Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
Jodi kecewa


__ADS_3

malam hari yg kini terasa dingin.membuat Dea enggan keluar kamar.tiba tiba Ivan masuk ke kamarnya Dea dan duduk di sebelah adik kesayangan nya itu. Dea yg sadar akan kedatangannya itu langsung melempar senyum.


" lagi ngapain. . ? " tanya Ivan sambil mengelus kepala Dea.Dea hanya menjawab dg gelengan kepalanya.


" dingin ya .. " ucap Ivan sambil menggosok gosokan telapak tangannya.tiba tiba Dea menatap kakanya itu.


" mas kecewa ya sama aku ? " maafin aku ya ...aku gak bisa wujudin impiannya papa.. " ucap Dea.


" mas yg harusnya minta maaf.. mas udah ngorbanin perasaan kamu... tapi mas kecewa sama kamu...kenapa kamu gak bilang kalau kamu suka sama si gorila itu.. " tanya Ivan


" Risky mas . .. namanya Risky.. " ucap Dea mengingatkan .membuat Ivan tersenyum.


"mas tanya .. . kenapa kamu menyetujui perjodohan dg Jodi." tanya Ivan.


" aku sayang sama kalian . . aku juga ingin wujudin impian papa.. dan aku gak mau liat mas Ivan sama mama kecewa."


" justru mas kecewa sama kamu.. kenapa kamu menerima perjodohan itu sedangkan kamu suka sama Risky." tutur Ivan.

__ADS_1


" maafin aku mas.. " ucap Dea lirih.


" mas juga minta maaf De... karna kesalahan mas...kamu jadi harus menggantikan perjodohan itu... tapi ada satu hal yg mesti kamu inget ... papa pasti akan bahagia melihat kamu bahagia .dan papa juga akan sedih melihat kamu sedih...kamu adalah tanggung jawab mas... mas gak akan biarin kamu sedih." tegas Ivan.


Dea pun tersenyum dan langsung memeluk Ivan.


" aku sayang sama mas . . "


* * * * * * *


keesokan harinya.Ivan , Dea dan bu lidia kini pergi ke rumahnya Jodi berniat menceritakan semuanya.terutama prihal pembatalan perjodohan . saat Ivan sudah menceritakan semuanya. keluarga Jodi begitu sangat kecewa.ia tak menyangka dg keputusan keluarganya Dea yg tiba tiba membatalkan perjodohan . Jodi hanya diam membisu ada rasa sesak di dadanya.ia kecewa dan marah ..


"kenapa kamu gak bilang dari awal.... tante udah banyak berharap sama kamu.. " tutur ibunya Jodi.Dea malah semakin terisak.


" sekali lagi kami minta maaf... mungkin keputusan kami membuat kalian kecewa." ucap Ivan.


"saya sekeluarga minta maaf.." ucap bu Lidia .

__ADS_1


pak Junaidi pun mengangguk ia mengerti dg posisi mereka.namun ibunya Jodi hanya diam saja.. ia merasa kecewa... keluarga Dea membatalkan perjodohan secara tiba tiba setelah pertunangan di langsungkan bahkan sebentar lagi acara pernikahan akan segera di laksanakan namun kini semua itu hanya sia sia.setelah keluarga Dea membatalkan perjodohan secara sepihak.dg kecewanya Jodi langsung pergi meninggalkan mereka.ia kini lebih memilih berdiri di teras belakang rumah.ia takut tak bisa mengontrol emosi nya.tiba tiba Dea menghampirinya. Jodi langsung memalingkan wajahnya.terlihat rasa kecewa di raut wajahnya.


" maafin aku jod.. " ucap Dea penuh penyesalan.


" kenapa kamu mainin aku seperti ini De .. ? kamu mau balas dendam sama semua sikap aku yg sering mempermainkan semua mantan mantanku.. " tutur Jodi.


Dea hanya menggelengkan kepalanya.


" aku gak pernah berpikir seperti itu... "


"lalu kenapa kamu melakukan semua ini...? buat wujudin impian papa kamu atau buat kebahagiaan keluarga kamu sama keluarga ku atau sengaja ingin menghancurkan perasaanku. " ucap Jodi penuh emosi.mata Dea semakin berkaca kaca.


" maafin aku Jod.. waktu itu aku gak punya pilihan.. aku juga hancur.. aku menghancurkan diriku sendiri buat senyum mereka .. aku gak tau kalau ahirnya akan seperti ini.


" aku malu De . . aku malu sama semuanya aku malu bukan karna aku gak jadi menikah sama kamu...tapi aku malu sama Risky sama temen temen yg lain juga..mereka pasti berpikir kalau aku udah ngerebut kamu dari Risky.. aku kecewa banget De... aku begitu senang begitu bahagia kamu mau di jodohkan sama aku.... aku berasa di atas awan ... namun kamu jatuhkan begitu saja... sakit De . . rasanya sakit banget.."


Dea kembali meneteskan air matanya.

__ADS_1


" kenapa gak dari awal kamu menolak perjodohan itu... kamu gak perlu hancur untuk itu.kalau dari awal kamu jujur ... pasti rasanya gak akan sesakit ini De... " ucap Jodi penuh penegasan


" maaf ... " hanya kata itu yg selalu terlontar di mulutnya Dea.


__ADS_2