Anak Kucing Yang Dianiaya

Anak Kucing Yang Dianiaya
Rencana


__ADS_3

" Hei disebelah sana, itu tempat dimana aku beli Hp.". Liya menunjuk arah.


Raka menyetujuinya dan berhenti diparkiran. Saat keluar dari mobil Liya bertanya.


" Kau tidak apa tinggal di dalam mobil, aku membeli Hp butuh 10 menit lho".


Liya sempat menawarkan untuk ikut dengannya.


Raka senyum jahil. " Tidak apa, aku sekalian mau lihat tempat makan mana yang cocok untuk kencan kita.".


Liya menaikkan alisnya. " Ihh... siapa yang kencan, ke gr-an aku cuma memang laper tadi week.".


Liya pergi untuk membeli Hp sedangkan Raka sibuk membuka Hp-nya untuk menentukan tempat makan. Liya jalan menuju tempat Hp.


" Kak, saya mau beli Hp Us...". Liya melihat seseorang pria yang dia kenal di sebelahnya, pria itu juga melihat Liya tanpa berkedip.


" Kau bukannya...". Liya menunjuk ke arah pria itu.


" Hai tuan putri.". kata pria itu.


" Eh, tuan putri?!. pikir Liya.


" Apa yang kau katakan tadi You Xi, tumben sekali wujudmu ini.". Liya menutup mulutnya berusaha untuk tidak tertawa.


" Lupakan saja, aku hanya memang mau seperti ini, sedang apa kau disini?". Pipi You Xi memerah .

__ADS_1


" Kau seharusnya tahu, aku mau membeli Hp untuk Lui.". kata Liya.


" Hah untuk Lui, kenapa?". You Xi mengkerutkan alisnya.


Liya menundukkan kepalanya. " Aku melihat Lui sedih saat aku pergi, jadi aku pikir untuk membeli Hp dan menitipkannya padamu.".


" Kenapa pada ku?". tanya You Xi


Mata Lui membuka lebar. " Ya ampun kau ini lulus sekolah apa sih, ya karena kau bolak-balik kedunia kami.".


Sentuhan tangan You Xi kepundak Liya. " Oh iya juga, Liya mau pergi sama?, ada hal yang mau aku ceritakan, dan kau tidak perlu membeli Hp untuk Lui, dia sudah memilikinya, akan ku beritahu nanti.".


Liya berpikir untuk memenuhi janji.


" Benarkah, Hem.. tapi aku tidak bisa, aku ada janji, bagaimana kalau besok pagi, sekalian kita olahraga.".


Liya hanya senyum manis ke arah You Xi dan menyatukan kelingkingnya. Lalu Liya kembali menuju mobil Raka.


Liya berjalan memasuki mobil. " Ayo kita pergi.".


" Siapa pria itu? pacarmu?". wajah Raka terlihat datar.


Liya kaget ternyata Raka melihatnya. " Eh, kau melihatnya ya? dia bukan pacarku dia hanya teman.".


" Kalian kenal dimana?". Raka menatap Liya.

__ADS_1


Alasan Liya. " Oh, aku kenal dia saat di rumah sakit hewan, hanya kebetulan kami saling kenal. Memangnya kenapa?".


" Ya tidak apa-apa sih, ayo kita berangkat aku udah tentuin tempat yang bagus.". Raka sedikit tersenyum ke depan.


" Oh benarkah, makasih ya.". Liya menepuk bahu Raka


" Tidak perlu berterima kasih!". Raka bangga dengan diri sendiri


Mobil Raka dan Liya sudah pergi You Xi yang hanya menatap belakang mobil mereka.


" Aku akan menunggu dirumahmu.".


You Xi mengambil Hp-nya dan menelfon Lui.


" Halo Lui, bagaimana kabarmu apa kau baik-baik saja?".


" Iya paman, kami ada dikamar, apa paman sudah jumpa dengan kakak Liya.". kata Lui.


" Ya paman sudah jumpa, tapi dia dibawa orang lain, tapi tenang orang itu tidak jahat dia hanya meminjam Liya sebentar.". kata Raka.


" Baiklah paman aku akan tutup, telfonnya sebentar lagi pengasuh kami akan datang untuk melihat kami tidur.". khawatir Lui.


" Baiklah selamat Malam Mimpi indah.". ucap You Xi.


" Terima kasih paman, aku akan menunggu.". kata Lui.

__ADS_1


Mereka menyudahkan telfon mereka dan menjalankan misi mereka.


Bersambung...


__ADS_2