" Eh Tuan kenapa kita kesini ? " Tanya Lian


" Mau Olahraga " Jawab Roland


" Tuan mau Olahraga apaan di ruangan seperti ini ? " Tanya Lian lagi


" Olahraga yang membuat Tubuh merasa Panas " Jawab Roland lagi


Lian pun mengerutkan dahinya, karena dia kurang memahami maksud dari Perkataan Roland


" Maksud Tuan ? " Dengan Wajah penuh tanda tanya


Roland pun Tersenyum Licik


" Saat nya membalas " Ujar nya Sangat Pelan


Roland pun mendekat dengan Perlahan Dan Lian Makin mengundurkan Langkah nya, Pria ini Semakin berjalan mendekat ke arah Lian , dan Wanita ini Semakin Mengundurkan langkah kakinya, Sampai Lian Terjebak dan di halangi sebuah tembok besar


Mencoba melarikan diri Tapi Roland Mengehentikannya dan benar - benar menyudutkan Nya


" A.. Apa yang ingin anda lakukan " Lian menatap Roland dengan Tajam


Pria ini tersenyum Nakal dan mendekatkan Wajahnya, Semakin mendekat, mendekat , dan hanya tersisakan beberapa Inci Lagi Sampai Roland Bisa mencium Bibir lembut Lian


Lian memejamkan erat - erat matanya, Seulas senyum Licik terukir di wajah Roland, Lalu Pria ini ......


...✨✨✨✨✨...

__ADS_1


Jangan Lupa Like,Komen,Hadiah, dan Vote agar aku Tambah semangatt Up nya 😉


See You In the Next Episode 👋👉


__ADS_2