Andai Mereka Tau

Andai Mereka Tau
di acuhkan


__ADS_3

kini Dea merenung di kamarnya ,ia bingung harus berbuat apa kalau boleh jujur ia ingin sekali menolak perjodohan itu , namun ia takut mengecewakan keluarganya.ia menatap poto papa nya tak terasa ia menitikan air matanya.ada rasa takut terlihat di wajahnya.


" pah apa mungkin Dea bisa ngejalanin semuanya ,aku gak cinta sama Jodi pah tolong aku ,aku bingung harus gimana " ia menyeka air matanya yg kala itu menetes begitu saja.ia mencoba memejamkan matanya,namun yg terlihat di sana hanyalah wajah Risky,pikirannya kini hanyalah Risky. hanya nama itu yg ada di dalam hatinya sekarang,entah sejak kapan ia mulai jatuh cinta ia sendiri tidak menyadari itu. perlahan ia mengambil hanponnya ia bergegas menelpon Andin.


" hallo Andin "


"Hallo De kenapa tumben jam segini nelpon ? " tanya Andin.


"Din aku mau cerita sesuatu sama kamu "


" duh maaf ya De sekarang aku lagi sibuk nih ,aku lagi bikin lamaran pekerjaan jadi maaf ya sekarang gak bisa denger cerita kamu, tpi aku janji kalau aku ada waktu aku pasti jadi pendengar yg baik " jawab Andin.


" ya udah ga apa apa " Dea mematikan telponnya dg penuh rasa kecewa.


ia mencoba menghubungi nomer Bobi namun nomernya tidak aktif, ia tak putus asa kini ia menghubungi Nuri.


" hallo De kenapa tumben telpon malem malem "


"Nur aku mau cerita sesuatu , aku butuh temen ngobrol " ucap Dea memohon.

__ADS_1


" duh maaf De kamu tlat nelponnya aku baru saja minum obat tidur , kayanya gak sanggup melek lagi deh besok aja ya " ucap Nuri . dg berat hati Dea menutup telponnya. ia bingung sahabat yg biasanya ada dalam situasi apapun kini mereka di sibukan dg kegiatan masing masing.ia ingin menghubungi Risky namun ada rasa ragu yg menyelimuti.


" ya tuhan tolong aku ,berikan aku jalan " air mata mulai menetes kembali di pelupuk matanya.


* * * * *


keesokan harinya.Dea menemui Risky di tempat ia sering nongkrong bersama teman temannya.perlahan ia mendekati Risky


" hai ki " sapa Dea dg tersenyum.


" eh De tumben kesini ? " tanya Risky.Risky kini telah sibuk membereskan foto foto hasil karyanya.


" lagi sibuk ya ki ? " tanya Dea sedikit ragu.


Dea pun ikut membantu Risky. sesekali ia menatap Risky yg kini sibuk dg foto fotonya.ia merasa Risky mengacuhkan keberadaannya.


" ki aku mau cerita sesuatu sama kamu " ucap Dea


" tar aja ceritanya ya bantuin aku dulu " jawab Risky.Dea begitu kecewa karna tak ada seorang pun yg mau mendengarkan masalahnya , bibirnya mulai mengerucut kesal.

__ADS_1


* * * * *


beberapa hari kemudian.saat malam tibaIvan yg kini sendirian duduk di kursi roda sambil menatap bintang di halaman belakang rumahnya.perlahan Dea menghampirinya dan duduk di sebelah Ivan.


" ngapain mas ? " tanya Dea. Ivan pun tersenyum.


"mas lagi ngebayangin papa lagi senyum sama kita " Dea yg kala itu mendengar ucapan Ivan ia langsung meneteskan air mata.


"aku kangen sama papa " ucap Dea lirih.Ivan tersenyum sambil mengusap kepala Dea lembut.


"apa kamu pernah berpikir ingin wujudin semua keinginan papa yg terahir " Dea hanya menundukan kepalanya.


"maaf mas aku belum bisa ngasih jawaban soal perjodohan itu." ucap Dea .Ivan kembali tersenyum.


"kamu tau Dea ,pertama kali mas dengar kalau mas mau di jodohin sama Tita, saat itu perasaan mas bingung , takut ,marah bahkan mas benci karna waktu itu mas ga ada perasaan apa apa sama Tita.apalagi waktu itu mas udah punya pacar.mas ga tau mesti berbuat apa. tapi ketika mas melihat papa senyum , mas jadi yakin dg keputusan mas menerima perjodohan itu." ucap Ivan meyakinkan Dea.


"jadi waktu itu mas gak punya perasaan apa apa sama mba Tita ? " tanya Dea penasaran


" awalnya sih nggak tapi setiap orang bisa berubah dan lama kelamaan mas suka sama Tita ,bahkan mas sayang banget sama Tita ,bukan cuma keluarga aja yg bahagia tapi mas juga bahagia. "

__ADS_1


" meninggalkan kebahagiaan lama demi kebahagiaan baru itu tak semudah membalikan telapak tangan ,bukankah semua itu butuh proses ? " tanya Dea.Ivan tersenyum dg pertuturan Dea.


"kurang lebih seperti itu ,ada hal yg mesti kamu tau setiap orang pasti berubah mas tau kenapa kamu ragu sama Jodi, karna kamu selalu liat dia dari sisi negatifnya seorang play boy lah , suka nyakitin perempuan lah suka mainin perasaan orang. .suka ini lah suka itu lah... mas harap kamu bisa memberi Jodi kesempatan untuk berubah... mas yakin dia baik bertanggung jawab dan dia serius ingin menikah sama kamu " ucap Ivan penuh penegasan. kini perasaan Dea di selimuti rasa ragu,ia ragu kalau menerima perjodohan itu adalah keputusan yg benar namun ia juga ragu kalau Risky mempunyai perasaan yg sama seperti dirinya.


__ADS_2