Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
lamaran


__ADS_3

suatu hari keluarganya Dea memberanikan diri datang kerumah keluarganya Jodi.untuk meminta permohonan maaf.


"saya harap meskipun perjodohan ini di batalkan....hubungan keluarga kita akan tetap baik seperti dulu.. " ucap bu Lidia.


" saya juga berharap seperti itu " jawab ibunya Jodi.


perlahan Deapun memberikan cicin tunangannya pada Jodi.Jodi pun perlahan mengambil cincin itu meskipun ada rasa kecewa saat mengambilnya.namun ia berusaha membuang rasa ego nya.


" maafin aku ya Jod.. " ucap Dea.Jodi mengangguk meskipun kepalanya terasa berat.


" semoga kamu sama Risky bahagia.." ucap Jodi.Dea hanya tersenyum.


" Dea... Ivan meskipun kalian ga jadi menantu tante.... tapi tante sangat sayang sama kalian" ucap ibu nya Jodi tulus.Ivan dan Dea pun tersenyum.


" kita juga sayang sama kalian..." tutur Ivan.


pak Junaidi menepuk lembut pundaknya Ivan.


" mungkin ini adalah pelajaran hidup buat kita." tutur pa Junaidi.semuanya terasa lega... tak ada lagi yg mengganjal dalam pikiran mereka.setekah semuanya selesai , keluarga Dea pun pamit pulang...


* * * * * * *


beberapa minggu kemudian.Risky dan pak Surya pun datang kerumahnya Dea untuk acara lamaran. Risky sudah bekerja sebagai fotografer. kini ia memberanikan diri untuk melamar Dea.mereka pun di sambut ramah oleh keluarganya Dea.

__ADS_1


" kedatangan kami kesini .. sebenarnya untuk melamar Dea putri ibu Lidia . " tutur pak Surya.semuanya pun tersenyum terutama Dea.. hatinya kini berbunga bunga.ia tak menyangka hubungan nya akan sejauh ini dg Risky.


" Dea... kamu maukan menikah dg ku ... ? " tanya Risky.Dea hanya mengangguk tersenyum.Risky sangat bahagia dg jawabannya Dea.


" duh gak nyangka ya kita akan berbesanan. "ucap Ivan pada pak Surya.


" ini semua sudah takdir.. " jawab pak Surya.


setelah acara lamaran.selesai mereka pun makan malam bersama.


" lalu bagaimana rencana kedepannya.. " tanya pak Surya.


"saya sih berharap langsung menikah saja...ga usah ada acara pertunangan..karna sudah 2 x menggelar acara pertunangan namun malah gagal semua .." ucap bu lidia menjelaskan.


" Kalau keluarga pak Surya tidak keberatan bagaimana kalau acara pernikahannya kita adakan secepatnya.. .itupun kalau Risky siap."tutur Ivan ia sangat berharap pernikahan itu berlangsung secepatnya.


" Dea kamu siap gak katanya .. " tanya Ivan.


Dea hanya malu malu namun tanpa ragu dia mengangukan kepalanya.


"alhamdulilah... " semua tersenyum bahagia.dan kembali menyantap hidangan makan malam.Risky kini mulai menggoda Dea di bawah meja makan ia menendang nendangkan kakinya pelan pada kakinya Dea.Dea yg tau akan hal itu ia langsung melototkan matanya.membuat Risky tersenyum senyum sendiri. Risky tak berhenti dg kejahilannya ia kembali melakukan hal yg sama.dg kesalnya Dea langsung menendangkan kakinya dg keras ke arah kakinya Risky di bawah meja.


" aaawww... " terdengar suara ringisan rasa sakit , namun itu bukan keluar dari mulutnya Risky ..melainkan keluar dari mulutnya pak Surya yg kini duduk bersebelahan dg Risky. Dea yg sadar akan hal itu ia langsung menundukan wajah takutnya.ya Dea sadar kalau yg di tendang kakinya bukanlah kaki Risky melainkan kakinya pak Surya.Risky hanya menunduk sambil menahan tawanya.pak surya yg sadar akan hal itu ia langsung menepuk pundaknya Risky.

__ADS_1


" jangan macem macem... " bisik pak Surya.Risky hanya tersenyum.


setelah makan malam usai Dea dan Risky pun mengobrol di teras belakang sementara yg lain mengobrol di ruang tamu.Risky masih tertawa dg kejadian barusan.


" ha ha ha ... " tawa Risky masih terdengar.


membuat Dea semakin kesal.ia pun mengerucutkan bibirnya.


"jangan marah gitu dong .. " ucap Risky


" abis kamu rese sih.... awas aja ya.. kalau kita udah nikah tapi kamu masih aja rese sama aku . . " ancam Dea.membuat Risky kembali tertawa.


" belum aja nikah eh udah ngancem ngancem aja.. " ucap Risky.


" biarin aja... " jawab Dea.mereka pun terdiam sejenak merasakan hembusan angin malam.


" kamu kedinginan ya.... tapi jangan harap aku mau ngasih jaket sama kamu karna aku gak pake jaket.." ucap Risky sambil terkekeh sendiri.membuat Dea menggeryitkan keningnya.


" ga lucu ... "ucap Dea.


" kamu bahagia ga ki... sebentar lagi kita akan menikah... ? " tanya Dea antusias.


" tentu saja... aku bahagia karna setelah menikah aku lebih gampang jailin kamu." ucap Risky sambil tertawa.

__ADS_1


" ga usah rese deh... "


kebahagiaan kini menyelimuti pasangan itu.ada rasa haru di benak mereka mereka tak pernah menyangka hubungannya akan sejauh ini.karna sebelumnya hubungan mereka begitu rumit... namun pada ahirnya berahir bahagia.


__ADS_2