Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
rencana


__ADS_3

keesokan harinya .saat Jodi dan keluarganya nonton Tv di ruang keluarga.


" haus nih . . ngambil minum dulu akh... " ucap Jodi sambil berlalu ke dapur.tiba tiba hp Jodi berbunyi yg kala itu tertinggal di ruang tv..ibu nya Jodi pun mengambil hp itu..


" sms dari Dea. . ." ucap ibunya Jodi. orang tuanya Jodi saling lirik mereka merasa ada yg aneh ahir ahir ini dg anak lelakinya itu.


" buka aja mah . . " ucap pak Junaidi penasaran..ibunya Jodi pun membuka sms itu..lalu membacanya.


" aku tunggu kamu di tempat biasa... "


orang tua Jodi kembali terdiam . . banyak pertanyaan yg ia ingin lontarkan tentang hubungan apa yg terjadi antara Jodi dan Dea.


" eh pah kemarin bu Lidia sempat bilang kalau dia melihat Jodi lagi pelukan sama Dea." tutur ibunya Jodi.


" apa jangan jangan Jodi sama Dea pacaran . . kan Jodi sama Lani udah putus. . "


ucap nya kembali menegaskan.


"mah apa ini jalan baru yg di takdirkan tuhan buat menyatukan keluarga kita sama keluarga nya bu Lidia. . " ucap pak junaidi.


" mungkin juga pah. . mamah seneng banget kalau ini benar benar terjadi . Dea anak yg manis.. "


mereka pun berpikir untuk menjodohkan Dea dg putranya Jodi.


" bagai mana kalau kita Jodohkan Dea dg Jodi. . "


" mama setuju pah .. . nanti kita bicarakan soal ini sama bu Lidia... " ucap bu Lidia antusias.


sementara di tempat lainDea Risky dan yg lainnya sedang berkumpul di cafe.


" kamu udah kirim sms sama Jodi . . ? " tanya Risky pada Dea.

__ADS_1


"udah . . udah ku ajak dia kesini.. . kali aja dg kita ngumpul ngumpul gini dia sedikit terhibur. . . dan gak merasa patah hati . . " ucap Dea.


" biarin aja De biar dia tau rasa . . biar dia rasain gimana rasanya sakit hati. . .itu karma buat orang yg suka mainin perempuan. " gerutu Andin..


* * * * *


beberapa minggu kemudian.bu Lidia pun bertemu ibunya Jodi di sebuah restauran yg sudah di janjikan.mereka ingin membahas tentang perjodohan Dea dg Jodi.


" ya ampun mba . . ternyata likiran kita sama ya " ucap bu Lidia antusias.


" ia saya sangat berharap sekali bisa berbesanan kembali dg bu Lidia, meskipun perjodohan Ivan dan tita gagal... ternyata tuhan masih memberi kita kesempatan dg menjodohkan Jodi sama Dea.." ucap ibu nya Jodi.


" tapi apa Jodi mau menimah dg Dea .. ? " tanya bu Lidia.


" saya sudah tanya perihal masalah ini sama Jodi.. dia sih terserah sama Dea aja.."


bu Lidia pun tersenyum.


" tapi saya belum membicarakan masalah ini sama Dea.."


" setau saya sih belum...."


ibunya Jodi tersenyum bahagia.


" Ivan juga berharap kalau Dea mau menerima perjodohan ini..."


mereka berdua sangat berantusias ingin menjodohkan anak anaknya.. mereka tidak tau tentang perasaannya Dea dan tidak akan pernah tau.


* * * * * *


malam pun tiba...Ivan , bu Lidia dan Dea pun kini sedang asik nonton tv di ruang keluarga.perlahan bu Lidia mendekati Dea sambil mengelus rambutnya.

__ADS_1


" De. . . mama ingin bicara sama kamu. . "


" bicara apa mah. . " tanya Dea penasaran.


" sebelumnya mama mau tanya ada hubungan apa kamu sama Jodi.. ? " tanya bu Lidia ragu.Dea menjadi heran dg pertanyaan mamanya.ia langsung menatap Ivan yg saat itu hanya diam saja.


"mama ko nanya nya gitu sih... bukannya dari dulu mama tau kalau aku sama jodi itu kan temenan...karna Jodi kan adiknya mba Tita.memang nya kenapa sih mah. . ? " tanya Dea penasaran.


"De. . kamu masih ingat sama omongannya mas ivan dulu..." ucap Ivan.Dea mencoba mengingat ingat omongannya Ivan.


" omongan yg mana ya mas Dea lupa... "


" mas pernah bilang sama kamu. . kalau pernikahan mas gagal... perjodohan itu akan tetap terjadi... "


" aku inget mas... . trus hubungannya sama aku apa . . ? " tanya Dea yg belum mengerti dg omongannya Ivan.Ivan dan bu Lidia saling menatap bingung.


" ada apa sih sebenarnya. . . ? " tanya Dea yg masih penasaran..


" gini sayang . . kamu tau kan impian papa kamu yg terahir... dia ingin sekali berbesanan dg pak Junaidi.. " .tutur bu Lidia .Dea hanya mengangguk.


" dan kamu juga tau kan... mba Tita sekarang udah gak ada.. . . jadi pernodohan itu gak bisadi lanjutkan.mama sama mas ivan berharap kalau kamu yg akan melanjutkan perjodohan ini.. " ucap bu Lidia kembali.Dea pun menjadi kebingungan.


" maksud mama . . ? "tanya Dea penasaran.


Ivan dan bu Lidia agak sedikit ragu mengutarakannya.


" gini kita berharap kamu yg akan menggantikan mas Ivan dalam perjodohan ini . ..kita sama keluarga nya Jodi berniat menjodohkan kamu sama Jodi.." ucap bu Lidia penuh penegasan.


deg... jantung Dea seakan berhenti berdetak saking terkejutnya ia tak mampu berkata kata..ia masih tak percaya dg rencana keluarganya itu...ia tidak tau harus menjawab apa... karna memang tak ada perasaan apapun pada Jodi..


" jadi mama mau menjodohkan Dea sama Jodi. . " ucap Dea berulang ulang... ia berharap kalau yg di dengarnya barusan itu salah.

__ADS_1


" mama sangat berharap sekali... "


"gak perlu di jawab sekarang... kamu pikir pikir aja dulu. . mas tau ini pasti bikin kamu kaget . . kita gak maksa ko. . semua keputusan ada sama kamu." ucap Ivan .ia dan bu Lidia pergi meninggalkan Dea yg kini hanya diam mematung.ia di selimuti perasaan takut , bingung dan gak bisa berbuat apa apa.buliran air mata mulai menetes di pelupuk matanya. ia mulai memejamkan matanya berharap ini hanyalah mimpi.


__ADS_2