
keesokan paginya.. sinar matahari sudah memasuki kamar sepasang suami istri itu.Dea yg merasakan kehangatan sang mentari itu langsung membuka matanya.
"udah pagi.... "ucap Dea lirih.saat Dea melihat Risky yg tertidur di sebelahnya ia langsung melotot lalu menjerit sekencang nya
"aaaaaa..... " jerit Dea.membuat Risky terbangun dg rasa panik yg teramat..
"kenapa ... De... ? " tanya Risky.namun dg emosy nya Dea langsung memukul mukul Risky dg bantal lalu menjambak rambut Risky.
kini giliran Risky yg menjerit
" aaa Dea sakit.... " jerit Risky.
" kamu kenapa Dea... kenapa mukulin aku... ? " tanya Risky.
" kamu kenapa tidur di sebelahku... kalau mas Ivan tau...dia bisa membunuhmu... " ucap Dea dg nada tinggi.Risky hanya menggeryit keheranan.
"kita kan udah nikah... " ucap Risky. seketika Dea terdiam mematung, lalu ia tersenyum malu.
" oh ia... kita udah nikah ya.... maaf ya ki aku lupa... " wajah Dea sudah memerah menahan malu.
" eeeeh dasar istri durhaka.... " ucap Risky ketus.Dea malah tersenyum.
" ya maaf ... aku kan lupa kalau kita udah nikah... , lagian kan mukulnya pake bantal pasti gak sakitkan... " ucap Dea mencoba membela diri.
" untung pake bantal ... gimana kalau kamu mukulnya pake pas bunga... emangnya kamu mau jadi janda kembang... "
Dea hanya tersenyum senyum .
__ADS_1
" maaf ... " ucap Dea manja.
" kalau saja aku gak takut sama mas Ivan .. sudah ku perkosa kamu semalam.. " tutur Risky.membuat Dea tertawa.
" jadi kamu takut sama mas Ivan... ? " tanya Dea sambil meledek.
" kamu gak tau sih... waktu di bandara.. mas Ivan begitu membabi buta .... mukulin aku tanpa ampun " ucap Risky.
"itukan karna mas Ivan sayang sama aku... " jawab Dea...
" udah ah.... lama lama debat sama kamu aku jadi laper... aku mau mandi dulu setelah itu sarapan.. " ucap Dea kembali.Dea pun beranjak ke kamar mandi.
" kita mandi bareng ... " celetuk Risky. membuat Dea menggeryit keheranan.
" tidak boleh.. " jawab Dea singkat.
" kenapa tidak boleh... itu hukuman karna kamu barusan mukulin aku... pake jambak jambak segala... " tutur Risky.
" memangnya kenapa kalau macem macem ...aku kan sekarang suamimu "
" pokonya gak boleh.... aku belum siap aku malu.. " ucap Dea sambil berlari ke kamar mandi.Risky hanya tersenyum senyum melihat tingkah istrinya itu.
setelah selesai mandi dan berpakaian.. mereka pun bersiap untuk sarapan.sesampainya di meja makan ...pak Surya sudah mempersiapkan sarapan mereka.pak Surya tersenyum melihat anak dan menantunya itu.
" pagi om..." sapa Dea.
" pagi Dea.... " jawab pak Surya..
__ADS_1
Dea terdiam melihat pak Surya yg sedari tadi sudah mempersiapkan sarapan.ada rasa malu di hatinya.
"aku jadi malu om....harusnya aku yg nyiapin sarapan... maaf ya om... aku belum bisa jadi menantu yg baik... " ucap Dea.
pak Surya hanya tersenyum.
" tidak apa apa De.... om udah biasa nyiapin sarapan...oh ya mulai sekarang jangan panggil om... panggil saja papa... " ucap pak Surya menegaskan. Dea menganguk tersenyum. mereka pun sarapan bersama.
" oh ia Dea... gimana semalem Risky gak kasar kan sama kamu... ? "goda pak Surya.
Dea hanya tersenyum malu karna memang dia dan Risky belum melakukan hubungan suami istri.
" bukan aku pah yg kasar... tapi Dea... aku ampe di jambak jambak... " ucap Risky menggoda.Dea malah menggeryit keheranan.pak Surya pun tersenyum .
" wah berarti performa kamu semalem hebat ya ki.... ? " tanya pak Surya sambil tekekeh.
" oh tentu saja ... anak papa kan hebat... " Risky pun tertawa tawa.Dea hanya diam sambil menundukan wajahnya.kini wajahnya sudah merah padam menahan malu.
" papa gak tau sih... Dea ampe kelelahan semalem... " goda Risky .Dea menjadi kesal hingga melototkan matanya.
" gak usah ngaco deh . " bisik Dea.Risky kembali tertawa .ia perlahan mendekatkan wajahnya pada Dea.
" kamu siap siap ya buat nanti malem... " bisik Risky..
" jangan macem macem .". jawab Dea.
" emang aku mau macem macem .. he he... " tutur Risky dg nada menggoda. Dea yg mendengar pun ada rasa takut dan canggung.
__ADS_1
Risky kembali tertawa melihat ekpresinya Dea.
" gak usah takut kaya gitu .. santai aja " jawab Risky.