
Pandangan mereka saling bertemu You Xi Dan Shu Ha, walaupun mereka adalah musuh tetapi Shu Ha adalah Kakak kandung dari istri Zart.
"Selamat datang di kerajaan kami Pangeran.". Ucap You Xi.
"Ternyata Pangeran You Xi masih tahu cara menghormati orang lain". jawab Shu Ha menggunakan nada merendahkan.
"Ternyata Pangeran Shu Ha masih menganggap diri sendiri sebagai orang lain ya.". Ucap You Xi membalikan nada bicaranya.
"Kalau bukan adikku menikah dengan Kakak mu itu mungkin dia akan masih hidup.". Ucap Shu Ha dengan kesal.
"Itu salah anda sendiri karena anda membiarkan dia masuk ke kamar orang dan mempermalukan keluarganya sendiri demi mendapatkan kakak ku.". Ucap You Xi dengan sindiran.
Shu Ha mulai berteriak tetapi entah apa ia menahan amarahnya dan pergi sambil menghentakkan kakinya dengan keras.
"Seandainya wanita-wanita Si*l itu tidak datang ke hidupan kakak mungkin kakak tidak akan menjadi seperti ini.". Pikir You Xi meninggalkan tempatnya.
Di lain sisi Lui yang sudah ada di hadapan Zart mengepalkan tangannya dan berusaha tahan untuk bersabar.
__ADS_1
"Kenapa Papa memanggil ku? Mama sedang sakit pipinya memar dan ia sedang mengurung diri di kamarnya.". Ucap Lui dengan lantang kepada Zart.
Tetapi Zart tak menghiraukannya ia hanya menegukkan tehnya dan mulai kembali menulis.
"Duduk!". Ucap Zart.
Lui hanya diam yang berarti ia tidak mau duduk.
"Aku bilang DUDUK!!". Suara Zart meninggi membuat Lui takut.
Tapi mental Lui tidak menuruti perkataannya Zart, Walaupun Zart mengulangi kata-katanya.
Tangan Zart mulai melayang ke arah Lui hingga Lui berteriak.
"PAPA TIDAK AKAN PERNAH MENJADI PAPA YANG AKU INGINKAN!!!". Ucapan Lui membuat tangan Zart yang hampir memukulnya seketika berhenti.
"PAPA JAHAT, PAPA SUDAH MENAMPAR MAMA! PAPA INGIN MEMBUNUH MAMA LAGI! AKU BENCI PAPA!!". Teriak Lui sambil mengeluarkan air matanya dan di dengar oleh Liya dan Cal.
__ADS_1
Zart hanya diam dan merasa bahwa semua orang hanya memanfaatkan keadaan untuk menyalahkannya.
"Kenapa, bahkan putriku menyalahkanku! apa putriku juga ingin aku mati.". Pikir Zart.
"Dulu aku sangat ingin di gendong juga di peluk oleh Papa, aku ingin hidup bahagia walaupun aku tidak memiliki ibu! Selama ini aku tidak pernah menyalahkan Papa atas meninggalnya Mama tapi Papa telah menunjukkan kalau Papa memang membenci wanita!!". Teriakan Lui begitu menggempar bahkan juga perkataannya di sambut oleh petir dan juga awan hitam.
Tak lama angin yang mengguncang kerajaan Zart dan menarik Liya hingga terhisap oleh angin tersebut.
Kerajaan Zart kini menjadi sebuah memori di ingatan Liya.
Ke esoknya Liya terbangun di sebuah kamar yang sederhana, ia sadar ini terlihat seperti panti asuhan.
"Kenapa? Kenapa aku berada di sini?". pikir Liya.
Liya keluar dari ruangan itu dan melihat dimana rumah yang ia dapatkan sekarang milik 2 wanita.
Yang satu bernama Xinxin dan juga Xiu mereka adalah saudara kembar dimana mereka melakukan ritual dimana dunia manusia dan juga dunia lain memiliki gerbang putih yang bisa di masukan oleh manusia yang memiliki hati murni.
__ADS_1
Salah satunya adalah Xinxin, ia adalah wanita yang cantik berambut kuning dan bermata hijau, ia memiliki sifat lembut dan juga penyayang, tapi Xiu wanita berambut kuning bermata coklat kehitaman memiliki sifat serakah.
Bersambung...