
"Selamat semuanya, Bapak sangat bangga dengan prestasi kalian semua! kalian benar-benar anak yang sangat di kagumi di kota tercinta kita ini". hari kelulusan menjadi sarjana.
"Kelulusan ini agak membuat aku senang, karena aku lulus kuliah S2, gak sabar pengen rasanya cari uang kaya dulu masih kecil?".senang si pemeran utama wanita.
"Nama ku adalah Liya sejak umur 8 tahun aku melarikan diri dari panti asuhan, aku tidak suka dengan anak yang di panti asuhan itu, karena risih, aku melarikan diri dan berusaha sendiri. Sejak 7 tahun itu aku sudah mengerti tentang pelajaran di sekolah, karena aku diajarkan oleh temanku namanya Raka dan Kara. Mereka adalah saudara kembar, anak dari presiden grup kaya raya, walaupun mereka tidak akur saat umur 13 tahun. (KEMBALI KE CERITAKU) aku orang yang pandai menipu seseorang, bahkan berakting. sampai aku bisa masuk kelas 1SD Negeri, ini berkat bantuan Raka dan Kara, saat SMP aku mencari beasiswa, supaya bisa masuk SMA, dan pada hari kelulusan SMA aku mendapatkan beasiswa lagi, untuk kuliah luar negeri, dan akhirnya aku memutuskan kuliah di China dengan usaha sendiri. Cita-cita ku ingin menjadi dokter hewan yang paling hebat sedunia, rasanya seperti aku adalah seekor semut yang selalu kerja keras. hehehehe..
"Hahaha... senang sekali rasanya udah lulus S2." Liya pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki.
Ketika berjalan Liya melihat dua ekor kucing yang sedang terluka, Liya memang jijik dengan darah tetapi kalau cita-citanya ingin menjadi dokter ia harus berani. Akhirnya Liya merasa kasian dan membawa dua ekor kucing itu kerumahnya, ia merawatnya dan menjaganya. Kucing itu seperti melihat Liya sambil tersenyum.
"Kayaknya kalian sedang tersenyum padaku?". tanya Liya.
"Astaga! bodohnya aku ini, ngomong kok sama kucing sih".ejek diri sendiri.
"~Miaw!!miaw!!~". bunyi si kucing
"Apaan lagi sih cing, mau makan, sabar ini mau di ambilkan!!" teriak Liya.
Setelah diambilkan. " kalian kok bisa terluka cing, siapa tuan kalian?. benar-benar tidak bertanggung jawab!". marah Liya.
__ADS_1
"Ya udah deh aku mau tidur dulu, selamat malam". setelah Liya tidur anak kucing itu mengeong-ngeong ingin masuk ke kamar Liya.
~Kresek kresek~. suara cakar kucing di pintu. ~Miaw!!miaw!!~.
"Nih anak kucing maunya apa sih?". Liya membuka pintu kamarnya dan melihat kucing itu, namun bukan anak kucing, melainkan anak kucing siluman, anak kucing yang berbentuk manusia, memiliki ekor dan telinga.
"Hah , apaan ini?". kata Liya.
Lalu akhirnya Liya pingsang di depan pintu kamarnya.
Pagi pukul tujuh seseorang menelpon Liya, ternyata itu adalah suster di rumah sakit hewan milik Liya. "Halo, dok, dokter datang jam berapa?, ini banyak pasien hewan, dok?".
Akhirnya, Liya sampai ke rumah sakit hewan, Liya langsung menangani orang yang udah ngantri lama, tiba-tiba salah satu pelanggan wanita meminta Liya untuk memberi makan kucingnya 3x sehari.
" Halo mbak Liya". kata si pelanggan itu.
Liya menjawab. " Hai, wah! kucingnya imut banget, siapa namanya?".
Si pelanggan menjawab. " namanya si Manis, oh ya, nanti si Manis dikasih makan 3x sehari ya".
__ADS_1
Liya terteguh, dia baru sadar kalau ada 2 anak kucing dirumahnya yang belum diberi makan. "Astaga, aku-,aku lupa sama 2 anak kucing itu!".
Liya pun permisi pada asistennya, untuk pulang lebih awal. Saat di perjalanan Liya bertemu dengan seseorang.
"Permisi nona., maaf mengganggu waktu anda".???.
" Siapa ya, apa aku pernah kenal?". pikir Liya.
Liya tidak merespon padanya dan mengatakan.
"Maaf, saya buru-buru gak ada waktu". Liya meninggalkan orang itu dan berlari cepat ke jalannya.
"Mereka sudah di bawa?, kita harus cepat kembali". suara orang itu yang sedang menelpon terdengar sedikit dengan Liya.
"Kayaknya orang itu ngomong sesuatu, katanya mereka, mereka siapa? tau ah, cepat pulang dulu!". Liya mempercepat larinya dan akhirnya tiba di rumahnya.
Lalu Liya membuka kunci pintu rumahnya, ia melihat kedalam rumahnya. " Loh?!!".
bersambung...
__ADS_1