Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
berkunjung


__ADS_3

sore pun tiba ... kini Dea dan Risky berkunjung ke rumah Ivan.rasa kangen Dea begitu teramat sangat.. padahal mereka baru berpisah semalam .


bu Lidia tersenyum senang melihat kedatangan anak dan menantunya itu..


" mama.... " sapa Dea sambil memeluk mamanya.


" Dea .... mama kangen... " ucap bu Lidia.


tiba tiba Ivan datang menghampiri mereka.


" eh ada pengantin baru... " ucap ivan.Risky pun tersenyum.mereka berbincang bincang di ruang keluarga sambil menikmati buah yg di siapkan bu Lidia.


" gimana De... rasanya sudah menikah... ? " tanya Ivan sambil memotong buah apel di atas meja.


" ih mas Ivan kepo... makanya cepetan nyusul... "jawab Dea.bu Lidia tersenyum mendengar percakapan anak anaknya itu.


" makanya cepat menikah van.... nanti tau sendiri rasanya berumah tangga " ucap bu Lidia.Ivan hanya menanggapinya dg senyuman.


" ki ngomong ngomong... sukses ga semalem.. " goda Ivan.membuat Dea dan Risky terdiam mematung. Dea menelan ludahnya kasar.


" ih... mas Ivan nanya nya kaya gitu sih... aku kan malu... " jawab Dea.


" ya sukses dong mas.... cuma aku lupa gak bikin vidio nya... kalau saja aku gak lupa pasti aku kasih liat vidio nya sama mas Ivan.." ucap Risky sambil terkekeh.dg kesalnya Dea langsung memukul pundaknya Risky.

__ADS_1


" jangan ngaco deh.." ucap Dea membuat Risky tertawa di buatnya.


" jangan kasih liat ah... nanti mas ngiler... " ucap Ivan yg tak kalah tertawa.membuat Dea semakin kesal.


" apaan sih jangan pada ngaco deh ngomong nya.. "tutur Dea.


"De... kamu jangan pake alat kontrasepsi ya... mama pengen cepet dapet cucu " ucap bu Lidia. membuat Dea mematung di tempat... soal malam pertama aja Dea sudah merasa takut apalagi mendengar tentang kehamilan.kini wajah Dea terlihat memucat.


" ih mama ... malam pertama aja belum mama udah ngomongin soal cucu... .. ups" Dea langsung menutup mulutnya ketika ia sadar dg omongannya. hingga bu Lidia dan Ivan melongo ke heranan.


" jadi kamu belum melakukan malam pertama ? " ucap bu Lidia tegas.


Dea tersenyum getir...


" kenapa De... " tanya bu Lidia penasaran.Dea langsung menundukan wajahnya.


" Dea aku udah tutup tutupin eh kamu malah keceplosan " ucap Risky.


" De .. kamu jangan jadi istri durhaka ..kamu harus jadi istri yg baik yg soleha... kamu harus melakukan kewajiban kamu sebagai seorang istri..siap belum siap kamu sekarang istrinya Risky.. "tegas bu Lidia.


Ivan dan Risky hanya menonton perdebatan antara anak dan ibunya itu.sesekali Risky tertawa.dan pada ahirnya Dea mengangguk mengalah.


" ia mh .. Dea tau.. "

__ADS_1


"mah ... kalau Dea ga mau , aku boleh ga maksa.. " ceketuk Risky membuat Dea dan bu Lidia mematung di tempat sementara Ivan yg kini menahan tawanya mendengar ucapan adik iparnya itu.Dea pun melototkan matanya pada Risky.


" jangan macem macem . . " ucap Dea.


Risky malah tertawa.


"ki jangan maksa maksa ya nanti anak mama nangis... " ucap bu Lidia membela Dea.Risky malah tertawa kembali.


" becanda mah... " ucap Risky.


" Dea ... mama gak nyangka menantu gorila mama ini benar benar gila... " tutur bu Lidia


Risky terdiam dg ucapan mertuanya .


ia mendekati Dea sambil berbisik.


" kenapa mama kamu ngatain aku gorila... ? " bisiknya pada Dea.Dea hanya tertawa. sementara bu lidia yg mendengar pun tersenyum malu.


" maaf ya ki... abis Dea suka ngatain kamu gorila... " ucap bu Lidia. membuat Ivan tertawa terbahak bahak.


" gak apa apa mh kan gorilanya ganteng " ucap Dea sambil tersenyum.mereka malah bercanda canda membahas si gorila ganteng.Risky merasa bahagia.. ia kini tak merasa kesepian karna punya keluarga baru yg lengkap. ada rasa haru yg ia rasa saat ini.


" alhamdulilah ya allah... kau tlah memberikanku keluarga baru ... yg begitu sangat menyayangiku " gumam Risky dalam hati.

__ADS_1


" kenapa... ? " tanya Dea heran melihat Risky yg kini terdiam.


" makasih ya... " ucap Risky sambil mencium pipinya Dea. membuat Dea tersenyum malu.


__ADS_2