Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
wisuda


__ADS_3

acara wisuda pun tiba ,semua mahasiswa berkumpul sambil berfoto foto,terlihat kebahagiaan dari wajah mereka.


Ivan dan bu Lidia tersenyum bahagia melihat Dea dg sseragam wisudanya.


" selamat ya De " memeluk Dea sambil tersenyum.


" makasih mah mas " terlihat kebahagiaan di wajahnya Dea.


" kebahagiaan mama begitu lengkap , mama bangga sama kamu De " ucap bu Lidia sambil meneteskan air mata. seketika itu Dea langsung memeluk mama nya.


" aku bahagia banget mah "


ivan yg melihat pun langsung mengelus kepala Dea sambil tersenyum.


ketika acara wisuda selesai.


" mah aku ke toilet sebentar ya " ucap Dea


" kita nunggu di parkiran ya "


ketika Dea pergi ke toilet , Ivan dan bu Lidia pun berjalan menuju parkiran.


" seminggu lagi kebahagiaan mama akan bertambah "


Ivan tersenyum karna memang seminggu lagi ia akan bertunangan dg Tita.tidak lama kemudian mereka bertemu Risky dan pak Surya di parkiran.


" pak Surya ,Risky " sapa Ivan.


" hai van " memeluk Ivan sambil tersenyum.


" gimana ki . ? "tanya Ivan


" meski gak jadi yang terbaik ,tapi aku lulus mas"

__ADS_1


" selamat ya ki " sambil memeluk Risky.dan di balas senyuman oleh Risky


"selamat ya ki sekarang udah s 1 " ucap bu Lidia sambil mengelus rambut Risky.


" makasih ya tante "


tidak lama kemudian Dea datang.


" hai De "


Dea tersenyum pada Risky dan pak Surya.


" selamat ya ki " Dea pun memeluk Risky


"selamat juga ya De" sambil membalas pelukannya Dea.


" selamat ya Dea " ucap pak Surya sambil mencium kening nya Dea.


" makasih ya om "


" jangan lama lama y , mama sama kakamu nunggu di mobil "


" ayo ikut ki" ajak Dea sambil menatik tangannya Risky.mereka menemui teman temannya di dalam.


" hai semuanya "


Andin , Nuri dan Bobi tersenyum sambil berpeluk dan memberi selamat.


" hei calon fotografer , foto foto dong buat kenang kenangan " ucap Andin pada Risky.


" beres "


mereka semua berfoto foto silih berganti , berganti orangnya berganti posisinya dan berganti gayanya.tiba tiba Risky memberikan kameranya kepada Andin.

__ADS_1


" fotoin aku sama Dea ya "


Risky mendekati Dea dan langsung mencium pipinya Dea.


" cekrek. " suara kamera tertuju pada mereka. Dea yg tak menduga dg kelakuan Risky ia hanya mematung tak bereaksi.setelah selesai berfoto,Risky dan Dea langsung pergi menemui keluarganya di parkiran untuk pulang.


* * * * * *


setibanya di rumah ,Dea dan mama nya mempersiapkan acara sukuran kecil kecilan di rumahnya.


"duh yg sudah punya gelar sarjana ,ko ngelamun aja sih " tanya Ivan sambil mengelus rambutnya Dea,Dea tersenyum sambil menyandarkan kepalanya pada pundak Ivan.


" sekarang kamu udah dewasa ,udah bisa menentukan hidup kamu kedepannya ,apa kamu yakin ga mau ngelanjutin s2 kamu " tanya Ivan lembut.


" gak mas, aku sadar sama kehidupan kita, aku kasian sama mama harus kerja keras ,apalagi mas Ivan mau menikah, aku gak tega liat mama kerja keras sendirian "


ivan tersenyum sambil mengelus kepala Dea


"mas akan selalu dukung apapun keputusan kamu "


" makasih ya mas "gak nyangka ya aku udah lulus kuliah udah jadi sarjana , dan mas sebentar lagi akan menikah andai papa masih ada dia pasti bahagia melihat kita sekarang " tak terasa air mata menetes di wajahnya Dea.


" aku rindu sama papa " ucap Dea terisak. Ivan mengelus ngelus rambutnya Dea mencoba menenangkan nya.


"papa pasti bahagia melihat anak anaknya bahagia ,jadi kamu jangan sedih nanti papa juga akan ikut sedih " ucap Ivan


Dea mengangguk sambil menghapus air matanya. dari kejauhan bu Lidia menangis melihat anak anak nya.perlahan ia mendekati mereka.


" mama bahagia punya anak anak seperti kalian , mama bangga "


Ivan dan Dea langsung memeluk mama nya.


" daripada kita bersedih terus ,mendingan kita makan dulu ,kita kan mau ngerayain wisudanya Dea." ucap bu Lidia.

__ADS_1


" makasih ya mah selama ini mama selalu ada buat kita "


__ADS_2